Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 November 2010

Melihat Tren di Twitter dengan Twist

Selain Facebook, Twitter menjadi salah satu media tempat para pengguna internet berbagi informasi dengan saat ini. Bahkan tak jarang, penyebaran informasi melalui media ini lebih cepat dibandingkan melalui TV atau radio. Penyebaran berita dari satu orang ke orang lainnya dengan cepat ini biasa disebut dengan buzz effect. Nah, untuk mengetahui sejauh mana buzz effect suatu informasi melalui Twitter, Anda bisa memantaunya menggunakan aplikasi Twist.
Twist mampu menghasilkan data tentang berapa persen penggunaan suatu kata oleh para pengguna Twitter dalam satu waktu. Data tersebut ditampilkan dalam bentuk grafik, sehingga Anda bisa melihat perkembangan tren kata kunci tersebut dari waktu ke waktu. Untuk mencoba aplikasi yang satu ini, bukalah alamat http://twist.flaptor.com/
Ketikkan kata kunci pada kolom bagian atas, kemudian klik tulisan Show Trends. Disini Anda juga bisa membandingkan antara satu kata kunci dengan kata kunci lainnya dengan cara memisahkan keduanya dengan tanda koma.
Kali ini kita coba masukkan kata kunci ‘Michael Jackson’, dan inilah grafik tren ‘Michael Jackson’ dalam 24 jam terakhir (data tanggal 26 Juni 2009, pukul 11.oo0) :
Dari data tersebut terlihat buzz effect mengenai Michael Jackson di Twitter mencapai puncaknya pada jam 5.30 WIB, yaitu saat berita tentang kematian Michael Jackson mulai diketahui orang banyak. Grafik menunjukkan pada saat itu, sebanyak 22.61% isi posting para pengguna Twitter mengandung kata Michael Jackson.

Memanfaatkan Twitterfeed


twitterfeed
Seiring dengan perkembangannya, Twitter kini tidak saja digunakan sebagai tempat membagikan pengalaman pribadi, tapi juga dapat dimanfatkan sebagai tempat promosi. Promosi disini bisa dalam bentuk informasi produk maupun informasi posting terbaru dari situs yang anda miliki. Contohnya, jika anda memiliki toko online, anda bisa langsung mengabari teman – teman anda begitu ada produk terbaru melalui Twitter. Namun tentunya sedikit merepotkan jika anda harus menulis ulang setiap info terbaru dari situs anda ke dalam Twitter. Nah, anda bisa memanfaatkan layanan Twitterfeed untuk mengatasi masalah ini.
Twitterfeed akan menghubungkan halaman Twitter dengan situs yang anda miliki, sehingga setiap kali ada posting terbaru di situs anda, judul posting akan muncul di halaman Twitter anda. Syaratnya anda sudah memasang RSS Feed di situs yang akan anda hubungkan dengan Twitter dan tentu saja sudah memiliki akun Twitter!! :D
Mari  kita mulai langkah – langkah menggunakan Twitterfeed…

Langkah 1

Buka situs http://www.twitterfeed.com, lalu klik Login To Twitterfeed
twitterfeed1

Langkah 2

Lakukan login dengan OpenID. Klik tombol berlogo Google untuk memilih dengan akun apa anda akan melakukan login (Google, Yahoo,dll), kemudian klik Login :
twitterfeed2

Langkah 3

Setelah login anda berhasil, klik Go To My Twitter Feed.
twitterfeed3

Langkah 4

Masuk di halaman My Feed, klik Create My Feed.
twitterfeed4

Langkah 5

Selanjutnya masukkan username & password Twitter anda, kemudian isi alamat RSS Feed situs anda. Disini anda bisa memilih pengaturan frekuensi update serta apa yang akan anda masukkan dalam akun Twitter, anda bisa memilih judul postingan saja atau juga dengan deskripsinya. Selesai melakukan pengaturan, klik Create.
twitterfeed5

Langkah 6

Akun Twitterfeed anda telah aktif, mulai sekarang apapun berita terbaru dari situs anda akan langsung muncul di halaman twitter anda.
twitterfeed6
Kini teman – teman anda di Twitter dapat mengikuti perkembangan terakhir situs yang anda kelola tanpa harus mengecek situs anda setiap saat,

Mengubah Background di Twitter

Bagi Anda para pengguna Twitter, situs layanan microblogging ini menyediakan fitur untuk mempercantik tampilan akun pengguna yang mudah dan instan. Fitur ini dapat digunakan untuk mengubah gambar background akun Twitter Anda sesuai dengan yang Anda inginkan. Selain itu, Anda juga dapat memodifikasi warna pada teks tulisan, link, sidebar bahkan garis sidebar agar menjadi selaras dengan gambar background yang Anda pilih.
Tertarik untuk membuat halaman Twitter lebih menarik? Mari ikuti langkah-langkah berikut…

Langkah 1

Lakukan login akun Twitter Anda, pada halaman Home klik menu Settings di bagian kanan atas.

