Tampilkan postingan dengan label Misteri Alam Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri Alam Raya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Desember 2010

Salto de Angel" Air Terjun Tertinggi di Dunia


Air Terjun Angel atau Salto Angel adalah air terjun jatuh-bebas tertinggi di dunia dengan ketinggian 979 meter (3.212 kaki) dengan jatuh tanpa hambatan sekitar 807 meter (2.647 kaki). Air terjun ini terletak di Rio Caroni, Taman Nasional Canaima, Venezuela.



Meskipun pertama kali dilihat di awal abad ke-20 oleh penjelajah Ernesto de Santa Cruz, air terjun ini tidak dikenal dunia sampai ditemukan secara resmi oleh penerbang Amerika, James Crawford Angel yang sedang terbang mencari lokasi tambang emas. Pada tahun 1936, James Angel kembali dan mendaratkan pesawatnya di dekat air terjun. Air terjun ini dinamakan "Air terjun Angel" untuk mengenang penemunya, James Crawford Angel. Suku Indian Pemon menyebut air terjun ini sebagai "Auyan-tepui" ("Aiyan-tepui") yang berarti "Gunung Setan".







Ketinggian resminya ditentukan oleh National Geographic Society pada 1949. Air terjun ini merupakan atraksi turis paling terkenal di Venezuela.

Atlantis, Sebuah Misteri yang Abadi


Mitos tentang Peradaban Atlantis pertama kali dicetuskan oleh seorang filsafat Yunani kuno bernama Plato (427 – 347 SM) dalam buku Critias dan Timaeus

Dalam buku Timaeus Plato menceritakan bahwa dihadapan selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya,
di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam.

Dibagian lain pada buku Critias adalah adik sepupu dari Critias mengisahkan tentang Atlantis. Critias adalah murid dari ahli filsafat Socrates, tiga kali ia menekankan keberadaan Atlantis dalam dialog. Kisahnya berasal dari cerita lisan Joepe yaitu moyang lelaki Critias, sedangkan Joepe juga mendengarnya dari seorang penyair Yunani bernama Solon (639-559 SM).
Solon adalah yang paling bijaksana di antara 7 mahabijak Yunani kuno, suatu kali ketika Solon berkeliling Mesir, dari tempat pemujaan makam leluhur mengetahui legenda Atlantis.




Garis besar kisah pada buku tersebut Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudera Atlantik arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya yang menakjubkan. Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya. Istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertahtakan emas, cemerlang dan megah. Di sana, tingkat perkembangan
peradabannya memukau orang. Memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna, juga ada benda yang bisa membawa orang terbang. Kekuasaannya tidak hanya terbatas di Eropa, bahkan jauh sampai daratan Afrika. Setelah dilanda gempa dahsyat,
tenggelamlah ia ke dasar laut beserta peradabannya, juga hilang dalam ingatan orang-orang.



Jika dibaca dari sepenggal kisah diatas maka kita akan berpikiran bahwa Atlantis merupakan sebuah peradaban yang sangat memukau. Dengan teknologi dan ilmu pengetahuan pada waktu itu sudah menjadikannya sebuah bangsa yang besar dan mempunyai kehidupan yang makmur.
Tapi kemudian saya mempunyai pertanyaan, apakah itu hanya sebuah cerita untuk pengantar tidur pada jamannya Plato atau memang Plato mempunyai bukti2 kuat dan otentik bahwa atlantis itu benar-benar pernah ada dalam kehidupan di bumi ini?

Terdapat beberapa catatan tentang usaha para ilmuwan dan orang-orang dalam pencarian untuk membuktikan bahwa Atlantis itu benar-benar pernah ada.

Menurut perhitungan versi Plato waktu tenggelamnya kerajaan Atlantis, kurang lebih 11.150 tahun yang silam. Plato pernah beberapa kali mengatakan, keadaan kerajaan Atlantis diceritakan turun-temurun. Sama sekali bukan rekaannya sendiri. Plato bahkan pergi ke Mesir minta petunjuk biksu dan rahib terkenal setempat waktu itu. Guru Plato yaitu Socrates ketika membicarakan tentang kerajaan Atlantis juga menekankan, karena hal itu adalah nyata, nilainya jauh lebih kuat dibanding kisah yang direkayasa.

Jika semua yang diutarakan Plato memang benar-benar nyata, maka sejak 12.000 tahun silam, manusia sudah menciptakan peradaban. Namun di manakah kerajaan Atlantis itu? Sejak ribuan tahun silam orang-orang menaruh minat yang sangat besar terhadap hal ini. Hingga abad ke-20 sejak tahun 1960-an, laut Bermuda yang terletak di bagian barat Samudera Atlantik, di kepulauan Bahama, dan laut di sekitar kepulauan Florida pernah berturut-turut diketemukan keajaiban yang menggemparkan dunia.

Suatu hari di tahun 1968, kepulauan Bimini di sekitar Samudera Atlantik di gugusan Pulau Bahama, laut tenang dan bening bagaikan kaca yang terang, tembus pandang hingga ke dasar laut. Beberapa penyelam dalam perjalanan kembali ke kepulauan Bimini, tiba-tiba ada yang menjerit kaget. Di dasar laut ada sebuah jalan besar! Beberapa penyelam secara bersamaan terjun ke bawah, ternyata memang ada sebuah jalan besar membentang tersusun dari batu raksasa. Itu adalah sebuah jalan besar yang dibangun dengan menggunakan batu persegi panjang dan poligon, besar kecilnya batu
dan ketebalan tidak sama, namun penyusunannya sangat rapi, konturnya cemerlang. Apakah ini merupakan jalan posnya kerajaan Atlantis?

Awal tahun ‘70-an disekitar kepulauan Yasuel Samudera Atlantik, sekelompok peneliti telah mengambil inti karang dengan mengebor pada kedalaman 800 meter di dasar laut, atas ungkapan ilmiah, tempat itu memang benar-benar sebuah daratan pada 12.000 tahun silam. Kesimpulan yang ditarik atas dasar teknologi ilmu pengetahuan, begitu mirip seperti yang dilukiskan Plato! Namun, apakah di sini tempat tenggelamnya kerajaan Atlantis?

Tahun 1974, sebuah kapal peninjau laut Uni Soviet telah membuat 8 lembar foto yang jika disarikan membentuk sebuah bangunan kuno mahakarya manusia. Apakah ini dibangun oleh orang Atlantis?

Tahun 1979, ilmuwan Amerika dan Perancis dengan peranti instrumen yang sangat canggih menemukan piramida di dasar laut “segitiga maut” laut Bermuda.
Panjang piramida kurang lebih 300 meter, tinggi kurang lebih 200 meter, puncak piramida dengan permukaan samudera hanya berjarak 100 meter, lebih besar dibanding piramida Mesir. Bagian bawah piramida terdapat dua lubang raksasa, air laut dengan kecepatan yang menakjubkan mengalir di dasar lubang.
Piramida besar ini, apakah dibangun oleh orang-orang Atlantis? Pasukan kerajaan Atlan pernah menaklukkan Mesir, apakah orang Atlantis membawa peradaban piramida ke Mesir? Benua Amerika juga terdapat piramida, apakah berasal dari Mesir atau berasal dari kerajaan Atlantis?

Tahun 1985, dua kelasi Norwegia menemukan sebuah kota kuno di bawah areal laut “segitiga maut”. Pada foto yang dibuat oleh mereka berdua, ada dataran, jalan
besar vertikal dan horizontal serta lorong, rumah beratap kubah, gelanggang aduan (binatang), kuil, bantaran sungai dll. Mereka berdua mengatakan mutlak percaya terhadap apa yang mereka temukan itu adalah Benua Atlantis seperti yang dilukiskan oleh Plato. Benarkah itu?





Yang lebih menghebohkan lagi adalah penelitian yang dilakukan oleh Aryso Santos, seorang ilmuwan asal Brazil. Santos menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang ini disebut Indonesia.
Dalam penelitiannya selama 30 tahun yang ditulis dalam sebuah buku “Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization” dia menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu Atlantis itu merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.



Sedangkan menurut Plato Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.

Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.

Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia, tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos. Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata, “Amicus Plato, sed magis amica veritas.” Artinya,”Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran.”

Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia. Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali.

