Tampilkan postingan dengan label Supranatural. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Supranatural. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Februari 2011

CIPTA BRATA MANUNGGAL

I. Jagat Ginelar (Dunia dan Seisinya)

Bagi pejalan di dunia spiritual, supaya mengetahui manusia di dunia ini harus mengerti sangkan paraning dumadi ( asal usul dan akhir manusia) supaya sempurna hidup sebagai manusia.Manusia dengan pria dan wanita , berbagai macam kebudayaan, suku , ras dsb. hidup di dunia menurut kodratnya untuk memuliakan alam dan seisinya. Segala macam hewan di hutan, aneka tumbuhan dari yang merambat sampai yang berkayu besar2, segala hewan di lautan, hidup menurut kodratnya, mencari makan menurut caranya sendiri sendiri. Segala macam planet dan bintang2, yang mengeluarkan cahaya di waktu malam, manusia hanya turut memiliki untuk kebahagiaan dan kegunaannya. Demikian juga angin dan matahari serta api, juga berguna bagi manusia menurut kegunaanya.

Untukdiketahui bahwa semua yang ada itu karena bercampurnya sari2 "TRIMURTI" yaitu Api, Air dan Angin. Sudah menjadi rahasia Tuhan bercampurnya "Asmara tunggal" turun ke bumi menjadi makhluk kasar serta halus, manusia, hewan di hutan, dan tumbuhan serta segala sesuatu yang ada di bumi ini.

Saripati Trimurti menjadi aneka macam barang, ada delapan macam, yaitu permata, emas, perak, timah, tembaga, besi, garam dan belerang. Bersatunya saripati emas dan tembaga menjadi cahaya gaib yang dinamai "Pulung", bercahaya warna biru kehijau- hijauan , turun kepada manusia yang berbudi mulia, mempunyai watak welas asih.Bersatunya saripati perak dan timah, menjadi cahaya gaib yang dinamai "Wahyu" , bercahaya warna putih kekuningan , turun kepada manusia yang berhati bersih, berwatak tanpa pamrih, berbudi pada sikapnya.
Bersatunya saripati emas, perak dan besi, menjadi cahaya gaib yang dinamai "Daru", bercahaya warna kuning besar seukuran buah kelapa, turun kepada manusia yang berhati bersih, sabar, tawakal, berjuang demi sesama, dan bersikap adil paramaarta. Bersatunya saripati timah, tembaga dan besi, menjadi cahaya gaib yang dinamai "Teluh", bercahaya warna merah keunguan, turun kepada manusia yang asusila, jail, ugal ugalan, tiada tahu akan benar dan salah.
Bersatunya saripati besi, garam dan belerang, menjadi cahaya gaib yang dinamai "Guntur", bercahaya warna ungu gelap, turun kepada manusia yang hanya menuruti hawa nafsu, angkara murka, dan tidak bersyukur.

Bagi para pelaku tekad, ketahuilah bahwa semua itu yang dinamakan kawruh kasunyatan, nyata berujud jagat gede dan cakrawala, yang semua itu wujud dari kebesaran Tuhan sang Pencipta.

Matahari dinamai " Raja Surya Amisesa" yang memberikan dharmanya sebagai pemberi kehidupan kepada segala makhluk di dunia. Begitu pula bulan, bintang2 di langit juga membagi dharmanya bagi makhluk hidup. Bergantinya siang dan malam, matahari dan rembulan sesuai jalannya kodrat, semua bermanfaat bagi kehidupan ini.

Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lain ciptaan Nya, karena sempurnanya campuran dari tiga hal di atas dan ditambah lagi dengan budi luhur yang lebih sempurna, maka manusia wajib mengetahui akan kemanusiaannya dan juga mengerti akan ke sejatian nya, supaya sempurna hidupnya karena tahu sangkan paraning dumadi.

Bahwa segala hal di dunia ini, baik itu jagat cilik maupun jagat gede , segalanya berasal dari daya empat hal, yaitu bumi, api, angin dan air.