Langkah 2

Di halaman Settings,  pilih submenu Design untuk melihat pilihan tema background.
Twitter telah menyediakan berbagai tema yang menarik untuk digunakan sebagai gambar background. Silakan pilih gambar yang disukai dengan meng-klik salah satu tema. Sesaat setelah Anda meng-klik, Twitter akan langsung mengubah background sesuai dengan tema yang dipilih.

Langkah 3

Jika ingin menggunakan gambar sendiri sebagai background , Anda bisa meng-klik Change background image kemudian klik Browse untuk mengunggahnya.

Langkah 4

Jika ingin memodifikasi warna desain di Twitter, klik Change design colors. Disini Anda mengubah warna background, teks, links, sidebar dan garis sidebar. Pilihlah warna yang selaras dengan gambar background Anda.
Misal mengubah warna sidebar di Twitter, klik kotak warna dengan judul sidebar kemudian pilih warna dengan mencoba klik pada perpaduan warna yang Anda sukai. Jika telah selesai, klik Done di kanan bawah.

Langkah 5

Jika semua modifikasi telah selesai dilakukan, jangan lupa klik tombol Save changes untuk menyimpan background yang baru. Kini Twitter Anda akan muncul dengan tampilan baru…

Tweet Rame-Rame dengan Group Tweet

Jika Anda dan teman-teman dalam suatu kelompok tertarik untuk membuat akun Twitter bersama yang bisa di-update oleh semua anggota kelompok, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Group Tweet. Aplikasi Twitter buatan pihak ketiga ini memungkinkan setiap anggota kelompok untuk meng-update status Twitter grup tanpa harus login dengan akun Twitter yang dijadikan grup tersebut.
Untuk mempermudah langkah pengaktifan Group Tweet, sebaiknya Anda buat akun Twitter untuk grup Anda terlebih dahulu…. Selanjutnya baru kita mulai langkah-langkah menggunakan Group Tweet…
Langkah 1
Buka halaman Group Tweet di http://www.grouptweet.com/, kemudian untuk mengaktifkan grup baru klik tulisan Aktivate a New Group.

Langkah 2

Di halaman ini, Anda akan disarankan untuk membuat akun Twitter yang akan Anda jadikan grup jika belum ada dengan mengklik tautan ke situs Twitter. Namun jika akun Twitter untuk grup telah Anda buat sebelumnya, langsung saja klik Authorize Group Tweet Now!

Langkah 3

Selanjutnya Anda akan masuk ke halaman Twitter untuk melakukan login dengan akun Twitter yang akan Anda jadikan grup.

Langkah 4

Dengan melakukan login artinya Anda mengizinkan aplikasi Group Tweet untuk mengakses data akun Twitter yang Anda gunakan tadi. Jika Anda menyetujuinya klik Allow.

Langkah 5

Kini Anda akan kembali ke halaman Group Tweet untuk memverifikasi akun Twitter dengan mengklik Verify this Group. Setelah  verifikasi dilakukan, maka Group Tweet akan mulai mengubah setiap direct message (pesan langsung) yang masuk sebagai status dari akun grup.

Langkah 6

Selanjutnya Anda bisa memulai pengaturan konfigurasi grup. Pada kolom Broadcasting Status pilih opsi Active, sementara di kolom Broadcast Template, tuliskan cara penulisan status grup yang Anda inginkan. Kolom tidak perlu diisi jika Anda setuju dengan bentuk Brodcast Template yang standar: “via @[sender]: [message]” , dimana [sender] adalah nama pengirim pesan & [message] adalah isi pesan. Selesai melakukan konfigurasi, klik Save Changes di bagian bawah.
Sampai disini, proses pengaktifan akun Group Tweet telah selesai. Selanjutnya kita coba mengirim tweet dari akun pribadi ke akun grup di Twitter.