Ini ada lagi yang lebih unik dari Santos dan kawan-kawan tentang usaha untuk menguak misteri Atlantis. Sarjana Barat secara kebetulan menemukan seseorang yang mampu mengingat kembali dirinya sebagai orang Atlantis di kehidupan sebelumnya “Inggrid Benette”. Beberapa penggal kehidupan dan kondisi sosial dalam ingatannya masih membekas, sebagai bahan masukan agar bisa merasakan secara gamblang peradaban tinggi Atlantis. Dan yang terpenting adalah memberikan kita petunjuk tentang mengapa Atlantis musnah. Di bawah ini adalah ingatan Inggrid Bennette.

Kehidupan yang Dipenuhi Kecerdasan

Dalam kehidupan sebelumnya di Atlantis, saya adalah seorang yang berpengetahuan luas, dipromosikan sebagai kepala energi wanita “Pelindung Kristal” (setara dengan seorang kepala pabrik pembangkit listrik sekarang). Pusat energi ini letaknya pada sebuah ruang luas yang bangunannya beratap lengkung. Lantainya dari pasir dan batu tembok, di tengah-tengah kamar sebuah kristal raksasa diletakkan di atas alas dasar hitam. Fungsinya adalah menyalurkan energi ke seluruh kota. Tugas saya melindungi kristal tersebut. Pekerjaan ini tak sama dengan sistem operasional pabrik sekarang, tapi dengan menjaga keteguhan dalam hati, memahami jiwa sendiri, merupakan bagian penting dalam pekerjaan, ini adalah sebuah instalasi yang dikendalikan dengan jiwa. Ada seorang lelaki yang cerdas dan pintar, ia adalah “pelindung” kami, pelindung lainnya wanita.

Rambut saya panjang berwarna emas, rambut digelung dengan benda rajutan emas, persis seperti zaman Yunani. Rambut disanggul tinggi, dengan gulungan bengkok jatuh bergerai di atas punggung. Setiap hari rambutku ditata oleh ahli penata rambut, ini adalah sebagian pekerjaan rutin. Filsafat yang diyakini orang Atlantis adalah bahwa “tubuh merupakan kuilnya jiwa”, oleh karena itu sangat memperhatikan kebersihan tubuh dan cara berbusana, ini merupakan hal yang utama dalam kehidupan. Saya mengenakan baju panjang tembus pandang, menggunakan daun pita emas yang diikat di pinggang belakang setelah disilang di depan dada. Lelaki berpakaian rok panjang juga rok pendek, sebagian orang memakai topi, sebagian tidak, semuanya dibuat dengan bahan putih bening yang sama. Seperti pakaian seragam, namun di masa itu, sama sekali tidak dibedakan, mengenakan ini hanya menunjukkan sebuah status, melambangkan kematangan jiwa raga kita. Ada juga yang mengenakan pakaian warna lain, namun dari bahan bening yang sama, mereka mengenakan pakaian yang berwarna karena bertujuan untuk pengobatan. Hubungannya sangat besar dengan ketidakseimbangan pusat energi tubuh, warna yang spesifik memiliki fungsi pengobatan.

Berkomunikasi dengan Hewan

Saya sering pergi mendengarkan nasihat lumba-lumba. Lumba-lumba hidup di sebuah tempat yang dibangun khusus untuk mereka. Sebuah area danau besar yang indah, mempunyai undakan raksasa yang menembus ke tengah danau. Pilar dua sisi undakan adalah tiang yang megah, sedangkan area danau dihubungkan dengan laut melalui terusan besar. Di siang hari lumba-lumba berenang di sana, bermain-main, setelah malam tiba kembali ke lautan luas. Lumba-lumba bebas berkeliaran, menandakan itu adalah tempat yang sangat istimewa. Lumba-lumba adalah sahabat karib dan penasihat kami. Mereka sangat pintar, dan merupakan sumber keseimbangan serta keharmonisan masyarakat kami. Hanya sedikit orang pergi mendengarkan bahasa intelek lumba-lumba. Saya sering berenang bersama mereka, mengelus mereka, bermain-main dengan mereka, serta mendengarkan nasihat mereka. Kami sering bertukar pikiran melalui telepati. Energi mereka membuat saya penuh vitalitas sekaligus memberiku kekuatan. Saya dapat berjalan-jalan sesuai keinginan hati, misalnya jika saya ingin pergi ke padang luas yang jauh jaraknya, saya memejamkan mata dan memusatkan pikiran pada tempat tersebut. Akan ada suatu suara “wuung” yang ringan, saya membuka mata, maka saya sudah berada di tempat itu.

Saya paling suka bersama dengan Unicorn (kuda terbang). Mereka sama seperti kuda makan rumput di padang belantara. Unicorn memiliki sebuah tanduk di atas kepalanya, sama seperti ikan lumba-lumba, kami kontak lewat hubungan telepati. Secara relatif, pikiran Unicorn sangat polos. Kami acap kali bertukar pikiran, misalnya, “Aku ingin berlari cepat”. Unicorn akan menjawab: “Baiklah”. Kita lari bersama, rambut kami berterbangan tertiup angin. Jiwa mereka begitu tenang, damai menimbulkan rasa hormat. Unicorn tidak pernah melukai siapa pun, apalagi mempunyai pikiran atau maksud jahat, ketika menemui tantangan sekalipun akan tetap demikian.

Saya sering kali merasa sedih pada orang zaman sekarang, sebab sama sekali tidak percaya dengan keberadaan hewan ini, ada seorang pembina jiwa mengatakan kepadaku: “Saat ketika kondisi dunia kembali pada keseimbangan dan keharmonisan, semua orang saling menerima, saling mencintai, saat itu Unicorn akan kembali”.

Lingkungan yang Indah Permai
Di timur laut Atlantis terdapat sebidang padang rumput yang sangat luas. Padang rumput ini menyebarkan aroma wangi yang lembut, dan saya suka duduk bermeditasi di sana. Aromanya begitu hangat. Kegunaan dari bunga segar sangat banyak, maka ditanam secara luas. Misalnya, bunga yang berwarna biru dan putih ditanam bersama, ini bukan saja sangat menggoda secara visual, sangat dibutuhkan buat efektivitas getaran. Padang rumput ini dirawat oleh orang yang mendapat latihan khusus dan berkualitas tinggi serta kaya pengetahuan. “Ahli ramuan” mulai merawat mereka sejak tunas, kemudian memetik dan mengekstrak sari pati kehidupannya.

Di lingkungan kerja di Atlantis, jarang ada yang berposisi rendah. Serendah apa pun pekerjaannya, tetap dipandang sebagai anggota penting di dalam masyarakat kami. Masyarakat terbiasa dengan menghormati dan memuji kemampuan orang lain. Yang menanam buah, sayur-mayur, dan penanam jenis kacang-kacangan juga hidup di timur laut. Sebagian besar adalah ahli botani, ahli gizi dan pakar makanan lainnya. Mereka bertanggung jawab menyediakan makanan bagi segenap peradaban kami.



Sebagian besar orang ditetapkan sebagai pekerja fisik, misalnya tukang kebun dan tukang bangunan. Hal itu akan membuat kondisi tubuh mereka tetap stabil. Sebagian kecil dari mereka mempunyai kecerdasan, pengaturan pekerjaan disesuaikan dengan tingkat perkembangan kecerdasan mereka. Orang Atlantis menganggap, bahwa pekerjaan fisik lebih bermanfaat, ini membuat emosi (perasaan) mereka mendapat keseimbangan, marah dan suasana hati saat depresi dapat diarahkan secara konstruktif, lagi pula tubuh manusia terlahir untuk pekerjaan fisik, hal tersebut telah dibuktikan. Namun, selalu ada pengecualian, misalnya lelaki yang kewanitaan atau sebaliknya, pada akhirnya, orang pintar akan membimbing orang-orang ini bekerja yang sesuai dengan kondisi mereka. Setiap orang akan menuju ke kecerdasan, berperan sebagai tokoh sendiri, semua ini merupakan hal yang paling mendasar.