Kacaunya bumi karena naiknya panas di dalam bumi, naik karena panasnya panasnya jalanidi (air laut ?) yang berada di dasar bumi tertutup oleh lapisan lapisan bumi berjuta juta tahun lamanya, dan kemudian munculah gunung2 berapi, yang berakibat rusaknya manusia dan alam sekitarnya. Begitu pula dengan api, air, dan angin, semua dapat bermanfaat bagi kehidupan, tetapi juga dapat menjadi malapetaka kalau tidak sesuai dengan kebutuhan. Tidak dipungkiri lagi manusia hidup di kelilingi oleh bumi, api, angin dan air. Begitu pula manusia juga terdiri dari saripati tersebut. Bumi, disebut juga pertiwi, bentuk lahir yang ada pada kita yaitu badan jasmani, berujud kita, hakekatnya dzar kita, menjadi kulit dan daging ini. api, wujud lahir yang ada pada kita dinamai pramana, hidupnya dzatullah, yaitu cahayahidup manusia, beujud otot dan tulang. Jendela/ pintu api ada di telinga kita. air , juga disebut tirtamarta kamandanu, yaitu air yang menghidupi badan kita. Air di badan kita temui dengan adanya Wadi, Madi, Mani, dan Manikem.

Wadi tempatnya di pratapan (?)kita , berujud darah warna merah. Madi, berujud air kita berwarna hijau. Mani, berujud penguasaan kita berwarna putih, ada di kemaluan kita. Manikem berujud cahaya kita berwarna kuning. Air dalam wujud wadag kita yaitu adanya darah dan sungsum, suhud kita, hakekatnya asma kita. Pintu air berada di mata, berpengaruh pada birahi, segala sesuatu yang indah indah.

Angin, manusia juga mempunyai napas, anpas, tannapas,dan nupus. napas sebagai tali hidup, anpas sebagai tempat hidup (roh) tannapas sebagai pendengaran roh. nupus sebagai penglihatan roh, semua menjadi afngal kita. Wujud lahir yang mudah adalah manusia bernafas. Pintu angin ada di hidung, berwatak sumeleh, sabar, rela, cinta damai, senang pada keTuhanan.

Dari Dzat Tuhan manusia memilik Sir , yaitu niyat (krenteg), Budi, yaitu bekerjanya batin pada kita, Cipta lan Rasa. Sir, Budi, Cipta dan Rasa dibawah kekuasaan hidup kita, bekerja menuju sempurnanya hidup kita.

Ingatlah, manusia yang utama harus bisa mengendalikan hawa nafsu 4 perkara :
a) Aluamah, warna hitam, tempatnya di lambung, pintunya di mulut, kalau mati jangan mengikuti yang warna hitam, menjelma menjadi hewan merambat (ular), raganya jadi gandarwo (buta)
b) amarah, warna merah, bertempat di empedu, pintunya di telinga, kalau mati jangan mengikuti cahaya merah, menjelma menjadi, wandanira (?) jadi banaspati.
c) Supiah, warna kuning, bertempat di limpa, pintunya di mata, kalau mati jangan mengikuti cahaya warna kuning, menjelma menjadi hewan terbang, wandanira seperti kemamang (hantu ....).
d) Mutmainah, warna putih, bertempat ditulang, pintunya di hidung, kalau mati jangan mengikuti cahaya putih, menjelma menjadi ikan, wandanira (?) menjadi wedon

Kemudian hati, juga ada 4 macam :
a) hati sanubari, warna hitam, berujud dalam rasa, pintunya di kahurullah, berada di alam sulpil, menjadi sempurnanya pembicaraa.
b) hati maknawi, warna kuning, purbaning rasa, pintunya di kamalulah, berada di alam sulbil, menjadi sempurnanya pendengaran
c) hati sirri, warna hijau, sempurnanya rasa, pintunya di jalalulah, berada di alam topek, menjadi sempurnanya indera penciuman
d) hati pu'at, warna putih, hilangnya rasa, pintunya di jamalulah, berada di alam sabit, menjadi sempurnanya penglihatan.