Langkah 7

Lakukanlah login dengan akun pribadi Anda di Twitter, kemudian klik menu Direct Messages yang ada kotak menu sebelah kanan.

Langkah 8

Tulislah pesan langsung yang ditujukan ke akun grup, kemudian klik send. Pastikan akun grup sudah menjadi follower akun pribadi Anda agar Anda bisa melakukan pesan langsung.

Langkah 9

Nah, kini pesan Anda akan langsung muncul di halaman akun grup dengan tampilan sebagai berikut :
Jika Anda bermaksud membuat grup ini tertutup untuk orang lain, jangan lupa untuk mengklik Protect my tweets di pengaturan akun grup. Dengan begitu, isi Twitter di akun grup hanya akan muncul di halaman akun pribadi anggota grup saja. Namun jika Anda ingin banyak orang untuk berkontribusi di akun grup Anda, jangan lupa untuk mem-follow banyak orang agar mereka bisa mengirimkan pesan langsung. Sistem terbuka seperti ini bisa Anda lihat di akun grup seperti: alasanbuatputus, infoll, dan kamupenipu.

Tombol Retweet di Twitter

Satu lagi fitur yang baru-baru ini diberikan Twitter, yaitu fitur Retweet. Retweet merupakan istilah dalam mengulang tweet atau posting seseorang dalam akun Twitter kita. Fungsi Retweet sendiri sudah lama digunakan pada aplikasi-aplikasi Twitter buatan pihak ketiga yang biasa disingkat dengan sebutan RT. Lalu apa bedanya dengan fungsi Retweet keluaran Twitter ini? Mari kita pelajari lebih jauh…
Seperti halnya saat mengeluarkan fitur List, Twitter tidak memberikan fitur Retweet secara bersamaan kepada seluruh penggunanya. Jika fitur Retweet telah tersedia di akun Anda, maka Anda akan menemukan kotak berikut:
Selanjutnya Anda tinggal mengklik tulisan Retweet yang ada di setiap tweet orang yang Anda ikuti (following). Dalam menentukan tweet mana yang ingin Anda Retweet, pilihlah yang menurut Anda penting untuk diketahui teman lainnya.
Berbeda dengan tampilan Retweet dari aplikasi pihak ketiga yang susunannya “@namaanda RT @namatemanda isi tweet”, disini tweet yang Anda Retweet akan muncul di profil & halaman pengikut Anda tetap dengan identitas penulis aslinya dengan dilengkapi simbol Retweet yang berwarna abu-abu. Anda juga bisa melihat berapa banyak orang yang melakukan Retweet terhadap tweet tersebut pada tulisan Retweeted by di bagian bawah isi tweet.
Jika teman yang Anda ikuti melakukan Retweet terhadap tweet yang akunnya tidak Anda ikuti (follow), maka Retweet-nya akan muncul di halaman Anda seperti berikut:
Anda juga bisa mengatur apakah Anda mau menerima Retweet dari teman Anda atau tidak. Caranya, buka halaman profil teman yang Anda ikuti, kemudian klik logo Retweet yang ada disamping tulisan Following. Warna hijau berarti Anda menerima setiap Retweet yang dilakukan teman Anda ini, sementara warna abu-abu berarti Anda tidak ingin memunculkan setiap Retweet dari teman ini di halaman Anda.
Secara tampilan, fitur ini cukup menarik dan rapi dalam menampilkan Retweet dibandingkan fungsi yang sama dari aplikasi pihak ketiga. Namun tidak adanya ruang untuk memberikan komentar tambahan membuat sebagian orang masih lebih nyaman dengan fitur ini menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Update Status Facebook via Twitter

Facebook dan Twitter merupakan dua layanan social media yang digandrungi banyak orang di seluruh dunia. Facebook unggul dengan segala kelengkapan fiturnya, sementara Twitter unggul dengan kesederhanaanya. Lalu, bagaimana jika kita ingin meng-update status di Facebook melalui Twitter?
Tentu akan sedikit merepotkan jika Anda harus menulis setiap status dua kali, satu di Facebook dan satu lagi di Twitter. Untuk menyederhanakannya kita bisa menggunakan aplikasi Twitter yang tersedia di Facebook. Berikut caranya…

Langkah 1

Setelah melakukan login di Facebook, bukalah halaman http://apps.facebook.com/twitter dari browser Anda. Kemudian akan muncul jendela seperti berikut:
Untuk mengakses aplikasi Twitter ini, klik Allow.