Seluruh kehidupan Atlantis merupakan himpunan keharmonisan yang tak terikat secara universal bagi tumbuh-tumbuhan, mineral, hewan dan sayur-mayur. Setiap orang merupakan partikel bagiannya, setiap orang tahu, bahwa pengabdian mereka sangat dibutuhkan. Di Atlantis tidak ada sistem keuangan, hanya ada aktivitas perdagangan. Kami tidak pernah membawa dompet atau kunci dan sejenisnya. Jarang ada keserakahan atau kedengkian, yang ada hanya kebulatan tekad.

Teknologi yang Tinggi

Di Atlantis ada sarana terbang yang modelnya mirip “piring terbang” (UFO), mereka menggunakan medan magnet mengendalikan energi perputaran dan pendaratan, sarana hubungan jenis ini biasa digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Perjalanan jarak pendek hanya menggunakan katrol yang dapat ditumpangi dua orang. Ia mempunyai sebuah mesin yang mirip seperti kapal hidrofoil, prinsip kerja sama dengan alat terbang, juga menggunakan medan energi magnet. Yang lainnya seperti makanan, komoditi rumah tangga atau barang-barang yang berukuran besar, diangkut dengan cara yang sama menggunakan alat angkut besar yang disebut “Subbers.”

Atlantis adalah sebuah peradaban yang sangat besar, kami berkomunikasi menggunakan kapal untuk menyiarkan berita ke berbagai daerah. Sebagian besar informasi diterima oleh “orang pintar” melalui respons batin, mereka memiliki kemampuan menerima dengan cara yang istimewa, ini mirip dengan stasiun satelit penerima, dan sangat akurat. Maka, pekerjaan mereka adalah duduk dan menerima informasi yang disalurkan dari tempat lain. Sebenarnya, dalam pekerjaan, cara saya mengoperasikan kristal besar, juga dikerjakan melalui hati.

Pengobatan yang Maju

Dalam peradaban ini, tidak ada penyakit yang parah. Metode pengobatan yang digunakan, semuanya menggunakan kristal, warna, musik, wewangian dan paduan ramuan, dengan mengembangkan efektivitas pengobatan secara keseluruhan.

Pusat pengobatan adalah sebuah tempat yang banyak kamarnya. Saat penderita masuk, sebuah warna akan dicatat di tembok. Lalu pasien diarahkan ke sebuah kamar khusus untuk menentukan pengobatan. Di kamar pertama, asisten yang terlatih baik dan berpengetahuan luas tentang pengobatan akan mendeteksi frekwensi getaran pada tubuh pasien. Informasi dialihkan ke kamar lainnya. Di kamar tersebut, sang pasien akan berbaring di atas granit yang datar, sedangkan asisten lainnya akan mengatur rancangan pengobatan yang sesuai untuk pasien.

Setelah itu, kamar akan dipenuhi musik terapi, kristal khusus akan diletakkan di pasien. Seluruh kamar penuh dengan wewangian yang lembut, terakhir akan tampak sebuah warna. Selanjutnya, pasien diminta merenung, agar energi pengobatan meresap ke dalam tubuh. Dengan demikian, semua indera yang ada akan sehat kembali, “warna” menyembuhkan indera penglihatan, “aroma tumbuh-tumbuhan” menyembuhkan indera penciuman, “musik yang merdu” menyembuhkan indera pendengaran, dan terakhir, “air murni” menyembuhkan indera perasa. Saat meditasi selesai, harus minum air dari tabung. Energinya sangat besar, bagaikan seberkas sinar, menyinari tubuh dari atas hingga ke bawah. Seluruh tubuh bagai telah terpenuhi. Teknik pengobatan selalu berkaitan dengan “medan magnet” dan “energi matahari” , sekaligus merupakan pengobatan secara fisik dan kejiwaan.

Pendidikan Anak yang Ketat

Saat bayi masih dalam kandungan, sudah diberikan suara, musik serta bimbingan kecerdasan pada zaman itu. Semasa dalam kandungan, “orang pintar” akan memberikan pengarahan kepada orang tua sang calon anak. Sejak sang bayi lahir, orang tua merawat dan mendidiknya di rumah, menyayangi dan mencintai anak mereka. Di siang hari, anak-anak akan dititipkan di tempat penitipan anak, mendengar musik di sana, melihat getaran warna dan cerita-cerita yang berhubungan dengan cara berpikiran positif dan kisah bertema filosofis.

Pusat pendidikan anak, terdapat di setiap tempat. Anak-anak dididik untuk menjadi makhluk hidup yang memiliki inteligensi sempurna. Belajar membuka pikiran, agar jasmani dan rohani mereka bisa bekerja sama. Di tahap perkembangan anak, orang pintar memegang peranan yang sangat besar, pendidik mempunyai posisi terhormat dalam masyarakat Atlantis, biasanya baru bisa diperoleh ketika usia mencapai 60-120 tahun, tergantung pertumbuhan inteligensi. Dan merupakan tugas yang didambakan setiap orang.

Di seluruh wilayah, setiap orang menerima pendidikan sejak usia 3 tahun. Mereka menerima pendidikan di dalam gedung bertingkat. Di depan gedung sekolah terdapat lambang pelangi, pelangi adalah lambang pusat bimbingan. Pelajaran utamanya adalah mendengar dan melihat. Sang murid santai berbaring atau duduk, sehingga ruas tulang belakang tidak mengalami tekanan. Metode lainnya adalah merenung, mata ditutup dengan perisai mata, dalam perisai mata ditayangkan berbagai macam warna. Pada kondisi merenung, metode visualisasi seperti ini sangat efektif. Bersamaan itu juga diberi pita kaset bawah sadar. Saat tubuh dan otak dalam keadaan rileks, pengetahuan mengalir masuk ke bagian memori otak besar. Ini merupakan salah satu metode belajar yang paling efektif, sebab ia telah menutup semua jalur informasi yang dapat mengalihkan perhatian. “Orang pintar” membimbing si murid, tergantung tingkat kemampuan menyerap sang anak, dan memudahkan melihat bakat tertentu yang dimilikinya. Dengan begini, setiap anak memiliki kesempatan yang sama mengembangkan potensinya.

Pemikiran maju yang positif dan frekwensi getaran merupakan kunci utama dalam masa belajar dan meningkatkan/mendorong wawasan sanubari terbuka. Semakin tinggi tingkat frekwensi getaran pada otak, maka frekwensi getaran pada jiwa semakin tinggi. Semakin positif kesadaran inheren, maka semakin mencerminkan kesadaran ekstrinsik maupun kesadaran terpendam. Ketika keduanya serasi, akan membuka wawasan dunia yang positif: Jika keduanya tidak serasi, maka orang akan hanyut pada keserakahan dan kekuasaan. Bagi orang Atlantis, mengendalikan daya pikir orang lain adalah cara hidup yang tak beradab, dan ini tidak dibenarkan.

Dalam buku sejarah kami, kami pernah merasa tidak aman dan tenang. Karakter leluhur kami yang tak beradab masih saja mempengaruhi masyarakat kami waktu itu. Misalnya, memilih binatang untuk percobaan. Namun, kaidah inteligensi dengan keras melarang mencampuri kehidupan orang lain. Meskipun kita tahu ada risikonya, namun kita tidak boleh memaksa atau menghukum orang lain, sebab setiap orang harus bertanggung jawab atas perkembangan sanubarinya sendiri. Pada masyarakat itu, rasa tidak aman adalah demi untuk mendapatkan keamanan. Filsafat seperti ini sangat baik, dan sangat dihormati orang-orang ketika itu, ia adalah pelindung kami.

Kiamat yang Melanda Atlantis

Saya tidak bersuami. Pada waktu itu, orang-orang tidak ada ikatan perkawinan. Jika Anda bermaksud mengikat seseorang, maka akan melaksanakan sebuah upacara pengikatan. Pengikatan tersebut sama sekali tidak ada efek hukum atau kekuatan yang mengikat, hanya berdasarkan pada perasaan hati. Kehidupan seks orang Atlantis sangat dinamis untuk mempertahankan kesehatan. Saya memutuskan hidup bersamanya berdasarkan kesan akan seks, inteligensi dan daya tarik. Di masa itu, seks merupakan sebuah bagian penting dalam kehidupan, seks sama pentingnya dengan makan atau tidur. Ini adalah bagian dari “keberadaan hidup secara keseluruhan”, lagi pula tubuh kami secara fisik tidak menampakkan usia kami, umumnya kami dapat hidup hingga berusia 200 tahun lamanya.

