Tampilkan postingan dengan label Clear OS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Clear OS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Februari 2011

Delay pools squid


Delay pools adalah fitur dari squid, fungsinya untuk limit bandwidht patut diperhatikan karena dia fungsi dari squid maka dia ikut aturan squid dalam arti yang bisa dibatasi adalah port 80/http atau dalam bahasa awam adalah browsing dan download aja. oke, jadi patut diperhatikan bahwa squid bekerja hanya untuk http/port 80/ web/browsing jadi squid ga bisa membatasi ftp, dan protokol lainnya, termsuk https
teknik squid adalah pelambatan dari server ke client topologinya seperti ini:

internet --- server ---- client. server -> client = ini bagian squid delaypools

internet -> server = no limit


untuk setting delay pools diperlukan dua hal,
1. ACL
untuk menentukan kategori apa saja yg mengalami pelimitan dan ip mana saja
2. Delay Pools
untuk mengatur berapa besaran bw yang ditentukan

Untuk ACL bermacam-macam banyak sekali jenisnya silahkan dibaca disini mengenai ACL

Bentuk dari squid.conf adalah Penjelasan, contoh, baru kemudian isi dari konfigurasi squid.
contoh, kalo mau rubah cache_dir disana sudah ada tempatnya ada penjelasan dan kemudian #default. kemudian ada contohnya
#cache_dir ufs /var/spool/squid 100 16 256
nah kalo mau kita modif kita tinggal tulis dibawah contoh itu, jadi begini
#default
#cache_dir ufs /var/spool/squid 100 16 256
cache_dir aufs /cache 9216 16 256
gampang kan? tinggal ikuti contoh, dan rubah parametertempatnya dibawah contoh tanpa tanda #.
kalo contohnya yg ada tanda # artinya tipe file ufs, cache squid ditempatkan di direktori /var/spool/squid dengan besar 100MB. kemudian dibawahnya saya modif tipe file saya ganti aufs direktory cache saya ganti di /cache besar cache saya ganti 9GB =9216

Lanjut ke ACL
di file squid ada bagian
#ACCESS CONTROL
dibawahnya ada keterangan apa itu, fungsi, dan kode modifikasi apa saja yg bisa kita terapkan.
setelah ketemu judul diatas kita kebawah ada kode seperti ini
#examples:
#acl.....
#acl....
#recommended ....

setelah itu ada kode
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
........... disinilah kita bisa taruh kode acl kita
jadi misal kita taruh
acl lokal src 192.168.1.1/24
acl ekstensiblok .....
dst...

Setelah acl kita masukkan ditempat tadi saatnya kita isi kode delay pools kode delay pools ada tempat tersendiri cari judulnya ini
#DELAY POOL PARAMETERS
dibawah ada kode begini
#default :
#delay_initial_bucket_level 50
taruh kode delaypools kita setelah kode diatas misal tambahi

delay_pools 1
delay_parameters....
dst

itu dia tempat2 seharusnya kita taruh kode baik acl maupun delaypools.

Parameter delay pools itu ada 4
1. kode : delay_pools x
kode ini ditulis cuma sekali diawal delaypools yg kita buat mendifinisikan berapa buah pool yg akan kita buat contoh : delay_pools 2
berarti nanti ada dua pool
delay_class x y
delay_class -> mengawali sebuah pool
delay_class x y
x = no urut pool
y= jenis class

Jadi kalo kita tulis delay_class 1 2
berarti ini awal pool 1, dengan tipe class 2. tipe class ada 3 class 1 semua akses dibatasi dengan single bucket, artinya hanya bisa mendefinisikan overall bandwidth untuk suatu ACL saja, tidak bisa mendefinisikan bandwidth dengan lebih mendetail
class berhubungan dengan cara kita mengkodekan parameter ke tiga yaitu
delay_parameters

jadi penulisan delay_parameters tergantung class yg kita pilih
contoh diatas
class 1
cara penulisannya :

delay_parameters x aturan
x= no urut pool
aturan= aturan sesuai class
kalo class 1 nulisnya gini :
delay_parameters 1 32000/32000

artinya itu parameter untuk pool 1 denga aturan pembatasan untuk tiap acl adalah download max 32KBps
ingat delaypools satuannya adalah Byte bukan bit speedy satuannya bit, dimana 1byte = 8 bit

kalo class2
delay_parameters 1 64000/64000 32000/32000
class 2: Semua akses dibatasi dengan single agregate dengan dua parameter bandwidth. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth overall untuk ACL yang spesifik yang ada pada network tersebut. artinya
jika kita punya katakanlah bw total 1Megabyte
terus kita buat untuk proxy 64KBps, dan tiap2 client dapat 32KBps maka
delay_parameters 1 64000/64000 32000/32000
dua parameter karena class2

kemudian class3:
Kelompok yang definisi bandwidth-nya paling mendetail. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth normal yang didapatkan ACL secara umum, dan parameter yang ketiga adalah mendefinisikan bandwidth yang didapatkan ACL jika mengakses ACL-ACL tertentu yang spesifik, misalnya file mp3.
delay_parameters 1 64000/64000 32000/32000 10000/10000
parameter terakhir 10000/10000 adalah limit bw jika kita mendownload file berdasarkan ekstensi tertentu.