Supaya mendapat gambaran yang lebih jelas, diterangkan bab turunya wiji (biji/bakal) manusia.
Sejatinya wiji berada pada "bapak", berasal dari Cipta turun ke Pramana, kemudian menimbulkan rahsa si bapak yang menimbulkan rasa asmara (birahi). Wiji yang berada di bapak, dalam hubungan asmara tetes ke dalam kandungan ibu, bila biji ini baik, tentunya akan bisa jadi manusia. Maka Cipta dan Rasa si bapak yang telah sempurna memang diperlukan. Hal ini menjadi dasar watak manusia yang ada di dalam kandungan nanti.
a) Bila saat tetesnya wiji, si bapak mempunyai pikiran yang bersih dab hati yang suci, disitu akan tersirat pancaran pramana berwarna hijau muda yang indah, membuat anak besok berwatak luhur, senang pada pujabrata (samadhi). Ini disebabkan oleh adonan 3 hal di atas lebih banyak mengandung putih
b) idem, mempunyai pikiran marah, nafsu birahi tinggi dan terburu buru, disitu akan tersirat pancaran pramana berwarna merah tua keungu unguan, membuat anak besok bersifat boros, dan selingkuh. Ini disebabkan oleh adonan 3 hal diatas lebih banyak mengandung merah.
c) idem, mempunyai pikiran senang dan lega di hati, disitu akan terlihat pancaran pramana berwarna kuning, membuat anak besok berwatak senang2 (hura hura), melik (ingin memiliki). Ini disebabkan oleh adonan 3 hal di atas lebih banyak mengandung kuning.
d) idem, mempunyai pikiran sedih, disitu akan tersirat pancaran pramana berwarna hitam kotor keunguan, membuat anak besok berwatak asusila .
oleh karena itu pada saat senggama bersama istri bisa memilih waktu yang tepat, pada saat pikiran jernih, hati yang bersih, dan sesuci dahulu. Dan jangan terlalu sering, baiknya seminggu sekali.

Jasad manusia terbagi menjadi 3 tataran :
a) Tataran I , jagad atas atau Guruloka (Betal Makmur), berada di otak, pusat segala rasa. Dalam wayang disebut Sang Hyang Guru, ratunya segala nyawa, dan berkuasa dalam panca indera, berada di kahyangan Jonggring salaka.
b) Tataran II, jagad tengah atau Endraloka (Betal Mocharam), berada di angan-angan, budi, cipta, perasaan hati, dan perasaan yang halus. Yang menjadi penguasa Sang Hyang Indra, di Endrabawana.
c) Tataran III, jagad bawah atau Janaloka(betal Muchadas), berada di panca asmara, yaitu asmara tantra dan asmaragama. Yang menjadi penguasa Sang Hyang Wisnu, di kahyangan Nguntara Segara.
Ketiganya disebut dengan Triloka, dan yang menguasai Sang Hyang Wisesaning Tunggal.

Setelah mengetahui bagian dari jasad tadi, maka wajib juga mengetahui mengenai hidup kita berasal dari Kodratullah.
Menurut Hidayat Jati :
a. Yang dahulu sendiri yaitu Dzat Mutlak Kang Chodim Azali Abadi, yang disebut Wisesa, lalu menarik
b. Chayu, yaitu hidup kita ini, artinya atma, juga disebut kuasa, lalu menarik
c. Sir, artinya Rahsa, disebut Pramana, menarik :
d. Roch, artinya Nyawa, disebut Sukma, menarik
e. Nafsu, artinya Angkara, disebut Hawa atau Mana, menarik f. Akal, artinya Budi, disebut Indera menarik
f. Jasad, artinya Badan, disebut Warana atau "sengkeran"

Kedelapan ini wajib diketahui karena ini keadaan jasad kita sampai berujud insan. Dilambangkan dengan C urigo Manjing Warangka. Curiga itu yang di dalam, dan warangka itu adalah adanya wadag badan kita ini, atau juga disebut jasad (sengkeran). Kemudian sebagai manusia yang hidup wajib berbakti keapda junjungan, di antaranya :

a. Tuhan Yang Maha pencipta
Dalam hati menyembah, pasrah total kepada Todzaling Dzat yang Azali Abadi, supaya dekat dengan Tuhan, dikasihiNya, dengan cara pada saat setelah tengah malam, melipat tangan dan kaki (bersamadhi) menutup lubang sembilan hawa nafsu, melihat ujung hidung, menyatukan pikiran, di batin delangsa atas kodrat kita pribadi pasrah. Hal ini bila dilakukan terus menerus akan menerima manfaatnya berwujud sasmita (bisikan/penglihatan) gaib. Dengan demikian berarti kawulo wruhing Gusti, yang berlanjur Gusti wruhing kawulo, yaitu rasa hidup yang sejati.

b. Kepada penguasa di dunia dan pemerintahan
c. Kepada Ibu dan Bapak, walau sudah meninggal supaya selamat.
d. Kepada Bapak Ibu besan
e. Kepada saudara tua pengganti orang tua
f. Kepada Guru , baik lahir maupun batin.