Ada juga yang orang berhubungan seks dengan hewan, atau dengan setengah manusia separuh hewan, misalnya, tubuh seekor kuda yang berkepala manusia. Di saat itu, orang Atlantis dapat mengadakan transplantasi kawin silang, demi keharmonisan manusia dan hewan pada alam, namun sebagian orang melupakan hal ini, titik tolak tujuan mereka adalah seks. Orang yang sadar mengetahui bahwa ini akan mengakibatkan ketidakseimbangan pada masyarakat kami, orang-orang sangat cemas dan takut terhadap hal ini, tetapi tidak ada tindakan preventif. Ini sangat besar hubungannya dengan keyakinan kami, manusia memiliki kebebasan untuk memilih, dan seseorang tidak boleh mengganggu pertumbuhan inteligensi orang lain. Orang yang memilih hewan sebagai lawan main, biasanya kehilangan keseimbangan pada jiwanya, dan dianggap tidak matang.

Teknologi Maju yang Lalim

Pada masa kehidupan saya, kami tahu Atlantis telah sampai di pengujung ajal. Di antara kami ada sebagian orang yang tahu akan hal ini, namun, adalah sebagian besar orang sengaja mengabaikannya, atau tidak tertarik terhadap hal ini. Unsur materiil telah kehilangan keseimbangan. Teknologi sangat maju. Misalnya, polusi udara dimurnikan, suhu udara disesuaikan. Majunya teknologi, hingga kami mulai mengubah komposisi udara dan air. Terakhir ini menyebabkan kehancuran Atlantis.

Empat unsur pokok yakni: angin, air, api, dan tanah adalah yang paling fundamental dari galaksi dan bumi kami ini, basis materiil yang paling stabil. Mencoba menyatukan atau mengubah unsur pokok ini telah melanggar hukum alam. Ilmuwan bekerja dan hidup di bagian barat Atlantis, mereka “mengalah” pada keserakahan, demi kekuasaan dan kehormatan pribadi bermaksud “mengendalikan” 4 unsur pokok. Kini alam tahu, hal ini telah mengakibatkan kehancuran total. Mereka mengira dirinya di atas orang lain, mereka berkhayal sebagai tokoh Tuhan, ingin mengendalikan unsur pokok dasar pada bintang tersebut.

Menjelang Hari Kiamat

Ramalan “kiamat” pernah beredar secara luas, namun hanya orang yang pintar dan yang mengikuti jalan spritual yang tahu penyebabnya. Akhir dari peradaban kami hanya disebabkan oleh segelintir manusia! Ramalan mengatakan: “Bumi akan naik, Daratan baru akan muncul, semua orang mulai berjuang lagi. Hanya segelintir orang bernasib mujur akan hidup, mereka akan menyebar ke segala penjuru di daratan baru, dan kisah Atlantis akan turun-temurun, kami akan kembali ke masa lalu”. Menarik pelajaran, Lumba-lumba pernah memberitahu kami hari “kiamat” akan tiba, kami tahu saat-saat tersebut semakin dekat, sebab telah dua pekan tidak bertemu lumba-lumba. Mereka memberitahu saat kami akan pergi ke sebuah tempat yang tenang, dan menjaga bola kristal, lumba-lumba memberitahu kami dapat pergi dengan aman ke barat.

Banyak orang meninggalkan Atlantis mencari daratan baru. Sebagian pergi sampai ke Mesir, ada juga menjelang “kiamat” meninggalkan Atlantis dengan kapal perahu, ke daratan baru yang tidak terdapat di peta. Daratan-daratan ini bukan merupakan bagian dari peradaban kami, oleh karena itu tidak dalam perlindungan kami. Banyak yang merasa kecewa dan meninggalkan kami, aktif mencari lingkungan yang maju dan aman. Oleh karenanya, Atlantis nyaris tidak ada pendatang. Namun, setelah perjalanan segelintir orang hingga ke daratan yang “aneh”, mereka kembali dengan selamat. Dan keadaan negerinya paling tidak telah memberi tahu kami pengetahuan tentang kehidupan di luar Atlantis.

Saya memilih tetap tinggal, memastikan kristal energi tidak mengalami kerusakan apa pun, hingga akhir. Kristal selalu menyuplai energi ke kota. Saat beberapa pekan terakhir, kristal ditutup oleh pelindung transparan yang dibuat dari bahan khusus. Mungkin suatu saat nanti, ia akan ditemukan, dan digunakan sekali lagi untuk maksud baik. Saat kristal ditemukan, ia akan membuktikan peradaban Atlantis, sekaligus menyingkap misteri lain yang tak terungkap selama beberapa abad.



Saya masih tetap ingat hari yang terpanjang, hari terakhir, detik terakhir, bumi kandas, gempa bumi, letusan gunung berapi, bencana kebakaran. Lempeng bumi saling bertabrakan dengan keras. Bumi sedang mengalami kehancuran, orang-orang di dalam atap lengkung bangunan kristal bersikap menyambut saat kedatangannya. Jiwa saya sangat tenang. Sebuah gedung berguncang keras. Saya ditarik seseorang ke atas tembok, kami saling berpelukan. Saya berharap bisa segera mati. Di langit asap tebal bergulung-gulung, saya melihat lahar bumi menyembur, kobaran api merah mewarnai langit. Ruang dalam rumah penuh dengan asap, kami sangat sesak. Lalu saya pingsan, selanjutnya, saya ingat roh saya terbang ke arah terang. Saya memandang ke bawah dan terlihat daratan sedang tenggelam. Air laut bergelora, menelan segalanya. Orang-orang lari ke segala penjuru, jika tidak ditelan air dahsyat pasti jatuh ke dalam kawah api. Saya mendengar dengan jelas suara jeritan. Bumi seperti sebuah cerek air raksasa yang mendidih, bagai seekor binatang buas yang kelaparan, menggigit dan menelan semua buruannya. Air laut telah menenggelamkan daratan.



Sumber Kehancuran

Lewat ingatan Inggrid Benette, diketahui tingkat perkembangan teknologi bangsa Atlantis, berbeda sekali dengan peradaban kita sekarang, bahkan pengalamannya akan materiil berbeda dengan ilmu pengetahuan modern, sebaliknya mirip dengan ilmu pengetahuan Tiongkok kuno, berkembang dengan cara yang lain. Peradaban seperti ini jauh melampaui peradaban sekarang. Mendengarnya saja seperti membaca novel fiktif. Bandingkan dengan masa kini, kemampuan jiwa bangsa Atlantis sangat diperhatikan, bahkan mempunyai kemampuan supernormal, mampu berkomunikasi dengan hewan, yang diperhatikan orang sekarang adalah pintar dan berbakat, dicekoki berbagai pengetahuan, namun mengabaikan kekuatan dalam.

Bangsa Atlantis mementingkan “inteligensi jiwa” dan “tubuh” untuk mengembangkan seluruh potensi terpendam pada tubuh manusia, hal ini membuat peradaban mereka bisa berkembang pesat dalam jangka panjang dan penyebab utama tidak menimbulkan gejala ketidakseimbangan. Mengenai punahnya peradaban Atlantis, layak direnungkan orang sekarang. Plato menggambarkan kehancuran Atlantis dalam dialognya sebagai berikut:

“Hukum yang diterapkan Dewa Laut membuat rakyat Atlantis hidup bahagia, keadilan Dewa Laut mendapat penghormatan tinggi dari seluruh dunia, peraturan hukum diukir di sebuah tiang tembaga oleh raja-raja masa sebelumnya, tiang tembaga diletakkan di tengah di dalam pulau kuil Dewa Laut. Namun masyarakat Atlantis mulai bejat, mereka yang pernah memuja dewa palsu menjadi serakah, maunya hidup enak dan menolak kerja dengan hidup berfoya-foya dan serba mewah.”

Plato yang acap kali sedih terhadap sifat manusia mengatakan:
“Pikiran sekilas yang suci murni perlahan kehilangan warnanya, dan diselimuti oleh gelora nafsu iblis, maka orang-orang Atlantis yang layak menikmati keberuntungan besar itu mulai melakukan perbuatan tak senonoh, orang yang arif dapat melihat akhlak bangsa Atlantis yang makin hari makin merosot, kebajikan mereka yang alamiah perlahan-lahan hilang, tapi orang-orang awam yang buta itu malah dirasuki nafsu, tak dapat membedakan benar atau salah, masih tetap gembira, dikiranya semua atas karunia Tuhan.”

