Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2011

Download Deep Freeze 7 Full Version


Download Deep Freeze 7 Full Version - Seperti yang kita ketahui bahwa deep freeze berfungsi untuk membekukan sistem computer. Dimana ketika kita memasang deep freeze di computer dan deep freeze dalam keadaan aktif, maka program yang terinstal setelah direstrat akan hilang. Ini sangat berfungsi jika computer kita sering di pake oleh orang lain dan dengan seenaknya mereka menginstall program yang mungkin bagi kita (pemilik komputer) program tersebut tidak penting. Untuk itu sobat bisa memanfaatkan deep freeze. Berikut ini adalah deep freeze 7 full version dan dapat di download secara gratis. Download deep freeze 7 full version ini melalui ziddu, dan mohon konfirmasinya jika anda tidak bisa mendownloadnya lewat kolom komentar di bawah.
Berikut adalah Fitur-fitur yang disajikan deep freeze 7 full :
1. Absolute Protection
• Jaminan 100% workstation recovery on restart
• Memberikan proteksi password dan keamanan lengkap
• Melindungi beberapa hard drive dan partisi

2. Integrasi dan Kompatibilitas
• Supports multi-boot lingkungan
• Compatible with Fast User Switching
• Supports SCSI, ATA, SATA, dan IDE hard drive
• Single menginstal untuk Windows 95, 98, ME, 2000, XP dan Vista
• Supports FAT, FAT32, NTFS, dasar dan dinamis disk, dll

Download Soft: Deep Freeze 7 Full Version

Kamis, 17 Februari 2011

Deep Freeze Enterprise v7.20.220.3398 Incl Keygen




Deep Freeze Enterprise v7.20.220.3398 Incl Keygen
Deep Freeze langsung melindungi dan memelihara konfigurasi komputer dasar. Tidak peduli apa perubahan user untuk membuat sebuah workstation, cukup restart untuk membasmi semua perubahan dan ulang komputer ke kondisi semula - kanan bawah ke byte terakhir. aset komputer mahal disimpan berjalan pada 100% kapasitas dan dukungan teknis waktu berkurang atau dihapuskan sepenuhnya. Hasilnya adalah masalah-bebas komputasi yang konsisten pada jaringan yang benar-benar dilindungi dan paralel, benar-benar bebas dari virus berbahaya dan program yang tidak diinginkan. Sementara Deep Freeze menyediakan perlindungan antipeluru, pendekatan non-restriktif juga meningkatkan produktivitas pengguna dan kepuasan. Menempatkan ada pembatasan kemampuan pengguna untuk mengakses semua sumber daya sistem, pengguna menghindari kekecewaan dari downtime karena konflik perangkat lunak, sistem operasi korupsi, serangan virus, dan masalah lainnya. Pengguna selalu yakin komputer yang secara konsisten beroperasi dan tersedia.

Deep Freeze adalah satu-satunya solusi yang efektif saldo keamanan workstation dengan produktivitas pengguna. Dengan data pemetaan pengguna dan aplikasi ke partisi (tidak dilindungi) Thawed atau drive, pengguna dapat menyimpan dokumen, gambar, musik, dll, sementara masih menikmati konsistensi total sistem yang Freeze Deep Freeze offers.Deep menawarkan pilihan penjadwalan fleksibel yang memungkinkan administrator TI untuk dengan mudah membuat update otomatis dan periode pemeliharaan. Jadwal Deep Freeze untuk memungkinkan sistem dan update definisi virus terjadi dari standar kali-baik dengan Deep Freeze Enterprise Console atau menggunakan solution.The pilihan Anda desktop manajemen pihak ketiga Deep Freeze Enterprise Console memungkinkan administrator untuk menginstal, kontrol, dan mengelola Deep Freeze workstation dari lokasi terpencil tunggal, dan ratusan atau ribuan workstation dapat dilindungi didistribusikan melalui LAN, WAN atau atas Freeze Internet.Deep's reboot-to-restore konsep secara signifikan menurunkan total biaya kepemilikan aset teknologi karena penurunan luas dalam waktu dan biaya yang dikeluarkan mempertahankan dan membangun kembali mesin. Deep Freeze workstation dapat dengan mudah dikontrol dan dikonfigurasi melalui GUI Enterprise Console, dan tidak memerlukan pemeliharaan atau update file definisi.

Fitur utama dari DeepFreeze Enterprise:
Mutlak Perlindungan
• Jaminan 100% workstation recovery on restart
• Memberikan proteksi password dan keamanan yang lengkap
• Melindungi keras beberapa drive dan partisi

Integrasi dan Kompatibilitas
• Mendukung multi-boot lingkungan
• Kompatibel dengan Fast User Switching
• Mendukung SCSI, ATA, SATA, dan IDE hard drive
• Single install untuk Windows 95, 98, ME, 2000, XP dan Vista
• Mendukung FAT, FAT32, NTFS, dasar dan dinamis disk
• Localized dalam lima bahasa: Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol dan Jepang

Deployment Pilihan
• Menawarkan pilihan diam menginstal untuk penggelaran jaringan cepat
• Memberikan pilihan untuk menyebarkan pada beberapa workstation sebagai bagian dari gambar master
• DFC termasuk dalam Workstation / instalasi Benih

Keamanan dan Kontrol
• Enkripsi semua komponen dengan Kode Customization unik
• Preset beberapa password untuk digunakan pada workstation atau melalui Command Line Control dengan berbagai tanggal aktivasi dan kadaluarsa
• Hasilkan dienkripsi Satu Waktu atau Satu Hari Sandi
• Nonaktifkan keyboard dan mouse selama periode pemeliharaan atau sesuai permintaan
• Boot jendela Control menyediakan kemampuan untuk segera reboot

Konfigurasi Pilihan
• Buat disesuaikan file instalasi menggunakan Administrator Konfigurasi
• Pra-pilih Beku Drives dan selektif atau drive Freeze Thaw tetap
• Jadwal otomatis Restart / Shutdown kali
• Restart komputer Logoff
• Shutdown workstation setelah panjang preset tidak aktif
• Jadwal Pemeliharaan periode Thawed untuk melakukan update Windows melalui Internet atau SUS / WSUS server atau Anti-Virus Update
• Jadwal Kirim Pesan tugas

Fleksibilitas Pilihan
• Buat ThawSpace pada workstation yang dapat digunakan untuk menyimpan program, menyimpan file, atau membuat perubahan permanen
• Tentukan ukuran dan sistem file dari ThawSpace (hingga 100GB menggunakan NTFS)
• Gunakan Stealth Mode untuk menyembunyikan ikon baki sistem Deep Freeze
• Override periode pemeliharaan