kode berikutnya
delay_access

penulisannya
delay_access x allow acl1 acl2 acl3 ...dst
x= no pool
acl=ya acl yg kita buat diawal tadi

contoh
delay_access 1 lokal
delay_access 1 allow lokal
lokal=acl
kode terakhir:
delay_access x deny all
x= no pool
jadi yg dimaksud 1 pool itu adalah :
delay_class 1 2
delay_parameters 1 xxxxx
delay_access 1 allow acl...
delay_access 1 deny all

itu hitungannya 1 pool
jadi kalo kita tulis diawal: delay_pools 2
ya ada dua bagian seperti itu berurutan
mulai delay_class sampai deny all => 1 pool
delay_pools 2
delay_class 1 3
delay_parameters 1 32000/32000 8000/8000 250/250
delay_access 1 allow lokal filegede
delay_access 1 deny all
delay_class 2 2
delay_parameters 2 32000/32000 8000/8000
delay_access 2 allow lokal
delay_access 2 deny all

jika kita definisikan delay parameter -1/-1
sama artinya itu dengan no limit ato ga dibatasi sama sekali kalo kita tulis 10000/2100000
artinya jika kita download file dibawah 2,1MB maka dapat bw full/ga dibatasi, jika diatas 2,1 MB maka kecepatan download akan turun sampai 10KB. berarti batas berlakunya limit bw adalah 2100000 atau 2,1mb

Harap diperhatikan, bahwa angka limit tidak bisa spesifik 2,1mb bisa jadi dalam kenyataan adalah setelah 2,5 atau 2,6 ini akibat konversi desimal ke biner, jadi selalu meleset dikit bahkan bisa jadi 2,1 => 2,8 ga pas ini ga aneh, tidak ada yg pasti didunia ini, apalagi squid hahahahahaha ......

akhirnya penurunan kecepatan tidak signifikan langsung turun artinya ga sekonyong-konyong anjlok ke 10KBps dia turun bertahap jadi setelah mencapai 2,1 atau 2,8 dia turun bertahap sampai mendekati 10KBps dan fluktuasi antara 7KBps - 14KBps cuma ga jauh dari angka kita tetapkan tadi.


disadur dari CF COSI oleh: ANDI MICRO

Apa sih ClearOS itu?


ClearOS Enterprise adalah linux khusus server, yang bersifat free dan opensource. Diturunkan langsung dari CentOS yang merupakan "clonningan" RHEL (RedHat Enterprise Linux) membuat ClearOS mempunyai Base system yang kuat.

Intinya adalah: ClearOs = router/network+server
router meliputi pengaturan trafik jaringan yg masuk dan keluar system, termasuk bw manager,firewall,content/protocol filter, etc. fungsi sebenarnya andalan COS adalah server. server itu meliputi web,mail,datacenter/sql, groupware, sampe cloudcomputing.

Bedanya, beberapa fitur centOS dikemas dalam bentuk module di ClearOs jadi ga perlu install satu2, misal mau install LAMP langsung aja install module web server.
keistimewaannya ada dukungan penuh dari perusahaan yaitu ClearCenter, so kalo mau update /upgrade module kita bisa via webconfig, hubungi ke Clearcenter,lakukan update/upgrade dan ... sistem kita terupdate otomatis secara online free and simple. ClearOs is free and opensource andimicro : ClearOs >> free and opensource gratis OS linuxnya bayar kalo mau technicall support resminya. technical supportnya namanya ClearSDN dan ClearCARE. lisensi ClearOS adalah GPL v2 dan v3 jadi ga ada bayar2an untuk semua fitur ClearOS.

Keistimewaan ClearOS terletak di webconfig yang sama dengan webmin. andimicro : webconfig disini adalah module yang terintegrated ke semua fitur ClearOS dan menghandle hampir 80% settingan di ClearOS (20% kita setting manual CLI ).
ClearOS punya fitur yg namanya flexshare fitur ini menggabungkan pengaturan user untuk webserver,mailserver,VPN,samba,dan LDAP+FTP satu user permission untuk semua itu satu folder bisa untuk semua itu lagi2 tinggal klak klik doank.