Hancurnya peradaban disebabkan oleh segelintir manusia, banyak yang tahu sebabnya, akan tetapi sebagian besar orang mengabaikannya, maka timbul kelongsoran besar, dalam akhlak dan tidak dapat tertolong. Maka, sejumlah kecil orang berbuat kesalahan tidak begitu menakutkan, yang menakutkan adalah ketika sebagian besar orang “mengabaikan kesalahan”, hingga “membiarkan perubahan” selanjutnya diam-diam “menyetujui kejahatan”, tidak dapat membedakan benar dan salah, kabar terhadap kesalahan mengakibatkan kesenjangan sifat manusia, moral masyarakat merosot dahsyat, mendorong peradaban ke jalan buntu.

Kita sebagai orang modern, dapatlah menjadikan sejarah sebagai cermin pelajaran, merenungi kembali ilmu yang kita kembangkan, yang mengenal kehidupan hanya berdasarkan pengenalan yang objektif terhadap dunia materi yang nyata, dan mengabaikan hakikat kehidupan dalam jiwa. Makna kehidupan sejati, berangsur menjadi bisnis memenuhi nafsu materiil, seperti ilmuwan Atlantis, segelintir orang tunduk pada keserakahan, tidak mempertahankan kebenaran, demi kekuasaan dan kemuliaan, mengembangkan teknologi yang salah, merusak lingkungan hidup. Apakah kita sedang berbuat kesalahan yang sama?

10 Tempat Wisata Paling Misterius Didunia


Dunia kita penuh dengan tempat misterius yang menyembunyikan rahasia mereka dalam debu-debu peradaban yang ada. Kastil kuno, patung atau kuli sakral, tanah tersembunyi, dan berbagai tempat yang berhak mendapat perhatian lebih dari mereka yang gemar bertualang. Mari kita mulai bertualang dari satu tempat misterius ke tempat lainnya.

1. Pulau Paskah atau skidwort island, Pulau ini berada di antara Tahiti dan Chili, dan meraih popularitas internasional karena patung kolosal yang luar biasa berbentuk wajah manusia. Tiap patung tingginya adalah 14 kaki (sekitar 4 meter), berat sekitar 14 dan terbuat dari batu vulkanis, dan merupakan hasil karya dari masyarakat Rapa Nui. Sampai sekarang belum diketahui bagaimanakah patung ini dibuat dengan teknologi primitif yang dimiliki masyarakat tersebut. Ada berbagai teori mengenai asal patung dan artinya, termasuk salah satunya adalah teori fantastis yang mengatakan bahwa patung ini dibuat oleh UFO. Tapi, sampai sekarang kebenaran dari semua teori yang ada belum terungkap. Akankah anda menjadi salah satu yang bisa mengungkapnya?



2. Mesir. Salah satu tempat paling misterius dan ajaib di planet. Berada di Afrika Utara, negara ini memiliki lebih dari 80 piramida yang tersebar di sepanjang sungai Nil. Masing2 tingginya mendekati 100 meter, dan terbuat dari batu raksasa dengan berat masing-masing mencapai 100 ton. Sampai sekarang legenda mengenai piramida masih mengundang berbagai gosip baru, mitos dan kepercayaan baru juga bermunculan. Dari semua piramida, yang tertinggi adalah Piramida Cheops. Semua piramida dibangun hanya dengan menumpuk satu batu diatas batu lainnya. Tidak ditemukan lem, paku, atau perekat apapun digunakan dalam pembuatan piramid. Semua batu entah bagaimana saling pas, sehingga sangat susah ditemukan adanya retakan atau celah. Permasalahan mengenai teknik pembangunan yang digunakan juga belum terjawab sampai saat ini. Jadi jika anda memang mencari misteri, Piramida-piramida Mesir akan tetap memberikan misteri bagi anda.


3. Bermuda. Di Atlantik Barat laut, terletak Segitiga Bermuda. Dalam segitiga ini terdapat 7 pulau besar dan 150 pulau kecil yang sebenarnya adalah gugusan karang. Segitiga ini juga disebut sebagai segitiga setan – semua alat teknologi tinggi dan semua alat navigasi tidak bekerja dengan benar di tempat tersebut. Seringkali bahkan komunikasi dengan dunia diluar segitiga ini menjadi masalah. Tidak ada yang tahu mengapa dan bagaimana mencegah hal ini. Jadi, jika anda memang berani, siapa tahu anda menjadi yang pertama memecahkan misteri ini.



4. Antartika. Antartika adalah tempat yang sangat tidak ramah untuk dihuni. Begitu banyak perubahan dan fenomena yang sampai sekarang menjadi rahasia besar buat sebagian besar dari kita. Antartika juga memiliki banyak misteri, dari 14 juta kilometer benua tertutup salju dan es dengan ketebalan antara 2000 sampai 4800 meter, ada juga pulau yang kering total, dan disebut “Lembah kering tanpa salju”. Jadilah saksi hidup untuk fenomena ini!



5. Xinjian. Di kota ini, ada daerah terbengkalai yang disebut “Moguicheng” atau kota iblis. Beberapa kastil di Moguicheng menimbulkan suara aneh yang tidak jelas darimana asalanya. Jika anda mendekati kota iblis ini di hari panas dengan angin sepoi-sepoi, anda akan mendengarkan ritme manis, seperti 10 juta bel kecil atau 10 juta gitar bermain bersama dengan indahya. Tapi jika angin kencang mendekat, maka suara yang timbul akan bagaikan raungan singa, tangis bayi atau lolongan serigala.



6. Stonehenge. Stonehenge adalah susunan batu misterius di daerah pinggiran Inggris. Tidak ada yang tahu tujuan dibangunnya apa, apakah istana, atau tempat pemujaan, atau kuil atau mungkin tanda adanya UFO? Coba anda kunjungi, siapa tahu anda bisa memecahkan misterinya!



7. Henan. Di Henan, Cina, anda akan menemukan daerah anomali geotermal yang disebut “bingbing bei” atau punggung es. Semua wilayah Cina memiliki perubahan musim yang normal, para penduduk di daerah barat Propinsi Liaoning, Cina, memiliki suhu hangat yang tetap. Tapi pada saat musim panas datang, maka mulailah fenomena ajaib ini. Ketika suhu udara mencapai suhu 30 derajat Celsius dan matahari bersinar dengan cerahnya, perubahan besar-besaran terjadi, dan temperatur di satu meter dibawah tanah mencapai -12 derajat Celsius, sehingga tanah membeku dan semua air berubah menjadi es.


8. Air Terjun Niagara. Air Terjun ini terkenal sebagai tujuan turis. Keajaiban alam ini terletak di perbatasan Kanada dan Amerika. Air terjun ini meliputi daerah seluas 250.000 mil persegi dan aliran airnya dapat mencapai 250.000 kaki kubik perjam.



9. Geyser. Geyser adalah aliran air hangat yang menyembur ke permukaan tanah. Geyser selalu tampak menarik dan misterius. Salah satu tempat di Reykjavik, ibukota Islandia, terkenal dengan geysernya yang mencapai diameter 20 meter dan ketika hujan, anda bisa menemukan pemandangan yang mengerikan: aliran air yang menyembur luar biasa sehingga mencapai ketinggian 70 meter. Jika anda mengunjungi Cina, dan menunggu di sekitaran Geyser di sungai Yangbo, Tibet. Geyser yang ada dapat menyembur dengan suara yang mengejutkan setiap beberapa menit sekali. Diamter semburan air panas ini mencapai 2 meter dan ketinggian semburannya dapat mencapai 20 meter.


10. Pulau Arran dan Orkney. Dua pulau di Skotlandia ini adalah harta rahasia sejarah terpenting. Dua pulau ini terletak di lautan Skotlandia yang dingin, kedua pulau ini menarik turis dengan sejumlah kastil, reruntuhan, lingkaran-lingkaran batu dan kuil-kuil kuno. Jika anda suka dengan periode abad pertengahan. Kedua pulau ini wajib ada dalam daftar kunjungan anda.