Interoperabilitas Pilihan
• Gunakan Deep Freeze Command Line Control Utility (DFC) untuk mengelola penyebaran Deep Freeze jarak jauh melalui antarmuka baris perintah
• Mengintegrasikan Deep Freeze perlindungan ke setiap Desktop Management Solution mampu melaksanakan pengendalian baris perintah
• Mengatur perlindungan Deep Freeze melalui plugin deicated untuk LANDesk ® Management Suite atau Novell ZENworks

Aksi File
• Buat berbasis XML Deep Freeze Aksi File untuk berinteraksi dengan program lain melalui Deep Freeze Console
• Administrator akan dapat membuat, mengedit, download dan berbagi Aksi File dengan pengguna lain melalui Faronics Labs

Enterprise Console
• Jadwal restart, shutdown, Wake-On-LAN, Freeze, Thaw dan Dikunci Thaw tugas secara dinamis untuk mengambil tempat sekali atau secara teratur
• Jadwal tugas berjalan bahkan ketika Deep Freeze Console ditutup
• Perubahan jadwal pemeliharaan dan restart shutdown / on the fly
• Power-pada workstation menggunakan teknologi Wake-on-LAN
• Gunakan Workstation Benih untuk komunikasi workstation dan instalasi
• Mengelola workstation dengan mudah dengan Kelompok Ditetapkan Pengguna
• Cepat mengisi beberapa grup atau sub-kelompok dengan penyaring otomatis pintar atau kelompok impor dari Active Directory
• Perbaharui semua instalasi yang sudah ada file secara otomatis
• Panggil sistem pemeliharaan pada permintaan dengan "Thaw Locked" mode

Perluasan Jaringan Pilihan
• Berkomunikasi dengan workstation melalui LAN, WAN, atau kombinasi
• Membuat Multiple Remote dan konsol dengan Deep Freeze Server Service Manager
• Dukungan untuk beberapa port untuk digunakan dengan Server Service Manager
• Preset password dengan tanggal aktivasi dan kadaluarsa
• segera mengirim pesan pemberitahuan kepada workstation

Deep Freeze Enterprise v7.20.220.3398 + Keygen-ZWT
Download : | FileSonic | DepositFiles |

Deep Freeze Server Enterprise v7.20.220.3398 + Keygen-ZWT
Download : | FileSonic | DepositFiles |


OR

OR

Rabu, 16 Februari 2011

Cara Membuat Kabel UTP/RJ-45


UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan juga sebuah LAN tester. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

Ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - Made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar.

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan juga sebuah LAN tester. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight karena masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1 langsung. Sedangkan disebut cross karena ada persilangan pada susunan kabelnya.

1. Tipe Straight
Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe
cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (Computer to Computer) atau juga dari hub ke hub.

Tipe ini adalah yang paling mudah dibuat, karena langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya
adalah :


Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya lalu diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Kita tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, karena kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung-ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, jika lampu LED yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak menyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.


2. Tipe Cross

Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang)atau bisa dibilang type ini digunakan untuk menyambungkan 2 interface yang sama. Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.

Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya LED 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyala semua setiap LED dari nomor 1 sampai 8.

Net Tools Software Monitoring Network


Sesuai judul, software ini cukup menarik bagi saya, karena tools ini memiliki fitur-fitur yang cukup banyak, yaitu :

1) IP Address Scanner
2) IP Calculator
3) IP Converter
4) Port Listener
5) Port Scanner
6) Ping
7) NetStat (2 ways)
8) Trace Route (2 ways)
9) TCP/IP Configuration
10) Online - Offline Checker
11) Resolve Host & IP
12) Time Sync
13) Whois & MX Lookup
14) Connect0r
15) Connection Analysator and protector
16) Net Sender
17) E-mail seeker
18) Net Pager
19) Active and Passive port scanner
20) Spoofer
21) Hack Trapper
22) HTTP flooder (DoS)
23) Mass Website Visiter
24) Advanced Port Scanner
25) Trojan Hunter (Multi IP)
26) Port Connecter Tool
27) Advanced Spoofer
28) Advanced Anonymous E-mailer
29) Simple Anonymous E-mailer
30) Anonymous E-mailer with Attachment Support
31) Mass E-mailer
32) E-mail Bomber
33) E-mail Spoofer
34) Simple Port Scanner (fast)
35) Advanced Netstat Monitoring
36) X Pinger
37) Web Page Scanner
38) Fast Port Scanner
39) Deep Port Scanner
40) Fastest Host Scanner (UDP)
41) Get Header
42) Open Port Scanner
43) Multi Port Scanner
44) HTTP scanner (Open port 80 subnet scanner)
45) Multi Ping for Cisco Routers
46) TCP Packet Sniffer
47) UDP flooder
48) Resolve and Ping
49) Multi IP ping
50) File Dependency Sniffer
51) EXE-joiner (bind 2 files)
52) Encrypter
53) Advanced Encryption
54) File Difference Engine
55) File Comparasion
56) Mass File Renamer
57) Add Bytes to EXE
58) Variable Encryption
59) Simple File Encryption
60) ASCII to Binary (and Binary to ASCII)
61) Enigma
62) Password Unmasker
63) Credit Card Number Validate and Generate
64) Create Local HTTP Server
65) eXtreme UDP Flooder
66) Web Server Scanner
67) Force Reboot
68) Webpage Info Seeker
69) Bouncer
70) Advanced Packet Sniffer
71) IRC server creater
72) Connection Tester
73) Fake Mail Sender
74) Bandwidth Monitor
75) Remote Desktop Protocol Scanner
76) MX Query
77) Messenger Packet Sniffer
78) API Spy
79) DHCP Restart
80) File Merger
81) E-mail Extractor (crawler / harvester bot)
82) Open FTP Scanner
83) Advanced System Locker
84) Advanced System Information
85) CPU Monitor
86) Windows Startup Manager
87) Process Checker
88) IP String Collecter
89) Mass Auto-Emailer (Database mailer; Spammer)
90) Central Server (Base Server; Echo Server; Time Server; Telnet Server; HTTP Server; FTP Server)
91) Fishing Port Scanner (with named ports)
92) Mouse Record / Play Automation (Macro Tool)
93) Internet / LAN Messenger Chat (Server + Client)
94) Timer Shutdown/Restart/Log Off/Hibernate/Suspend/ Control
95) Hash MD5 Checker
96) Port Connect - Listen tool
97) Internet MAC Address Scanner (Multiple IP)
98) Connection Manager / Monitor
99) Direct Peer Connecter (Send/Receive files + chat)
100) Force Application Termination (against Viruses and Spyware)
101) Easy and Fast Screenshot Maker (also Web Hex Color Picker)
102) COM Detect and Test
103) Create Virtual Drives
104) URL Encoder
105) WEP/WPA Key Generator
106) Sniffer.NET
107) File Shredder
108) Local Access Enumerater
109) Steganographer (Art of hiding secret data in pictures)
110) Subnet Calculater
111) Domain to IP (DNS)
112) Get SNMP Variables
113) Internet Explorer Password Revealer
114) Advanced Multi Port Scanner
115) Port Identification List (+port scanner)
116) Get Quick Net Info
117) Get Remote MAC Address
118) Share Add
119) Net Wanderer
120) WhoIs Console
121) Cookies Analyser
122) Hide Secret Data In Files
123) Packet Generator
124) Secure File Splitting
125) My File Protection (Password Protect Files, File Injections)
126) Dynamic Switch Port Mapper
127) Internet Logger (Log URL)
128) Get Whois Servers
129) File Split&Merge
130) Hide Drive
131) Extract E-mails from Documents
132) Net Tools Mini (Client/Server, Scan, ICMP, Net Statistics, Interactive, Raw Packets, DNS, Whois, ARP, Computer's IP, Wake On LAN)
133) Hook Spy
134) Software Uninstaller
135) Tweak & Clean XP
136) Steganographic Random Byte Encryption
137) NetTools Notepad (encrypt your sensitive data)
138) File Encrypter/Decrypter
139) Quick Proxy Server
140) Connection Redirector (HTTP, IRC, ... All protocols supported)
141) Local E-mail Extractor
142) Recursive E-mail Extractor
143) Outlook Express E-mail Extractor
144) Telnet Client
145) Fast Ip Catcher
146) Monitor Host IP
147) FreeMAC (MAC Address Editor)
148) QuickFTP Server (+user accounts support)
149) NetTools Macro Recorder/Player (Keybord and Mouse Hook)
150) Network Protocol Analyzer
151) Steganographic Tools (Picture, Sounds, ZIP Compression and Misc Methods)
152) WebMirror (Website Ripper)
153) GeoLocate IP
154) Google PageRank Calculator
155) Google Link Crawler (Web Result Grabber)
156) Network Adapter Binder
157) Remote LAN PC Lister
158) Fast Sinusoidal Encryption
159) Software Scanner
160) Fast FTP Client
161) Network Traffic Analysis
162) Network Traffic Visualiser
163) Internet Protocol Scanner
164) Net Meter (Bandwidth Traffic Meter)
165) Net Configuration Switcher
166) Advanced System Hardware Info
167) Live System Information
168) Network Profiler
169) Network Browser
170) Quick Website Maker and Web Gallery Creator
171) Remote PC Shutdown
172) Serial Port Terminal
173) Standard Encryptor
174) Tray Minimizer
175) Extra Tools (nmap console & win32 version)