ClearOS bisa dibilang hybrid OS karena ClearOS terintergrated system dengan ClearSDN koneksi utamanya adalah melewati webconfig tadi jadi ClearOS tidak berdiri sendiri.
jika kita mau, kita registerkan ke Clearcenter (gratis) maka sistem COS kita akan terpantau dan terupdate otomatis dari server Clearcenter dengan koneksi full enscript
alias sambungan aman jadi sistem ClearOS bs digabung dengan layanan ClearSDN tanpa perlu tambahan software lagi all integrated.

Untuk layanan ClearSDN dibedakan menjadi dua bagian ada yg gratis dan ada yg bayar. untuk registrasi basic dapet gratis 2 layanan yaitu domain gratis seperti www.serverkita.poweredbyclear.com dimana domain ini adalah DDNS system.Layanan satunya adalah update/upgrade online. cukup pilih modulenya -> update atau jika kita ga mau pusing bisa juga dipilih autoupdate.

ClearOS bisa dipelajari juga oleh mereka yang belum mengenal linux sama sekali, dengan satu syarat bisa memahami ilmu jaringan komputer.


disadur dari percakapan online komunitas COSI di CF beberapa waktu lalu, sebagaimana ANDI MICRO sebagai tutornya.

Instalasi ClearOS 5.2


disini di ulas lengkap cara-cara instalasi clearos secara lengkap, kulai dari instalasi awal sampai cara konfigurasinya yang ditulis oleh ANDI MICRO
langsung aja ke lokasi ya


link download :
link 1
link 2
ISO file lokal download:
disini

Instalasi Moodle di ClearOS 5.2


Persiapan Instalasi
Cek dulu modul-modul berikut ini di ClearOS sudah terinstall dan sudah jalan (START)
1. Webserver
2. SQL Server

Langkah-Langkah Instalasi di ClearOS 5.2
1. Upgrade PHP ClearOS ke versi 5.2.17
#mkdir php-5.2.17
#cd php-5.2.17
#wget ftp://download.clearfoundation.com/community/timb80/php-5.2.17/*.rpm
#wget ftp://download.clearfoundation.com/community/timb80/php-5.2.17/extra/*.rpm
#yum localinstall --nogpgcheck *.rpm
#service httpd restart

2. Pembuatan Database di MySQL
- Pastikan MySQL sudah jalan.
- Masuk ke Database MySQL Server--PHP-Myadmin di webconfig ClearOS.
- Buat database moodleku
- Kemudian untuk database moodle di tab privileges, Add New User untuk admin
database moodle
user : moodledb
pass : clearos
Database for use : Grant all privileges on database "moodleku"
Global privileges (Check All)

3. Download dan ekstrak file installer moodle
- Download file moodle
#mkdir moodle-1.9.10
#cd moodle-1.9.10
#wget http://download.moodle.org/stable19/moodle-1.9.10.tgz

-Copy folder moodle ke /var/www/html
#cp -R moodle /var/www/html

4. Setup moodle
- Buat direktori
#mkdir /var/www/moodledata
#chmod 777 /var/www/moodledata

- Akses via browser ke
http://ip_ClearOS/moodle

- Pilih next-next aja dan pastikan semua dalam kondisi "pass"
- Setelah sampai pada opsi pengisian database, di isi sesuai database yg telah
dibuat untuk moodle
Type : MySQL
Host Server : ip_ClearOS
Database : moodleku
User : moodledb
Password : clearos
Table prefix : mdl_
- Setelah itu lanjutkan prosesnya
- Notifikasi untuk mendownload file config.php
Sebelum continue, Klik download file config.php,
Copy file config.php ke /var/www/html/moodle/
Setelah dicopy kembali ke Instalasi dan klik Continue
- Ada 12 tahapan dan harus "No Warning"
- Setelah sukses anda bisa akses moodle via browser dengan
URL http://ip_ClearOS/moodle
5. Akses moodle dari internet
- Moodle yang sudah jadi bisa diakses via LAN, jika diinginkan anda bisa
mengaksesnya via internet.
- Syaratnya :
1. Ada line internet dengan ip publik statis (misal speedy paket 1mb,2mb,atau 3mb)
2. Jika diinginkan domain gratis bisa daftar ke ClearCenter.
3. Buka Firewall-Incoming untuk port 80
4. Jika dapat domain dari Clearcenter bisa akses dengan cara
http://nama.poweredbyclear.com/moodle

Selengkapnya untuk setting ClearOS bisa dibaca-baca di http://clearos-indonesia.com

Untuk penggunaan dan dokumentasi moodle, silahkan merujuk ke http://moodle.org



last edited miftah
kontributor:
-andi micro
-wr yono