Mahluk Raksasa di Jebal Barez



Fosil Makhluk hidup Ultra raksasa yang belum teridentifikasi jenisnya kembali ditemukan, kali ini datang dari Kawasan Jebal Barez. Sebuah wilayah perbukitan tandus dipinggiran Iran.
Laporan datang dari seorang ramaja penggembala domba, yang mengklaim dirinya telah menemukan suatu rentetan bebatuan mirip fosil jasad Makhluk hidup raksasa ditempat dimana ia biasa menggembalakan domba-dombanya.

Sebuah Fosil makhluk hidup berukuran raksasa (atau bahkan mungkin Ultra) yang ditemukan di Kawasan Jebal Barez ini sangatlah mengagumkan.Menurut para peneliti mungkin inilah hewan purba terbesar yang pernah eksis didunia pada masa lalu, ukuran kepalnya saja bisa mencapai panjang 26 meter dengan ketinggian 8 meter!!!,bayangin dah gedenya kaya apa tuh.

Salah seorang Arkeolog yang terlibat dalam penggalian sekaligus penelitian terhadap fosil Jebal Barez tercengang dan tidak menyangka sebelumnya bahwa makhluk ini memang berukuran sangat-sangat besar,bahkan lebih besar daripada seekor Ultrasaurus sekalipun (Jenis Dinosaurus terbesar di Dunia).Dia belum pernah menyaksikan jejeran tulang rusuk hewan purba setinggi itu.Benar-benar tidak bisa dibayangkan Katanya.

Diperkirakan,Fosil tersebut mungkin muncul akibat adanya gempa Bumi yang melanda Iran pada 26 Desember 2003 lalu.Reruntuhan batuan akibat gempa bumi di Jebal Barez talah membuka fosil tersebut, yang selama berjuta-juta tahun terkubur didalam bukit-bukit tandus berbatu.

Namun,Para Arkeolog sendiri menyayangkan terhadap Pemerintahan Iran yang terkesan bergerak lambat dalam menindaklanjuti penggalian.Kesan mereka seperti tidak serius menanggapi penemuan ini,pengiriman tenaga ahli dirasa sangatlah lambat dan kurang.Sehingga sampai saat ini,penggalian atas fosil Jebal Barez memakan waktu yang lebih panjang dari yang diperkirakan.Mereka menegaskan, kami kekurangan suplai dari beberapa tenaga ahli dalam misi penggalian ini.

Tim Satuan Kepurbakalaan Iran yang bertanggung jawab penuh atas penggalian sepakat,mereka menegaskan bahwa ini merupakan kerangka hewan raksasa tunggal.mungkin salah satu hewan purba berjalan melata.Ukurannyapun lebih besar daripada Jenis-jenis Dinosaurus yang pernah ada sebelumnya. Tapi,apakah hewan ini termasuk dalam jajaran Dinosaurus atau bukan, itulah yang belum bisa diterangkan.
Mereka tidak mau berspekulasi bahwa hewan ini merupakan salah satu jajaran species Dinosaurus,sebab dari hasil penelitian yang telah ada,umur tulang dari makhuluk tersebut berusia lebih muda dari pada Era Cretaceous (Beberapa fase era-era/jaman dimana para Dinosaurus pernah eksis dibumi).
Bahkan jika seandainya mereka mau berspekulasi,mungkin hewan ini bahkan hidup pada saat manusia-manusia purba telah menapakkan kaki-kaki mereka dibumi.

Dapat dibayangkan, bahwa benar-benar makhluk ultra ini belum pernah ditemukan dan diidentifikasi sebelumnya.Pada jajaran species-species Dinosaurus, tidak satupun yang memiliki struktur fisik seperti itu.Mungkin inilah yang disebut sebagai kemustahilan Biologis.
Diperkirakan,panjang tubuh keseluruhan dari makhluk ini mencapai 200 kaki lebih,jika dillihat dari struktur penysun tulangnya,mungkin makhluk tersebut termasuk dalam jajaran hewan yang berjalan melata,dan sejenis hewan amfibi.
Setidaknya, kira-kira perlu bertahun-tahun bagi para ahli arkeologi dan paleontologi untuk mengetahui secara pasti mengenai identitas makhluk misterius tersebut.Mengenai kapan periode hidupnya,mungkin inilah pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu. Karena dengan mengetahui kapan masa periode Makhluk ini eksis,pengidentifikasian selanjutnya mungkin akan jauh lebih mudah dilakukan.
Bantuan tenaga-tenaga ahli dari berbagai belahan dunia juga akan turut mempengaruhi cepat lambatnya pengenalan akan status makhluk ini.

Misteri Kematian 5 Tokoh Terkenal Dunia Belum Terpecahkan


Dunia sangat terkejut tentang misteri kematian kelima tokoh dunia ini. betapa tidak pengaruh mereka sungguh luar biasa dan dunia tidak menyangka akan seperti itu kematian mereka. Berbagai teori telah diluncurkan untuk mengungkapnya tetapi teori tinggal teori dan misteri manusia ini tetap merupakan fakta unik tak terpecahkan.

Kematian JF Kennedy



Pembunuhan misterius JF Kennedy tiga puluh lima Presiden Amerika Serikat, ia terbunuh pada November 22, 1963 saat naik dalam iring-iringan mobil Presiden dengan istrinya Jacqueline, ada beberapa cerita tentang pembunuh, tapi sampai saat ini pembunuhan itu masih menjadi misteri pembunuhan tak terpecahkan.

Kematian Benazir Bhutto



Benazir Bhutto, Perdana Menteri Pakistan terbunuh di depan Liaqat Bagh di kota historis Garrison Rawalpindi, Pakistan pada Desember, 27 2007 ketika ia kembali. Pemerintah Pakistan diberi tugas penyelidikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, tetapi sampai sekarang kemajuan kasusnya adalah pembunuhan tak terpecahkan.

Kematian Rafiq Hariri



Pada tanggal 14 Februari 2005 Rafiq Hariri dibunuh, bersama dengan 21 orang lain, ketika bahan peledak setara dengan sekitar 1.000 kg TNT diledakkan saat iring-iringan mobil itu melaju dekat St George Hotel di Beirut. Di antara orang-orang mati beberapa pengawal Hariri dan temannya dan mantan Menteri Perekonomian Bassel Fleihan. Hariri dikuburkan bersama dengan pengawalnya, di lokasi dekat Masjid Mohammad Al-Amin.

Kematian Mohammad Zia-ul-Haq



Mohammad Zia ul Haq, Presiden Pakistan keenam meninggal dalam kecelakaan pesawat yang misterius pada tanggal 17 Agustus 1988, ketika ia datang kembali dari Amerika Serikat menyaksikan demonstrasi M1 Abrams tank.

Sebuah dewan penyelidikan didirikan untuk menyelidiki kecelakaan itu. Ini menyimpulkan bahwa penyebab paling mungkin dari kecelakaan itu adalah tindak pidana sabotase yang dilakukan di dalam pesawat. Prediksi lain juga menunjukkan bahwa gas beracun dilepaskan diruang penumpang dan awak, ada juga spekulasi bahwa Amerika, India, Uni Soviet atau aliansi dari mereka dan kelompok internal berada di balik serangan itu.

Kematian Lady Diana



Meskipun penyelidikan awal Perancis menemukan bahwa Diana, Princess of Wales telah meninggal akibat kecelakaan, banyak peneliti termasuk terutama keluarga Mohammed Al-Fayed dan Daily Express telah terus-menerus mengangkat teori konspirasi bahwa mereka dibunuh.

Raja Tutankhamun Ternyata Cacat Wajah


Penemuan yang mengejutkan diungkapkan hari ini oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Dr ahli barang antik Mesir Zahi Hawass. Mereka mengidentifikasi mumi dari kedua orangtuanya dan kedua kakek-neneknya dengan mempelajari sampel DNA lebih dari dua tahun. Ada kecurigaan kuat bahwa dia dibunuh karena dia memiliki lubang di bagian belakang kepala. Tapi sekarang ini diyakini karena proses mumifikasi dan ilmuwan berpikir penelitian baru menunjukkan dia mati dari komplikasi patah kaki diperburuk oleh malaria .



Para Ilmuwan untuk pertama kalinya dengan bantuan DNA mampu mengidentifikasi tengkorak ini Sebagai ayah Raja Tut Akhenaten (Atas) dan ibu (Bawah) Dan Mereka juga kakak-Adik.