Dan masih banyak lagi tambahan fitur-fitur lainnya yang tersedia.
untuk download bisa disini

Troubleshooting Jaringan secara Sederhana


A. Troubleshooting pada OS
Dalam menggunakan jaringan komputer seringkali user menemukan permasalahan-permasalahan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyamanan pada user. Berikut beberapa tips dalam troubleshooting jaringan pada sistem operasi Windows XP.

1. Status Jaringan“ Connected” Namun Tidak Dapat Terhubung Ke Internet
Status yang tampil menunjukkan bahwa komputer kita telah terhubung dengan jaringan lokal. Meski demikian, komputer kita tidak dapat terhubung ke internet. Langkah yang dapat diambil

a) Jalankan Web Browser Anda, dan cobalah untuk mengunjungi beberapa website, misalnya
coba kunjungi http://detik.com. Jika dapat membuka satu website dan tidak dapat membuka
website lain berarti jaringan komputer Anda baik-baik saja, dan kemungkinan masalah
terletak pada ISP. Jika sama sekali tidak bisa terhubung, coba langkah berikutnya. Coba
untuk melepaskan sambungan modem ke line telepon, dan tunggu beberapa saat lalu pasang
lagi, dan coba lagi untuk mengunjungi website.
b) Jika Anda terhubung dengan media wireless, cobalah untuk melepas kabel WAN pada Access
Point, tunggu bebera saat dan sambungkan kembali dan coba lagi untuk mengunjungi website.
c) Cobalah untuk merestart komputer.
d) Jika tetap belum terhubung juga, cobalah untuk menghubungi pihak ISP untuk meminta
bantuan.

2. Status NIC atau Wireless: Disabled
Jika hal ini yang terjadi, coba untuk masuk ke Control Panel > Network Connection > Pilih device NIC/Wireless yang akan diaktifkan > Klik kanan dan pilih Enable.

3. Limited or No Connectivity Status
Langkah yang dapat diambil :
a) Klik kanan pada icon network adapter dan pilih repair. Coba perhatikan apakah icon tersebut
sudah berubah menjadi connected ? Jika sudah berarti komputer Anda sudah dapat
terhubung ke jaringan.
b) Buka property TCP/IP dan pastikan bahwa konfigurasi TCP/IP adalah obtain IP Address
Automatically.
c) Cobalah untuk restart komputer Anda.

4. Network Cable Unplugged

a) Coba periksa apakah kabel jaringan Anda telah terpasang pada port NIC, jika belum
pasangkan kembali
b) Jika kabel jaringan sudah terpasang namun tetap tidak terhubung, cobalah untuk mengganti
port lain pada switch.
c) Jika masih belum bisa, cobalah untuk mengganti kabel jaringan. Siapa tahu, kabel jaringan
sudah rusak.
d) Jika tetap belum bisa, kemungkinan kerusakan terdapat pada Network Adapter, cobalah
menggantinya dengan Network Adapter lain.


5. Wireless Connection Not Connected

a) Periksalah status perangkat wireless Anda pada Windows, pastikan dalam keadaan aktif.
b) Cobalah untuk melakukan pencarian sinyal pada hotspot area.

B. Troubleshooting DHCP

Layanan DHCP sangat vital dalam suatu jaringan komputer, kemampuan melakukan Troubleshooting DHCP tidak kalah pentingnya juga untuk Administrator Jaringan.

Dalam suatu infrastruktur jaringan komputer dalam suatu organisasi, salah satu komponen penting pendukungnya adalah DHCP server. Untuk itu, adalah sangat penting buat administrator jaringan untuk bisa melakukan troubleshooting DHCP server terhadap segala bentuk masalah yang berhubungan dengan DHCP server, baik masalah yang timbul akibat kesalahan konfigurasi dan instalasi DHCP, sampai masalah kecil yang menimpa sebuah computer yang tidak bisa menerima IP address dari DHCP server ini.

1. Verifikasikan konfigurasi client
Salah satu indikasi kegagalan suatu DHCP adalah jika sebuah komputer / client kehilangan koneksi terjadap resource-2 jaringan ataupun jika sebuah client komputer tidak bisa mendapatkan koneksi ke jaringan kali pertama. Pilihan kita adalah memastikan apakah ini berasal dari DHCP server, dari client itu sendiri, atau dari sumber lainnya.