Belajarlah Ketuhanan , jangan sampai terlena kepada jalan yang menyesatkan yang berakhir dengan kedukaan atau kenistaan, baik lahir maupun batin.
Manusia juga bisa belajar mengenai magic (berkomunikasi dengan alam Roha dan sejenisnya diluar manusia). Arti dari kebatinan yaitu sumber asas dan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mencapai keluhuran Budi untuk kesempurnaan hidup. Karena manusia hidup itu menggunakan daya dari lahir maupun batin, ada kalanya keadaan lahir mempengaruhi batin juga kadang batin mempengaruhi lahir. maka keduanya harus seimbang. Untuk melatih kelahiran , kita harus berwatak : Rela, Menerima, Tekun, Sabar dan Budi yang luhur. Untuk batin harus Eling, Percaya dan melaksanakannya.

Dalam Magic ada aliran hitam dan putih. Magic hitam adalah daya dari cipta tunggal dsb. yang ditujukan untuk tindak yang bertentangan dengan hukum agama. Magic putih adalah daya dari cipta tunggal dsb. yang ditujukan untuk kemaslahatan umat di dunia. Yang termasuk dalam magic :
a. Hypnotisme/magnetisme, spiritisme, Daya kekuatan dari cipta tunggal dengan sarana penyaluran kekuatan maqta dan cipta
b. Astrologi (perbintangan) Perhitungan perbintangan
c. guna guna, ismu ismu, jampi jampi

Karena bangsa kita sebagian besar masih menggunakan kepercayaan dan keyakinan yang di turunkan dari jaman ke jaman, oleh karena itu alam pikirnya sepaham dengan campuran campuran kepercayaan dan kebudayaan, dari animisme, dinamisme, Hinduisme, Budhaisme, Islamisme, Kristen, dan aneka macam keyakinan kebatinan/ kasunyatan. Maka carilah jalan yang menuju kebenaran, kebahagiaan di dunia dengan sesama. Karena baik dan jelek bakal ada hasil yang diperoleh seimbang dengan dharmanya. Walaupun sekarang tidak merasakan dimasa yang akan datang tentu merasakannya, baik secara langsung maupun tidak, sebab hidup ini berdasar atas hukum sebab akibat.

Oleh karena itu tiap hari upayakan untuk interopeksi diri, sebelum tidur atau tengah malam timbanglah kebaikan dan kejahatan dalam sehari. timbanglah dan usahakan untuk selalu menambah kebaikan di tiap harinya. Bilamana kita sudah melaksanakan eneng dan ening, cinta kepada Tuhan, disitu kita sudah mempunyai cipta yang terbuka, lepas perasaan kita, melihat kesejatian kita, melihat perubahan perubahan jasad kita yang samar samar, karena telah sampurnanya perasaan yang sangat tajam. Disitulah kita sudah bijaksana. Oleh karena itu upayakan kebersihan jiwa dan raga, eneng dan ening, awas dan eling, sabar dan nrima.