Raja Tut (digambarkan di bawah) milik Dinasti ke-18 raja-raja Mesir selama periode Kerajaan Baru. Silsilah yang rumit seperti ada cukup besar dalam perkawinan antar-keluarganya.

Para Fir’aun percaya Bahwa mereka adalah keturunan dari para dewa dan inses dipandang dapat diterima Sebagai Sehingga dapat Mempertahankan garis keturunan suci. King Tut lahir c.1341 SM. Ayahnya adalah Akhenaten, pertama dikenal sebagai Amenhotep. Ibu Tutankhamun telah dikukuhkan sebagai Mummy KV35YL, adik dari Akhenaten. Tut ibu tiri adalah Nefertiti, istri kepala Akhenaten. Dalam c.1348 SM lahir Ankhesenamun Akhenaten dan Nerfertiti, membuatnya Tut setengah-adik. Pada usia sepuluh Tut menikahinya. Ia meninggal pada usia 19. Ia meninggal pada usia 19.

King Tut telah menarik perhatian dunia sejak makam kunonya ditemukan oleh Dr arkeolog Inggris Howard Carter di Lembah Para Raja pada 1922. Harta di makamnya termasuk sebuah topeng emas bertatahkan lapis lazuli dan semi batu mulia. Desas-desus tentang kutukan muncul setelah dermawan Dr Carter Lord Carnarvon meninggal mendadak beberapa bulan setelah makam dibuka. King Tut dikenal sebagai anak yang ’sesat’ firaun Akhenaten, yang berusaha mereformasi Mesir selama pemerintahannya. Tapi identitas ibunya telah terbungkus dalam misteri – sampai sekarang.




King Tut Ratu Tiye nenek, ibu dari Firaun Akhenaten. di belakangnya kepalanya yang diyakini telah dibuat dari rambutnya sendiri. Itu tidak hancur karena proses mumifikasi dan kondisi kering.






Dua wajah raja Tutankhamun ketika masih kecil.

Namun, pada tahun 2005 Dr Hawass mengumumkan timnya tidak Menemukan Pukulan di belakang kepala, dan lubang itu dari proses mumifikasi. King Tut digantikan oleh imam tinggi Ay selama empat tahun yang juga menikahi janda Ankhesenpamon. Ay diikuti oleh Horemheb pemimpin militer yang berkuasa selama 26 tahun sampai ia menyerahkan kekuasaan untuk Ramses, pendiri dinasti ke-19. Para peneliti meneliti 16 mumi dari Lembah Para Raja. Mereka mengungkapkan bahwa di balik kemegahan emas di mana mereka hidup, bangsawan Mesir kuno adalah sebagai rentan sebagai petani yang terendah terhadap penyakit.Tiga lainnya selain mumi Tut ulang menunjukkan infeksi malaria dan incest perkawinan hanya memperburuk penyakit mereka. Namun, analisis keluarga Raja Tut spekulasi dibantah keluarganya menderita kelainan langka yang memberikan atribut feminin dan cacat tulang, termasuk Marfan syndrome, kelainan jaringan ikat yang dapat mengakibatkan kaki panjang. Teori muncul dari gaya artistik dan patung-patung dari periode, yang menunjukkan kerajaan pria dengan payudara menonjol, memanjang kepala dan pinggul melebar. “Ini tidak mungkin bahwa baik Akhenaten Tutankhamun atau benar-benar ditampilkan secara signifikan fisik aneh atau feminin,” kata tim. Salah satu yang paling mengesankan yang tampak mumi yang dipelajari adalah Raja Tut nenek, Ratu Tiye. Dia adalah istri kepala Amenhotep III dan ibu dari ayah King Tut Akhenaten. Dia adalah ratu pertama yang begitu menonjol di samping suaminya di patung dan relief candi.



Setelah 3.000 tahun dan analisis DNA, para ilmuwan telah membuktikan bahwa, dari latar depan ke belakang, ini adalah mumi Raja Tut ibu, nenek, dan ayahnya, Akkenaten.



Antiquities ahli Dr Zahi Hawass (kanan) mengumumkan hari ini di Museum Mesir Kairo Bahwa mumi itu di depannya telah diidentifikasi Tutankhamun Sebagai ayah, ibu dan nenek DENGAN MENGGUNAKAN DNA.



sampel DNA dari mumi Firaun Tutankhamun di Lembah Para Raja. Tes mengungkapkan orangtuanya saudara kandung.

Ratu Tiye memegang banyak pengaruh politik di istana dan BERTINDAK Sebagai Penasihat anaknya setelah kematian suaminya. Ada spekulasi bahwa anak sulungnya Pangeran Tuthmose sebenarnya Musa yang memimpin Bani Israel ke Tanah yang Dijanjikan. rambut ditemukan di sebuah miniatur peti mati di makam Raja Tut. makam diidentifikasi cocok dengan rambut berlabel makam Tut dengan rambut terawat baik di mumi. Mesir kuno sangat prihatin dengan rambut Mempertahankan mereka untuk Meningkatkan status sosial mereka. Mereka merancang obat untuk kebotakan dan greying dan secara rutin dicuci dan wangi rambut mereka. Orang Dewasa kadang-kadang memakai hairpieces, dan memiliki gaya yang rumit.


Zahi Hawass dr Raja Tut dikeluarkan dari peti batu pada tahun 2007 untuk Mempelajari DNA. Tes mengungkapkan raja muda yang sakit-sakitan dewasa.

Rahasia Keluarga Raja Tutankhamun



Test DNA membuktikan kebenaran tentang orang tua sang raja dan petunjuk baru tentang kematian dini dirinya.


Raja Tutankhamun



Kisah Tutankhamun bagaikan sebuah drama yang berakhir sebelum selesai ditulis.



Ada beberapa rahasia dari Firaun yang terungkap berkat penelitian lebih mendalam terhadap muminya. Dari penelitian tersebut diperoleh penemuan luar biasa tentang hidupnya, kelahirannya, dan kematiannya. Hasil CT scan mumi Raja Tutankhamun tahun 2005 menunjukkan bahwa ia bukan mati akibat pukulan di kepala sebagaimana dugaan sebelumnya. Analisis menunjukkan bahwa lubang pada bagian belakang tengkorak merupakan bagian dari proses mumifikasi. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa Tutankhamun meninggal dalam usia 19, mungkin tak lama setelah mengalami cedera patah tulang pada kaki kirinya. Tapi masih ada misteri lain disekitar kematian Tutankhamun yang bahkan CT scanner tidak mampu mengungkapkan.



Babak pertama kehidupan Tutankhamun dimulai sekitar 1390 SM, beberapa dekade sebelum kelahirannya, yakni semasa Fir’aun Agung Amenhotep III menduduki takhta Mesir. Keberhasilannya mengelola kerajaan yang luasnya membentang dari 1.200 mil di Utara Efrat hingga ke Katarak ke-4 Nil di Selatan, raja dari dinasti ke-18 ini memiliki kekayaan yang sungguh luar biasa. Dengan didampingi oleh ratu Tiye yang kuat, Amenhotep III berkuasa selama 37 tahun. Ia menyembah dewa-dewa nenek moyang, termasuk semua Amun. Rakyatnya makmur dan kekayaan mengalir deras ke kas kerajaan dari kepemilikan asing di Mesir.


Jika Babak pertama adalah lakon tentang tradisi dan stabilitas, Babak II adalah pemberontakan. Ketika Amenhotep III meninggal, ia digantikan oleh putra keduanya, Amenhotep IV-seorang visioner aneh yang berpaling dari Amun dan dewa-dewa lain dari jajaran dewa negara, dan memuja dewa tunggal yang disebut Aten, dewa matahari.