Salah satu cara memulai troubleshooting DHCP adalah dari client untuk memastikan bahwa client menerima IP address dari DHCP server. Anda bisa lakukan command line “ipconfig /all” dari prompt DOS c:\> (kalau dari Windows tekan tombol Windows dan R bersamaan, terus ketik CMD dan tekan Enter). Bisa diperhatikan output dari “ipconfig /all” ini menunjukkan adanya DHCP enabled = YES. Ini berarti konfigurasi TCP/IP telah dikonfigure untuk menerima IP address secara automatis, dan jika DHCP server tersedia maka client tersebut harusnya sudah bisa menerima konfigurasi IP address dari DHCP server.
Atau bisa di klik gambar komputer di pojok kanan bawah dan pilih tab Support, bisa diperhatikan jika sebuah komputer bisa menerima konfigurasi dari DHCP server maka Connection status adalah “Address Type” = “Assigned by DHCP” (lihat gambar).

2. Troubleshooting DHCP server
Jika komputer masih juga belum connect, bisa di klik tombol “Repair”. Atau jika anda pertama kali melihat tanda segitiga kuning yang menandakan tidak menerima konfigurasi dari DHCP server, coba klik tanda “Repair” ini.

Ada 6 langkah yang dilakukan oleh Windows saat melakukan proses “Repair” yaitu sebagai berikut :
1) Melakukan pesan DHCP request untuk melakukan pembaharuan leasing IP address. Hal ini
mirip dengan kalau melakukan command “ipconfig /renew”
2) Menghapus cache ARP, langkah ini sama dengan kalau kita mengetikkan command “arp –d *”
3) Menghapus cache NETBIOS, yang sama dengan kalau kita melakukan “nbtstat –R” pada
command prompt
4) Menhapus cache DNS, yang sama dengan command prompt “ipconfig /flushdns”
5) Melakukan register ulang NetBIOS name dan IP address dengan WINS server. langkah ini
sama dengan command prompt “nbtstat –RR”
6) Register ulang computer name dan IP address dari client computer kepada DNS server dan
sama dengan command prompt “ipconfig /registerdns”

Jika client sudah bisa menerima IP address yang sesuai dengan jaringan dan tidak ada pesan Warning adanya IP conflict, maka bisa dianggap client tidak ada masalah dengan adanya IP address.

3. Kegagalan mendapatkan IP dari DHCP server
Jika anda mendapati output dari “ipconfig /all” menunjukkan adanya IP address, misalnya dari Server1 (169.254.0.1 sampai 169.254.255.254), atau dari alternate configuration, pertama kali lakukan “ipconfig /renew” atau klik “repair”. Jika hasilnya masih sama, hal ini menunjukkan adanya :
a) Tidak adanya DHCP server / DHCP relay agent pada range broadcast.
b) Putusnya koneksi DHCP server.
c) DHCP server scope bermasalah.

Bagaimana anda bisa memastikan adanya DHCP server pada broadcast range ? Karena IP clients didapat dari IP address Server1, maka anda tidak bisa melakukan ping ke DHCP server karena beda jaringan. Server1 pada range 169.254.0.0 – 169.254.254.254 dengan subnet mask 255.255.0.0. maka untuk itu anda harus memberikan IP address statis kepada client computer yang bermasalah ini dengan IP pada range address yang sama dengan DHCP server.

Jika IP address statis sudah di-configure, maka anda bisa melakukan ping ke server DHCP. Jika anda tidak mengetahui IP address DHCP server maka pada command prompt ketikkan “netsh dhcp show”. Jika hasil ping ke DHCP server berhasil – berarti koneksi ke DHCP server tidak bermasalah. Jika sudah bisa dipastikan bahwa kedua point 1 dan 2 tidak ada masalah, maka kecurigaan bisa karena adanya konfigurasi scope IP address DHCP server.

Jika semua clients tidak mendapatkan IP addres, pastikan terlebih dahulu bahwa:
a) DHCP server instalasinya sempurna
b) Konfigurasi DHCP server juga sempurna
c) Authorized juga berhasil, harus dari user Enterprise admin atau member Enterprise pada active directory domain anda.

Untuk memastikan scope IP address tidak bermasalah, maka pastikan bahwa scope active dan tidak habis semuanya dipakai oleh clients. Anda bisa melakukan yang berikut :
a) Re-authorized ulang bila perlu.
b) Deactivate scope kemudian activekan lagi.
c) Jika scope cepat habis, kurangi durasi lama sewa (lease time). Hal ini akan mempercepat
pelepasan IP yang dipinjam clients (terutama yang tidak aktif).
d) Pada client jika gagal, selain memastikan koneksi ke DHCP OK, pastikan juga port UDP 67 dan
UDP 68 tidak di block.


C. Tool/Perintah Troubleshooting Jaringan

Berikut ini 5 tool standar yang biasa di pakai untuk troubleshooting yaitu :

1. Ping
Ping digunakan untuk melakukan pengecekan konektivitas jaringan.
Format perintah ping : ping nama_host/ip_address option
Contoh : ping www.indowebster.com >> melakukan ping ke www.indowebster.com dengan IP 119.110.76.19.
2. Traceroute
Traceroute digunakan untuk melakukan pengecekan atau menelusuri jalur jaringan.
Contoh kasus : Kita coba melakukan ping ke www.yahoo.com dan hasilnya ternyata request time out. Untuk melakukan pengecekan sumber putusnya ada di kita atau provider, maka kita lakukan traceroute untuk mengetahui letak putusnya.
Contoh : traceroute www.yahoo.com

3. Netstat
Netstat digunakan untuk melakukan pengecekan terhadap koneksi yang terjadi dan juga port yang terbuka serta juga bisa digunakan untuk melihat routing table. Jadi dengan netstat, kita bisa tahu komputer yang kita pakai atau server yang kita setting itu koneksinya berada di mana dan apa saja port yang terbuka.
Contoh : netstat -an >> untuk melihat koneksi berada di manakah.
netstat -tpnl >> untuk melihat port TCP yang terbuka.

4. Telnet
Telnet digunakan untuk mengecek apakah port itu dapat diakses dari client atau tidak. Jadi kalau kita sudah setting mail server maka kita bisa test apakah client bisa mengakses port 25(SMTP) dan 110(POP3) maka kita gunakan telnet.
Contoh : telnet ip_mail_server 25 >> untuk mengecek smtp.
telnet ip_mail_server 110 >> untuk mengecek pop3.

5. Tcpdump
Tcpdump digunakan untuk men-sniffer(menyadap) paket data yang lalu lintas. Dengan mengetahui paket data yang lewat itu dari IP mana dan tujuannya kemana, kita bisa melakukan identifikasi apakah ada sesuatu yang salah misalnya IP yang broadcast atau IP yang coba-coba melakukan aktifitas yang tidak benar.
Contoh : tcpdump -vv >> untuk melakukan sniffing paket.
tcpdump -i eth0 >> untuk melakukan sniffing paket pada interface eth0.
tcpdump host crazynuxer >> untuk mensniffing host crazynuxer.