Kalau sudah begitu, kita akan menjadi waskita, dapat malihat tanda tanda perubahan jasad kita, kalaupun bermimpi yang bermimpi yang nyata akan terlaksana. Juga tanda tanda bilamana manusia akan kembali ke hadirat Tuhan, dengan sarana kewaspadaan bisa mengerti sebelumnya. :
a) Bila mana sudah lelah hidup di dunia, bosan akan kehidupan di dunia, tandanya akan meninggal kurang 3 th. Disini akan sering pusing tanpa sebab, bermimpi berjalan ke utara, dan sering ganti kebiasaan.
b) Bila sering kangen pada leluhur yang sudah meninggal, tandanya kurang 2th untuk meninggal, terasa muneg muneg hatinya (sebal), menuruti segala kesenangannya, bermimpi memperbaiki rumah.
c) Bila seringmelihat roh halus, pertanda maninggal kurang 1 th, gondok terasa bergetar, badan kurus, penglihatan yang semakin samar, tulang ngilu, yaitu meredanya nafsu aluamah, berkurangnya merasakan manis, gurih dsb.
d) Bila sering kasatmata biasa sifat penglihatannya, berarti meninggalnya kurang 9 bulan, sering lupa, darah kadang seperti berhenti, yaitu berkurangnya nafsu amarah, disitulah berkurangnya hawa nafsu kita.
e) Bila sering mendengar hal hal yang belum pernah terdengar sebelumnya, pertanda maninggal kurang 6 bulan lagi. Telinga terasa sesak dan gumrebeg, tidak punya keinginan, yaitu berkurangnya nafsu supiah.
f) Bila sering mencium bau roh halus (lelembut), seperti bau menyan, amis dan baunya orang sakit pertanda kurang 3 bulan kematian menjemput, disini hidung menelangkup, berkurangnya nafas, kadang terburu buru di jalan, berarti berkurangnya nafsu mutmainah, berkurangnya segala keinginan.
g) Bila sudah ganti pandangan, seperti langit seperti merah, air menjadi merah bara, matahari seperti hitam, pertanda kurang 2bl menuju kematian, di mata sudah tidak terlihat bayangan.
h) Bila jari tengah ditempelkan ke telapak tangan dan jari manis tidak bisa di angkat pertanda kurang 40 hari umurnya, terasa keju (?), otot kejang, dan tulang belakang serasa putus.
i) Bilamana tangan ditempelkan ke kening dan melihat deperti terputus atau jarinya seperti berkurang pertanda kurang sebulan lagi ajal menjemput, baiklah kita bersiap hati.
j) Bila kadang melihat warna diri kita, pertanda kurang 1/2 bulan ajal kita, harus eneng dan ening.
k) Bilamana sudah tidak melaksanakan keseharian, contoh tidak makan dan tidak tidur, berarti kurang menghitung hari ajal menjemput, disitulah kita wajib tobat.
l) Bila sudah diluar kebiasaan, kadang mengeluarkan tinja tahun (?), dan keluarnya cacing kalung, pucuk urat terasa dingin, membuat jernihnya mani, berarti kurang 3 hari ajal menjemput.
m) Bila sembilan lubang hawa pada tubuh sudah merasakan angin keluar dari tubuh, kadang mempunyai pikiran kasihan terhadap dirinya sendiri, berarti kurang 2 hari ajal menjemput.
n) Bila engsel engsel kendor, seluruh badan keringetan siang malam, pertanda ajal kurang sehari
o) Bila di pegang kulit terasa keras tidak kering, dingin sekali, tidak ada detak nadi, sudah tidak dapat melihat, suara suara hilang, badan terasa gringgingen (?), dan bau ular, pertanda............ sudah sampai janji.

lalu pertanda bagi orang lain yang akan menjeput ajal:
a. Bila sudah seperti dilulu (?) di kehidupannya, ajalnya kurang 3 th
b. Bila sudah rubah kebiasaan, pertanda kurang 2 th ajalnya
c. Bila kadang dengan tingkah laku baru, pertanda kurang 1 th
d. Bila berkebalikan sifat, tadi sbar menjadi mudah marah dsb. pertanda kurang ½ th
e. Bila wataknya seperti anak kesil pertanda kurang 3 bulan
f. Bila matanya suram, pertandaakan sakit yang mengakibatkan ajal. g. Bila sakit dan mata menjadi doyong tanda sudah dekat ajal.
g. Bila sudah hilang pancaran wajahnya, pucat, kuping jatuh, hidung mingkup, kulit kumal, bau ular, pertanda ......................... sudah sampai janji.