Pada tahun kelima pemerintahannya, ia mengganti namanya menjadi Akhenaten -“Dia yang bermanfaat bagi Aten”. Dia mengangkat dirinya sebagai dewa hidup, meninggalkan pusat agama tradisional di Thebes dan membangun sebuah kota seremonial besar 180 mil di utara, yang sekarang disebut Amarna. Di sini ia tinggal bersama istrinya yang termashur, Nefertiti, permaisuri yang amat jelita, yang secara bersamaan menasbihkan diri sebagai pendeta tinggi dari Aten dibantu oleh keenam putri mereka



Dengan beralihnya kepercayaan tsb, semua kekuasaan dan kekayaan imamat Amun dilucuti, dan Aten jadi pemegang kekuasaan tertinggi. Pada periode ini seni juga didominasi dengan naturalisme baru yang revolusioner; Firaun sendiri tidak dicitrakan dengan wajah yang ideal, muda dengan tubuh berotot sebagaimana Firaun sebelumnya, malah berpenampilan sebagai banci, berperut gendut berbibir tebal, dengan wajah tirus memanjang.

Akhenaten


Hasil CT scan mutakhir dari mumi juga menunjukkan bahwa keluarga menderita penyakit bawaan, seperti sindrom Marfan, yang mungkin dapat menjelaskan terjadinya wajah memanjang dan penampilan feminin yang menonjol dalam seni pada periode Amarna. Tidak pernah ditemui patologi seperti itu. Penggambaran berkelamin dua Akhenaten dalam seni tampaknya merupakan refleksi dari identifikasinya dengan dewa Aten, yang berkelamin laki-laki dan perempuan dan karenanya menjadi sumber dari segala kehidupan.

Babak akhir pemerintahan Akhenaten muncul agak membingungkan dimana seorang atau mungkin dua raja memerintah untuk jangka waktu yang relatif singkat, baik bersama Akhenaten, setelah kematiannya, atau mungkin keduanya. Para ahli Mesir Kuno meyakini bahwa selain sosok “raja” sesungguhnya adalah Nefertiti, ada pula sosok misterius bernama Smenkhkare, yang hampir tak ada keterangan sedikitpun tentang siapa dia sesungguhnya.

Selanjutnya ketika tirai Babak ke-III terkuak, takhta telah beralih ketangan anak muda berusia 9 tahun bernama Tut Ankhaten (“gambar hidup dari Aten”).


Dalam dua tahun pertama masa pemerintahannya, dia bersama istrinya, Ankhesenpaaten (anak dari Akhenaten dan Nefertiti), meninggalkan Amarna dan kembali ke Thebes, membuka kembali kuil dan memulihkan kemuliaan dan kekayaan Thebes. Mereka mengubah nama mereka menjadi Tutankhamun dan Ankhesenamun dan memproklamirkan penolakan mereka terhadap “ajaran sesat” Akhenaten dan kembali mendewakan Amun.

Sepuluh tahun setelah naik takhta, Tutankhamun mati tanpa meninggalkan ahli waris yang menggantikannya. Dia buru-buru dimakamkan di sebuah makam kecil yang lebih merupakan makam orang kebanyakan dibanding makam seorang raja. Ironisnya, kurang dari satu abad setelah kematiannya, kuburan yang rapat tersembunyi dibalik struktur yang dibangun di atasnya, sudah terlupakan, bahkan oleh para penjarah kuburan Fir’aun hingga saat penemuannya tahun 1922 dengan lebih dari 5.000 artefak di dalam kuburnya.

Ankhesenamun

Siapakah ayah dan ibu Tutankhamun? Siapa yang menjadi jandanya, apakah Ankhesenamun? Apakah dua fetus mumi yang ditemukan pada makamnya Raja Tutankhamun adalah anak-anaknya yang lahir prematur, atau sekedar perangkat pensucian untuk menemaninya ke akhirat?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas, para ahli terus melakukan penelitian, antara lain melalui test DNA terhadap mumi Tutankhamun dan 10 mumi lain yang diduga kuat merupakan keluarga dekatnya. Penelitian dilakukan dibawah pimpinan ilmuwan Mesir Yehia Gad dan Somaia Ismail dari Pusat Penelitian Nasional di Kairo, dan CT scan di bawah pengarahan Ashraf Selim dan Sahar Salim Fakultas Kedokteran di Universitas Kairo. Tiga pakar internasional lain yang bertindak sebagai konsultan adalah: Carsten Pusch dari Eberhard Karls University of Tübingen, Jerman; Albert Zink dari Institut EURAC-mumi dan Iceman di Bolzano, Italia; dan Paul Gostner dari Rumah Sakit Pusat Bolzano.



Dari gambar CT mumi, Ashraf Selim dan rekan menemukan sesuatu yang sebelumnya tidak diperhatikan yakni: adanya sambungan pada kaki kiri Tutankhamun; sebuah tulang jari hilang; dan tulang-tulang bagian kaki yang hancur akibat nekrosis- secara harfiah, “jaringan mati”.

Para ahli juga mencatat keberadaan 130 tongkat di makam Tutankhamun yang beberapa di antaranya menunjukkan tanda-tanda jelas telah digunakan. Beberapa ahli berpendapat bahwa tongkat semacam itu merupakan simbol kekuasaan dan bahwa kerusakan kaki Tutankhamun mungkin terjadi selama proses mumifikasi. Tapi analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan tulang baru yang terjadi dalam menanggapi nekrosis, membuktikan kondisi itu hadir dalam hidupnya. Keberadaan sambungan tulang kaki dan penyakit tulang jelas dapat mengurangi kemampuan seseorang untuk berjalan, dan dari semua Fir’aun, hanya Tutankhamunlah yang divisualisasikan melakukan berbagai kegiatan sambil duduk, seperti bidikan panah dari busur atau menggunakan lemparan tongkat. Ini bukan sekedar raja yang menggenggam tongkat simbol kekuasaan melainkan indikasi seorang anak muda yang membutuhkan tongkat untuk berjalan.

Penyakit tulang Tutankhamun boleh jadi melumpuhkan, tetapi tidak mesti berakibat fatal. Untuk melihat lebih jauh ke kemungkinan penyebab kematiannya, muminya diuji untuk menemukan untuk jejak genetik berbagai penyakit menular. Berdasarkan keberadaan DNA dari beberapa strain parasit yang disebut Plasmodium falciparum, tampak jelas bahwa Tutankhamun telah terinfeksi malaria akut dan beberapa kali mengidap berbagai penyakit yang parah.


Apakah malaria si membunuh raja? Mungkin. Penyakit ini dapat memicu respons imun fatal dalam tubuh, menyebabkan kejutan peredaran darah, dan mengakibatkan pendarahan, kejang, koma, dan kematian.


Siapa ibu Tutankhamun?

Yang tak kalah mengejutkan adalah, DNA wanita muda yang ditemukan tergeletak di samping Tiye di ceruk dari KV35, menunjukkan bahwa ia adalah anak raja sekaligus juga putri Amenhotep III dari Tiye, sebagaimana halnya Akhenaten. Akhenaten ternyata memiliki anak laki-laki dari saudara perempuannya sendiri yang dikemudian diketahui sebagai Tutankhamun. Incest, memang kerap terjadi di kalangan raja-raja Mesir kuno yang dalam kasus ini menjadi benih kematian dini bagi anak-anak mereka. Kesehatan Tutankhamun tampaknya telah rentan sejak ia masih dalam kandungan karena Ibu dan ayahnya adalah saudara kakak beradik.

Di antara sekian banyak artefak indah yang dikuburkan bersama Tutankhamun, terdapat sebuah kotak gading-panel kecil, diukir dengan tempat pasangan kerajaan. Tutankhamun bersandar pada tongkatnya sementara istrinya memegang seikat bunga. Dalam hal ini digambarkan mereka tampil tenang dalam kasih. Kegagalan cinta yang mengakibatkan bukan hanya berakhirnya keturunan bahkan juga dinasti.

Dinasti baru berikutnya diawali oleh Fir’aun Ramses I. Di bawah kekuasaan cucu Ramses Agung, Mesir mencuat ke puncak baru kekuasaan kekaisaran. Lebih dari yang lainnya, ia adalah Raja yang bekerja keras menghapus semua jejak Akhenaten, Tutankhamun, dan “bidah” lain periode Amarna dari sejarah.

Hasil analisis DNA ini yang kemudian diterbitkan dalam Journal of American Medical Association edisi bulan Februari, menunjukkan bahwa genetika dapat menyediakan perangkat baru yang kuat untuk meningkatkan pemahaman kita tentang sejarah Mesir, terutama bila dikombinasikan dengan studi radiologis dari mumi dan wawasan yang diperoleh dari catatan arkeologi.

Wallahu’alam