Mengenal Definisi Wi-Fi


A. Pengertian Wi-Fi

Wi-Fi=Wireless Fidelity, Wire= kabel, less=tanpa. Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Jaringan tanpa kabel atau wireless networking merupakan cara yang cepat, mudah untuk membangun jaringan, juga merupakan alternatifpaling ekonomis daripada membangun jaringan menggunakan kabel. Dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan antar gedung yang jaraknya sampai beberapa kilometer.

Standar saat ini yang banyak digunakan untuk membangun jaringan tanpa kabel :
Keterangan :
1. Standar 802.11a memiliki keunggulan koneksi yang cepat dan jangkauan lebih jauh, tapi lebih mahal (perangkat dan frekuensi mahal) dibandingkan dengan frekuensi 2,4GHz.
2. Standar 802.11b merupakan sistem pertama yang hadir di pasaran yang cocok untuk kebutuhan internal (wireless home networking) dan penggunaan antar bangunan.
3. Standar 802.11g merupakan standar 2,4GHz terbaru banyak memberikan fungsi yang sama dengan standar 802.11b tetapi dengan transfer data yang lebih tinggi.
4. Standar 802.11n adalah standar komunikasi Wi-Fi terbaru yang super cepat, dengan kecepatan akses 100Mb/s.
Jaringan tanpa kabel ini sedikit mempunyai kelemahan, yaitu tidak bolehnya ada penghalang, seperti gedung, pohon, bahkan burung yang terbang pun bisa bisa mengganggu karena menghalangi sinyal.
Juga perlu diperhatikan pemancar dan penangkap sinyal harus saling berhadapan. Istilah asingnya Line of Sight (pandangan lurus atau mata bertemu mata). Jika ada penghalang, maka secara otomatis sinyal akan terganggu dan transfer data menjadi kacau bahkan koneksi terputus.


B. Perangkat Wi-Fi

1. Access Point/Penerus Sinyal
Access Point atau sering disebut dengan AP, sebenarnya mempunyai kesamaan fungsi dengan hub dan switch. Atau bisa menyebutnya dengan station pemancar daripada penerus sinyal. Access point merupakan tipe spesial dari wireless station yang menerima transmisi radio dari station radio lainnya di jaringan wireless dan meneruskan sinyal-sinyal tersebut ke jaringan terakhir.
Access Point bisa merupakan sebuah perangkat yang berdiri sendiri atau sebuah komputer yang berisikan sebuah adapter jaringan wireless yang berhubungan dengan special access point management software.

2. Penerima Sinyal
Berikut ini merupakan perangkat yang dapat digunakan untuk menerima sinyal Wi-Fi yang disebarluaskan oleh AP (Access Point).
a. PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) Wi-Fi Card, yang biasa digunakan untuk laptop model terdahulu.
b. Express Card Wi-Fi, Wi-Fi card yang juga digunakan oleh Laptop, tetapi untuk model-model alptop terbaru yang memilki slot Express Card.
c. PCI WLAN Card, digunakan untuk PC (personal computer) yang tidak bisa dibwa kemana-mana, hanya dipasang pada slot motherboard. Saat ini, penggunaannya masih umum karena harganya yang cukup murah.
d. PCI-Express WLAN Card, digunakan pada PC yang memiliki slot PCI-Express 1x. SAma halnya dengan PCI WLAN Card, benda ini tidak bisa dibawa kemana-mana karena hanya dipasang di slot motherboard.
e. USB Wi-Fi, bisa digunakan untuk laptop atau PC yang ada port USB-nya. Biasanya harganya lebih murah dan mudah dibawa kemana-mana karena ukurannya yang simpel.
f. CF (Compact Flash), digunakan untuk PDA (Personal Digital Assistant).


C. Mode Akses Koneksi Wi-fi

1. Ad-Hoc
Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point
2. Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Perangkat-Perangkat LAN


1. Router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Router adalah perangkat keras yang dapat menghubungkan dua atau lebih jaringan yang memiliki subnet berbeda. Router juga berfungsi sebagai pengatur lalu lintas traffic jaringan memiliki tugas sangat fital dalam menentukan kondisi sebuah Network.

Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.

Fungsi
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Jenis-Jenis Router
Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
• Static router (router statis) : adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang
diset secara manual oleh para administrator jaringan.
• Dynamic router (router dinamis) : adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel
routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling
berhubungan dengan router lainnya.
• PC Router : Sebuah Personal Computer (PC) yang digunakan sebagai router(Routing)
biasanya menggunakan komputer yang memiliki lebih dari 1 NIC (Network Interface Card)
dengan menggunakan Operating Sistem yang mendukung untuk dijadikan router dan
ditugaskan untuk menangani tugas sebuah router.
• Instant Router : Dilihat dari namanya saja sudah bisa ditebak bahwa jenis router ini adalah
suatu alat buatan dari suatu perusahaan yang didesain untuk menjadi router secara instant.
Sehingga settingnya pun lebih mudah, hanya saja sayangnya menu yang ada didalamnya
sangat terbatas. Dan biasanya jenis router ini memiliki fungsi ganda sebagai switch/hub.
• Router Hardware (Cisco) : Sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data
melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal
sebagai routing.

Router adalah suatu alat pada dunia komputer yang berguna untuk membelokkan data dari suatu sistem jaringan ke sistem yang lain. Logikanya sebuah sistem jaringan tidak dapat berpindah ke sistem yang lain. Contohnya, Sis A, menggunakan IP 192.168.1.1 dan Sis B menggunakan IP 192.168.2.1. Maka Komputer yang menggunakan Sis A tidak dapat melakukan komunikasi dengan Sis B tanpa Router.


2. Switch

Switch LAN adalah perangkat yang secara tipikal mempunyai beberapa port yang menghubungkan beberapa segmen LAN lain dan port pada switch ini berkecepatan tinggi. Switch LAN digunakan untuk menghubungkan segmen LAN yang banyak, menyediakan media dedicated dengan komunikasi yang bebas dari tumbukan (collision) antar perangkat jaringan dan mendukung komunikasi simultan, serta dirancang untuk akses kecepatan tinggi. Biasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.

Switch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.
Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja di lapisan data-link, mirip dengan bridge, switch bekerja atas dasar informasi MAC address. Switch mempunyai kemampuan dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan bridge, karena switch selain bekerja secara software juga bekerja diatas hardware. Switch menggunkan algoritma store and forward dan cut through pada saat melakukan pengiriman data.

Jenis switch yang sering dipakai adalah LAN switch, ATM switch dan gabungan switch dengan teknologi routing. Switch Asynchronous Transfer Mode (ATM) memberikan kecepatan tinggi yang bersifat scaleable untuk workgroup, WAN sampai enterprise backbone. Switch ATM juga bisa mengkombinasikan aplikasi suara, gambar dan data dalam satu jaringan yang sama. Switch ATM menggunakan metode switch paket yang fix-size, paket ini biasa disebut dengan sel (cell).

Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalamLAN.

Dalam mengolah data switch dapat digolongkan dalam tiga jenis :
• Store and Forward - switch akan meneruskan frame setelah data di terima secara lengkap.
• Cut-Through Switch Meneruskan Frame tanpa menunggu penerimaan frame secara lengkap.
• Fragment Free ( Hybrid ) merupakan gabungan dari kedua jenis switch diatas.

Switch juga diperkuat oleh teknologi VLAN (Virtual LAN) dimana dia mampu mensegmentasi jaringan LAN secara logika tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.

Switch juga dapat berfungsi sebagai Spanning Tree protokol yang bersifat redundant jika dia menilai suatu jalur itu sibuk maka dia ( switch ) akan memilih jalur lain yang tidak sibuk.

Cara Kerja Switch
Jika akan menggunakan switching hub, diperlukan beberapa informasi dasar untuk menentukan pilihan switch, yaitu dengan mengetahui cara kerjanya.

• Cut through
Yaitu menentukan route paket yang diterima langsung ke alamat port tujuan. Tentu saja hal ini akan meningkatkan throughput koneksi dan mengurangi latency pengiriman paket. Pengiriman dilakukan tanpa terlebih dahulu mengumpulkan seluruh paket. Tetapi ketika alamat tujuan diketahui, langsung route dan pengiriman dilakukan ke alamat itu. Untuk satu paket Ethernet (1518 byte) proses ini memerlukan waktu hanya selama 40 microsecond. Dalam keadaan koneksi tujuan sedang digunakan, switch akan menampung paket data yang diterima untuk dimasukkan ke dalam buffer. Dan paket data akan dikirim dari buffer jika koneksi tujuan telah kosong.

• Store and forward
Cara kerjanya dilakukan dengan mengumpulkan seluruh paket hingga lengkap ke dalam memory switch dan melakukan pemeriksaan kesalahan dengan metode CRC (Cyclic Redundancy Check). Waktu yang diperlukan untuk melakukan proses untuk setiap paket Ethernet adalah 1,2 milidetik. Karena diperlukan memory yang cukup, ada potensi terjadinya latency dalam store and forward switch ini yang disebabkan oleh penuhnya memory yang ada untuk menampung seluruh paket dan tabel dari ntwork address.

Walaupun cara cut through akan mengurangi terjadinya latency, tetapi konsekuensinya, paket data yang rusak juga akan juga sampai ke alamat tujuan. Kebalikannya, hal ini tidak terjadi pada store and forward switch.

Dari kedua cara di atas, ada pula switch yang menggabungkan kedua cara tersebut yang disebut hybrids. Pada saat awal menggunakan cara cut through switching, dan melakukan pemeriksaan CRC, kemudian menghitung jumlah error yang ada. Jika jumlah error telah sampai pada batas tertentu, switch akan bekerja dengan cara store and forward sampai dengan kondisi jumlah error telah berkurang. Selanjutnya switch akan kembali bekerja dengan cara cut through. Cara termudah untuk mengetahui adanya kemampuan ini adalah dengan melihat ada atau tidaknya keterangan threshold detection atau adaptive switch dalam spesifikasi teknisnya.


3. Hub

Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.

Sama seperti switch, tetapi perbedaannya adalah hub tidak memiliki faslitas routing. Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast).

Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasar yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer dan mentransmisikannya ke komputer yang lain.
Hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal). Ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yang tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut.

Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagai repeater; ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yang diperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak sambungan; ia membagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruh network.Hub adalah central utnuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.

Kapabilitas yang disediakan hub central utnuk topologi star dan mengijinkan computer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.

Fungsi tambahan selain sebagai central connection point, hub menyediakan kemampuan berikut:
• Memfasilitasikan penambahan, penghilangan atau pemindahan workstation.
• Menambah jarak network (fungsi sebagai repeater).
• Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda (Ethernet, Token Ring, FDDI).
• Menawarkan feature yang fault tolerance (isolasi kerusakan)
• Memberikan manajemen service yang tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic).

Kekurangannya, hub cukup mahal, membutuhkan kabel tersendiri untuk berjalan, dan akan mematikan seluruh network jika ia tidak berfungsi.

Cara kerja Hub

Pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Ia mengambil bit-bit yang datang dari satu port dan mengirimkan copynya ke tiap-tiap port yang lain. Setiap host yang tersambung ke hub akan melihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akan memprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena paket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host (meskipun ia hanya diproses oleh salah satu yang ditujukannya saja).


4. Bridge

Bridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.

Bridge adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama seperti kabel unshielded twisted pair (UTP) dan kabel fiber-optic, dan untuk menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring dan Ethernet. Bridge meregenerate sinyal tetapi tidak melakukan konversi protocol, jadi protocol jaringan yang sama (seperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segemen jaringan yang terkoneksi ke bridge. Bridge dapat juga mendukung Simple Network Management Protocol (SNMP), serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan.
Bridge secara umum dibedakan atas dua bagian, yaitu: Bridge Lokal dan Bridge Remote. Bridge lokal menghubungkan dua jaringan LAN secara langsung pada area yang sama secara fisik, misalnya bridging pada gedung yang berdekatan. Bridge remote menghubungkan dua jaringan yang secara fisik berjauhan. Implementasi yang dilakukan biasanya menggunakan kabel telepon dan modem atau perangkat nirkabel (wireless LAN). Perangkat nirkabel yang paling banyak digunakan adalah yang berkerja pada frekuensi bebas ISM (Industrial Scientific Manufacture) 2,4 GHz. Brigde lokal jauh lebih cepat dan reliable dalam transfer data, selain biaya yang lebih murah dibandingkan Brodge remote.

Bridge hadir dalam tiga tipe dasar yaitu Local, Remote, dan Wireless.

Bridge local secara langsung menghubungkan Local Area Network (LAN). Bridge remote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua atau lebih LAN. Sedangkan wireless bridge dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN.

Bridge beroperasi mengenali alamat MAC address node asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara automatis membangun sebuah table routing internal. Table ini digunakan untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan penyaringan (filtering). Setelah mengetahui ke segmen mana suatu paket hendak disampaikan, bridge akan melanjutkan pengiriman paket secara langsung ke segmen tersebut. Jika bride tidak mengenali alamat tujuan paket, maka paket akan di forward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalanya. Dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnya.


5. Repeater

Bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.Digunakan untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik suatu segmen jaringan.

Dapat juga digunakan untuk menggabungkan beberapa segmen suatu jaringan yang besar (misalnya Ethernet to Ethernet).
Namun dalam membangun jaringan fisik yang besar, perlu diperhatikan bahwa aturan panjang kabel maksimum tidak dapat dilampaui dengan menggunakan repeater ini. Contohnya, kabel coaxial 50 ohm pada Ethernet hanya bisa total sampai 2,3 km dan batasan ini tidak dapat diatasi dengan menggunakan repeater.