Langkah 2

Kemudian isi username dan password Twitter Anda dan klik Log in.

Langkah 3

Aplikasi Twitter telah aktif pada akun Facebook Anda, untuk mengizinkan Twitter meng-update status Facebook Anda klik tombol Allow Twitter to Update Your Facebook Status.
Langkah 4
Twitter akan menanyakan halaman Facebook mana yang hendak Anda sambungkan dengan Twitter. Disini Anda bisa memilih profil Facebook diri Anda sendiri atau Facebook Pages yang Anda miliki. Selanjutnya klik Allow Status Updates.
Langkah 5
Kini kita kembali ke halaman utama aplikasi Twitter di Facebook. Ketik status terbaru Anda dan klik Update.
Status yang baru saja Anda kirim tadi secara otomatis akan muncul di halaman Twitter dan profil Facebook Anda.
Status Twitter:
Status Facebook:
Kini, setiap status Anda di Twitter akan juga muncul di status Facebook Namun jika Anda menulis status Facebook di kolom biasa (tidak menggunakan aplikasi Twitter di Facebook), maka status tersebut tidak akan muncul di Twitter.
Jika Anda tidak ingin menghubungkan keduanya lagi, Anda bisa menghapus aplikasinya dari akun Facebook Anda dengan mengakses menu Setting>Application Settings dari menu utama Facebook.

Google Buzz, Twitter Ala Google


Beberapa waktu yang lalu Google meluncurkan produk terbarunya yang diberi nama Google Buzz. Sekilas fungsi dan tampilannya akan mengingatkan kita pada Twitter, seperti adanya kolom Share What You Thinking juga sistem pertemanannya dengan Follow & Follower.
Aplikasi Google Buzz ini terintegrasi dengan GMail, sehingga bagi Anda yang menggunakan layanan email dari Google akan secara otomatis memperoleh fitur ini. Dengan Google Buzz Anda dapat berbagi foto, video, tautan ataupun hal lainnya yang menurut Anda menarik.

Dari halaman utama GMail, Anda akan menemukan fitur Google Buzz pada menu utama bagian kiri.

Seperti halnya Twitter, Google Buzz menggunakan istilah Follow & Follower dalam sistem pertemanannya. Google Buzz secara otomatis memasukkan nama yang paling sering Anda kirimi email ataupun chatting pada kelompok Follow yaitu sebutan bagi teman yang akan Anda ikuti posting Google Buzz-nya.

Saat pertama kali mengakses Google Buzz, Google akan membawa Anda pada jendela Profile Preview. Anda bisa merubah tampilan profil Anda sekarang atau nanti melalui menu Edit diatas kotak  Share What You Thinking.

Kini kita coba membuat posting pada Google Buzz. Disini Anda bisa memasukkan Link ataupun Photo, selanjutnya Anda juga bisa mengatur jenis privasi posting-an Anda ini. Jika pada Twitter kalimat Anda terbatas pada 140 karakter, maka di Google Buzz jumlah huruf tidak dibatasi.

Kalimat yang Anda tulis akan muncul pada timeline bersama dengan posting dari teman-teman yang Anda ikuti (Follow). Masing-masing posting bisa diberi komentar, diberi tanda suka dan juga dapat dikirimkan melalui email. Sebelum menulis posting lebih jauh, ada baiknya kita ke menu Edit Profile untuk mengatur tampilan serta mengaktifkan alamat URL profil Anda.

Pada halaman Edit Profile, Anda bisa mengatur tampilan nama dan menambahkan data-data lainnya yang ingin Anda tampilkan. Jika ingin mengaktifkan alamat URL profil Anda, beri tanda pada kolom Profile URL. Dan jika Anda tidak tertarik dengan Google Buzz ini, Anda bisa menghapusnya dari kolom Delete Profile.

Jika Anda sudah mengaktifkan alamat URL Profil, maka akan lebih mudah bagi teman Anda untuk menemukan akun dan menjadi Follower Anda. Contohnya adalah yang dimiliki Diatasawam yaitu http://www.google.com/profiles/diatasawam

Ayo jadi Follower-nya Diatasawam untuk mendapatkan informasi artikel terbaru… ^^