II. Cipta Tunggal (Konsentrasi)

Setelah mengetahui tataran dari perbuatan manusia yang terdiri dari cipta, rasa dan karsa, usahakanlah untuk selalu mempunyai cipta yang baik supaya menumbuhkan karsa atau perbuatan yang baik bagi kita dan sesama. Untuk dapat melaksanakannya harus dilatih sejak dini. Dimulai dengan bertindak sabar dan tawakal, dengan cara olah nafas setiap hari pagi dan sore sebelum jam 5 .Ambilah nafas berlahan lahan dan keluarkan berlahan juga 3 X saja , dalam hati bilang "Aku Saiki Sabar".

Perlu diterangkan di seini bahwa manusia sudah dikatakan sempurna (makarti) menurut kodrat apabila antara keinginan dari dalam (nyawa) dan panca indera sudah saling bertautan. Ingatlah bahwa nyawa dan jasad selalu terpengaruh oleh adanya daya api, angin, bumi dan air.

Dengan minum air putih dingin (bukan yang di lemari es) di pagi hari dan malam hari sebelum tidur dapat menambah umur urat saraf kita. Biasakan juga untuk mandi tiap pagi dan sore hari untuk kesehatan raga.Juga jangan terlalu banyak merokok karena merusak kesehatan kita. Usahakan juga untuk makan secara teratur dengan yang mengandung vitamin, dan jangan lewat takaran (terlalu banyak) dan jangan suka ngemil, karena membikin cepat rusak sel pencernaan. Baiklah menjadi vegetarian atau jangan terlalu banyak makan daging .

Satu lagi yang harus diperhatikan yaitu jangan sampai kita selalu mengumbar hawa nafsu, suka marah dan tidak sabar yang semua itu dapat merusak daya cipta kita dan hanya menghabiskan energi ke Tuhanan kita. Perlu diingat bahwa orang yang menuruti hawa nafsu itu aliran darah akan menjadi cepat, jantung bekerja lebih keras yang semua itu mengurangi daya hidup kita. Lebih lebih mengenai nafsu asmara janganlah terlalu dituruti, hematlah mani kita yang sangat berguna. Dan juga orang yang senang akan olah asmara akan gampang sakit, mengurangi kekuatan badan, tidak bisa berpikir jernih, mengurangi perasaan, akibatnya akan hilang "kemanden"(daya cipta) kita.

Hawa nafsu dapat kita kendalikan dengan cara "narima" (menerima apa adanya), bisanya narima harus "sabar", bisanya sabar harus "eling". Oleh karena itu kita harus melatih agar menjadi orang yang mempunyai daya ingat yang tinggi, jangan sampai menjadi orang yang pikun. Keadaan yang telah dialami tersimpan dalam alam bawah sadar, dan setiap hari terjadi penumpukan penumpukan akan hal hal yang terjadi setiap harinya, ini yang disebut lupa. Untuk memperkuat daya ingat kita latih lah setiap hari, taruhlah barang apa saja di suatu tempat di pagi hari, kemudian ambilah pada sore hari, begitu seteusnya. Bila sudah terlatih , lakukan juga untuk jangka waktu yang agak lama dan semakin lama.

Daya cipta kita bisa dilatih juga dengan cara menyatukan hati dan pikiran (cipta), menghilangkan segala hawa nafsu, dengan pikiran yang bening hati yang bersih. Bila semua sudah menyatu , maka akan banyak sekali manfaatnya, untuk segala sesuatu tentu ada hasil dan wibawanya. Bila rahasia mantra mantra bisa berjalan karena tirakat, puasa dsb. dan yang paling utama adalah manyatunya daya cipta kita.

Latihlah daya cipta kita itu dengan cara , buatlah lingkaran hitam pada kertas, tempelkan pada tembok sejajar dengan mata kita pada waktu duduk. Pandanglah lingkaran itu dengan hati yang bersih dari nafsu lainya, satukan pikiran dan hati kita tertuju pada lingkaran tersebut. Usahakan tiap hari dengan telaten dan tidak dipaksa untuk memandangnya tanpa berkedip selama mungkin.

Sebelum mandi , agar olah raga dulu, dengan berdiri tegak, dada membusung dengan tangan lurus kebawah, kemudian kepala di majukan (manglung) tangan bergerak ke atas kemudian turun lagi pelan pelan selama tiga kali, setelah itu mandi. Setelah mandi pagi, biasakan untuk olah nafas, masuk dan keluarnya nafas diatur pelan pelan. Ini dilakukan juga pada sore hari menjelang mandi sore.