Karena bekerja pada physical layer, repeater tidak dapat menghubungkan misalnya antara protokol data link layer yang berbeda (misalnya Ethernet dengan Token Ring). Hal ini disebabkan karena repeater mempunyai bit korespondensi dengan data link atau network layer.

Hub mempunyai fungsi sebagai repeater, oleh karena itu hub kadang juga disebut sebagai multiport/modular repeater.

Harap diperhatikan, penggabungan dua atau lebih segmen network dengan menggunakan repeater akan mengakibatkan seluruh traffic data akan menyebar ke seluruh jaringan, tanpa memandang apakah traffic data tsb diperlukan atau tidak di seluruh jaringan. Jika jumlah station semakin banyak, dan traffic data sangat tinggi, maka beban pada backbone jaringan tentunya akan menjadi berat. Akhirnya kinerja jaringan akan menurun, dan kelambatan akses akan terasa.

6. Network Interface Card ( NIC )

Network Interface Card (NIC), juga disebut sebagai Network Adapter,digunakan untuk menghubungkan computer ke kabel yang digunakan pada local area network (LAN). Umumnya, NIC ditempatkan pada computer expansion bus melalui slot ISA (8 bit atau 16 bit) atau PCI (32 bit atau 64 bit) juga biasanya portnya juga sudah terintegrasi dengan motherboard (onboard). NIC mempunyai satu atau lebih port eksternal yang digunakan untuk menempatkan kabel networknya.

Fungsi utama dari NIC adalah mengijinkan komputer untuk berkomunikasi dalam network. Ia melakukan hal ini dengan mengirim/menerima dan mengontrol traffic dengan komputer atau peralatan lain yang ada pada network. Saat mengirim, NIC mengkonvert data dari pararel ke serial, mengencode dan mengompresinya, dan kemudian menempatkannya pada kawat dalam bentuk sinyal listrik atau optik. Proses ini terjadi sebaliknya pada saat menerima. NIC mentranslate sinyal listrik yang diterimanya menjadi bit-bit yang bisa dibaca oleh komputer.
Setiap NIC mempunyai identifikasi unik yang disebut MAC Address yang telah dihard-coded pada cardnya. Sebagai tambahan, setiap NIC harus mempunyai network adapter driver yang mengijinkan ia untuk berkomunikasi dengan network protokolnya. Sebuah NIC spesifik untuk arsitektur LAN tertentu (misalnya, Ethernet, Token Ring, atau Fiber-Optic). Ada kemungkinginan untuk menginstall lebih dari satu NIC pada komputer yang sama.

Bagaimana NIC dihubungkan ke kabelnya ?
Sebuah konektor interface adalah koneksi fisik antara NIC dan kabelnya. Ada tiga tipe interface konektor yang umum yang digunakan pada LAN:

• BNC (British Naval Connector). Digunakan dengan kabel koaksial.
• RJ-45. Sebuah 8-kawat konektor modular yang terlihat mirip dengan konektor jack telepon
(RJ-11). Digunakan dengan kabel twisted-pair. (RJ-11 hanya mempunyai 6 pins, sedangkan
RJ-45 mempunyai 8 pin).
• AUI (Attachment Unite Interface). Umumnya sebuah 15-pin interface yang digunakan
dengan kabel koaksial thicknet. Juga disebut sebagai DIX (Digital Intel Xerox) interface.
Sudah tidak umum lagi.

Beberapa NIC mempunyai lebih dari satu interface konektor (misalnya, satu RJ-45 dan satu BNC).


7. Kabel UTP (RJ-45)

UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.
Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight karena masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1 langsung. Sedangkan disebut cross karena ada persilangan pada susunan kabelnya.

Dasar-dasar jaringan


buku ini didedikasikan oleh semua yang ingin belajar tentang jaringan
satu buku lagi yang ditulis ANDI MICRO ini juga bisa didownload di forum clearos-indonesia



untuk download buku ini bisa disini dan disini

Rabu, 02 Februari 2011

Step by step Cara Remote PC Via Jaringan Internet


Langkah-langkah mengendalikan komputer dari jarak jauh lewat jaringan internet. Masih ingat dengan teamviewer?, yaitu software untuk meremote pc melalui jaringan internet. Dimanapun anda berada, selama komputer terhubung ke internet anda bisa mengendalikan pc lain yang tentu saja sudah disetting terlebih dahulu. Nah kali ini jarlok mau berbagi info langkah-langkah step by step cara mengendalikan komputer dari jarak jauh melalui jaringan internet dengan software gratis teamviewer versi 5. Software tv, singkatan dari teamviewer ini mampu menghubungkan antar pc yang tersambung ke internet dengan beberapa pengaturan sederhana. Program remote pc ini cukup sederhana hanya dengan beberapa klik anda sudah dapat meremote pc misalnya komputer kantor diremote dari rumah atau sebaliknya.
Software Teamviewer tersedia untuk beberapa platform seperti Windows, MacOS, Linux, bahkan versi perangkat mobile seperti iPad/iPhone dan system Android. Sebelumnya download program Teamviewer gratis di situs download.cnet.com. Sebagai contoh anda akan meremote pc dikantor dari rumah berikut step by spet mengontrol pc kantor dari rumah:
  1. Komputer kantor: Install aplikasi TeamViewer_Setup.exe yang sudah didownload dikomputer kantor.
  2. Pada saat instalasi pilih licency free/non comersial untuk penggunaan pribadi agar bisa gratis terus, kalau dipilih yang comersil program akan trial 7 hari, seterusnya anda harus membeli licency. Jadi pilih saja free/non comercial.
  3. Pastikan komputer dikantor sudah terkoneksi ke internet. Lalu jalankan software Teamviewer dari desktop atau dari Start -> Program -> TeamViewer 5 -> TeamViewer 5.
  4. Bila program sudah terbuka, klik “Configure permanent access to this computer” untuk membuat password tetap karena secara default teamviewer akan memberikan password acak dan berubah setiap kali dimuat ulang.
  5. Buat password terserah, password ini permanent yang nantinya digunakan untuk mengakses komputer kantor dari rumah. Kemudian klick OK setelah itu catat id dan password yang sudah dibuat(untuk ID sudah ditentukan oleh program).
    teamviewer 5
  6. Komputer rumah: Install teamviewer_setup.exe di pc, lalu jalankan programnya. Jangan lupa sebelumnya pastikan komputer sudah terkoneksi ke internet. Kemudian masukkan ID teamviewer pc yang dikantor pada Tab “Create session” Selanjutnya klik tombol “Connect to partner“.
    Teamviewer 5
  7. Setelah itu tunggu program sedang berusaha menyambungkan ke pc dikantor, jika berhasil akan keluar jendela “Teamviewer Authentication”. Lalu ketik password teamviewer pc kantor yang sudah dibuat pada langkah no.5
    Teamviewer 5
  8. Tunggu sampai keluar jendela desktop komputer kantor yang menandakan remote pc sudah siap dimulai.
  9. Sekarang anda sudah bisa mengendalikan komputer kantor dari rumah atau sebaliknya remote pc dirumah dari kantor. Software teamviewer ini juga memungkinkan kita untuk transfer file antar pc dengan memilih menu file transfer. Prosesnya hampir sama seperti menggunakan program FTP, tinggal pilih file atau folder lalu klik tanda panah untuk upload atau download file.
    teamviewer
  10. Untuk menu yang lainnya, silahkan dicoba sendiri ya.
Ohya untuk penggunaan pribadi non komersil applikasi ini gratis alias free, sedangkan untuk bisnis atau comersil anda harus membayarnya. Tapi tentu saja pilih yang free yah biar bisa gratis terus, selamat mencoba and kalau mau ngremote pc sendiri ya jangan komputer orang lain diremote

Jumat, 07 Januari 2011

Buat proxy server di ubuntu dengan VMware pada windows

Ini modus TRIAL & ERROR dan belajar saya saja jadi tolong di koreksi jika post saya ada yang salah, namun trik ini sukses dan berjalan di LAN, efektifnya bagi warnet yang kekurangan atau pas-pas'an CPU untuk router maupun proxy nya, lumayan si tapi agak berat daripada  si proxynya dikhususin pada CPU sendiri. Diagram jaringannya peer to peer :

http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Topologi.png

Diketahui :
-Akses intenet emang sudah terhubung/terjalin pppoe
-Topologi awalnya seperti diatas
-PC operator akan dijadikan proxy server yang diinstallkan pada ubuntu server 10.04 pada Software virtualisasi yaitu VMware Workstations 7 di Windows XP Operator.
-LANcard cukup 1 secara fisik/nyata [onboard]
-Sistem Operasi operator Windows XP Professional Pack 2

Dibutuhkan :
-File iso linux [dalam praktek saya pake ubuntu server 10.04]
-Software virtualisasi VMware Workstations 7
-Ruang hardisk yang cukup pada pc operator yang di install VMware

langkah-langkah
-Dianggap disini VMware sudah terinstall.
-Installl ubuntu server 10.04 di VMware, klik New Virtual Machine
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware1.png

-Pilih Typical (Recomended) lalu klik Next
-Pilih Installer disc image file (iso) lalu klik Browse kemudian arahin dimana letak file iso-nya, jika udah next
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware3.png

-Isi user login untuk nantinya login ke ubuntu, klik Next
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware6.png

-Namai proyek VMware nya dan klik Next
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware7.png

-Berikut ini adalah berapa banyak jumlah partisi yang akan dipakai,kalau saya pribadi cuma 5 Gb
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware8.png

-Klik Finish untuk berlanjut ke proses install [untuk costumize hardware virtual juga bisa tuh tinggal di klik pada Cutomize Hardware ]
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware9.png

-Masuk ke starting installasinya ubuntu di VMware, sebaiknya koneksi pc yang bakal dibuatkan proxy offline dulu dari inet, supaya proses installasi OS yang akan dijadikan proxy server ini tidak sempat ngupdate/upgrade karena proses installasi di VMware terbilang singkat dan opsi untuk manualnya akan terlewat kalau tidak ditunggu. screncotnya seperti dibawah :
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware10.png

-Berikut model pemartisiannya, kalau saya di entire/gunakan semua atau dengan kata lain si ubuntu yang nentuinnya secara default, ada si cara manualnya bagi para expert tapi berhubung belum expert saya jadi seperti itu..hehe.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware11.png

-Proses installasinya saya anggap telah selesai, tinggal ke tahapan login seperti berikut..jangan lupa seting penentuan super user nya yah.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Installubuntudivmware13.png

-Seting IP Ubuntu
command : nano /etc/network/interfaces
lalu buat mirip seperti ini
#the primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
               address 192.168.1.3
               netmask 255.255.255.0
               network 192.168.1.0
               broadcast 192.168.1.255
               dns-nameservers ncuptea.net
Save Ctrl+O dan keluar editor Ctrl+X
Restart network : /etc/init.d/networking restart

-Masuk ke resolv.conf
command : nano /etc/resolv.conf lalu tambahkan dns isp seperti berikut
nameserver 180.131.144.144
nameserver 202.67.222.222
-Selesai untuk tahapan seting IP dan DNS, restart ubuntu saja untuk yahinnya dengan perintah [/b]sudo reboot[/b]

-Tes koneksi ke ubuntu di Vmware dari windows (mana saja yang penting 1 jaringan)
-Tes koneksi dari ubuntu ke google.com apakah reply (saya anggap udah terjalin)
-Install aplikasi berikut
# apt-get install openssh-server
# apt-get install squid
Jika ssh default port nya (22) ga rubah tidak usah di konfig lagi, cukup install putty dan WinSCP di windows untuk remotenya

-Seting squid secara sederhana
nano /etc/squid/squid.conf
Gunakan fasilitas pencarian editor nano, Ctrl+W lalu masukan kata yang di cari seperti berikut :
- Recommended minimum configuration
tambahkan seperti script berikut :
acl lan 192.168.1.0/24 atau untuk jelasnya mending dilihat saja screenshootnya pada squid,yang di edit digaris bawahi merah
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Squidsederhana1.png

http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Squidsederhana2.png

http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Squidsederhana3.png

http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Squidsederhana4.png

http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Squidsederhana5.png

- Jika sudah dirasa ga ada yang edit lagi, save dan keluar dari editor

- ketikan perintah berikut :
squid -z
Restart saja sebaiknya si ubuntu yang berada didalam VMware ini, setelah itu cek squid :
squid -k parse jika ga da yang error biasanya ga ada pesan tampil apapun.

- Karena trik saya ini mengacu ke tutorialnya ubuntu server nya opickdesign, jadi ngerti ga ngerti saya masukin tipsnya misal di forward ip di /etc/sysctl.conf kayak misal menghilangkan tanda # (pagar) di :
ipv4.ip_forward=1
ipv6.conf.all.forwarding=1
net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1
-Di nano /etc/rc.local juga saya masukin sekalian rule nat-nya, disini rule nat saya tulis diatas exit 0

cat : seting virtual LANcard saya di VMnet0 (auto bridging)

[center]SELESAI[/SELESAI]

-untuk tes jalan tidaknya squid silahkan seting manual pada browser klien dan browsing
-untuk remote dengan putty atau WinSCP ip nya 192.168.1.3 dan port 22 (jika mengikuti seperti diatas)

-Untuk screenshoot detailnya dari pembuatan proxy pada VMware ini mungkin lain kali bisa saya sertakan file pdf nya...terima kasih