Untuk memperkuat daya cipta kita harus mencegah hawa nafsu asmara (birahi), dan mengurangi keluarnya mani.karena bermanfaat bagi kesehatan otak, menambah daya pramana dan daya wibawa kita.
Otak kita terdiri dari dua di depan untuk mengolah sinyal atau barang yang kasar kasar (?) dan di belakang saatu menyambung ke tulang belakang yang dinamai lodok (otak kecil (?))untuk mengolah sinyal yang halus halus.

Olah nafas diperlukanberguna untuk menghisap sari sari alam dengan cara :
Setiap pagi hari sebelum orang lain bangun, agar sai sari trimurti masih suci belum tercampur dengan sari sari yang lain. Ambilah nafas dalam dalam selama 8 detik, kemudian di tahan selama 8 detik kemudian dilepas pelan pelan selama 8 detik. (8-8-8) selama tiga kali berturut turut.
Begitu setelah beberapa hari dan sudah kuat ditingkatkan hitungannya menjadi 10-10 -10, kemudian menjadi 15-10-15, kemudian 20-10-20, kemudian 26-8-26. Ini semua diperlukan untuk menambah kekuatan daya cipta kita.
Untuk melatih otak kita dengan cara olah cara nafas kita. Tarik nafas lewat lubang hidung kiri kemudian ditahan, dan dibuang lewat lubang hidung sebelah kanan, begitu seterusnya bergantian 7 X selama 7 hari.
Lama hitungan dari awal ambil nafas 4 detik, tahan nafas 8 detik, lepaskan 4 detik setelah 7 hari ambil nafas 10 detik, tahan nafas 7 detik, lepaskan 10 detik
setelah 7 hari ambil nafas 10 detik, tahan nafas 10 detik, lepaskan 10 detik
setelah 1 bulan, ambil nafas 10 detik,tahan nafas 20 detik, lepaskan 20 detik.

Supaya lebih cepat untuk mengetahui hasilnya kalau semua hal yang diuraikan di atas dilaksanakan , tidak terkecuali tentang cipta tunggal (konsentrasi). Supaya lebih jelas :
Menutup panca indera, menutup lubang hawa 9 (nutup babahan hawa sanga), cipta disatukan, jangan mikir yang lain dan jangan dicampuri cipta yang lainnya, selain dari tujuan semula. Biasanya kita akan melihat bayangan kita samar samar, yang persis dengan kita (pelaku).

Untuk lakunya :
1. melupaka segala sesuatu selama 12 detik
2. mengingat ingat kepad Dzat Azali Abadi selama 140 detik
3. mengheningkan cipta selama 3 jam.

Tingkah laku kita harus :
1. Sabar
2. Tenteram
3. Puasa dan mengurangi tidur
4. Jangan terlalu banyak bersendagurau (gojek)
5. Menahan keinginan keinginan lainnya.

larangan lainnya :
1. Jangan semena mena terhadap sesama
2. Jangan suka mengibul
3. Jangan melakoni ma lima (madat, main, madon, minum, maling)
4. Berpikir dan berkelakuan yang suci
5. Jangan suka ingin memiliki
6. Menjaga kebersihan lahir maupun batin
7. Menerima (nerimo) dan tekun
8. Cintailah Dzat Sang Maha Pencipta

Pikiran kita terpengaruh oleh nyawa dan panca indera, jadi keduanya haruslah seimbang, maksudnya barang yang diterima panca indera haruslah dipikir dahulu, jangan hanya tertarik akan keadaan lahiriah saja. Ditimbang lebih dahulu baik dan buruknya di masa yang akan datang. Selanjutnya tentang latihan latihan badan, untuk :

1) Kesehatan Talirasa, caranya : Berdiri tegak, tangan mengepal, kemudian diluruskan ke depan, terus bergerak ke samping, kemudian diturunkan. Lakukan ini 8X berturut turut disertai olah nafas seperti diterangkan di depan.
2) Menguatkan syaraf - syaraf tubuh, caranya : berdiri tagak sambil ambil nafas dalam dalam, dada ditekan dengan jari jemari(tidak jelas) kemudian nafas dikeluarkan lewat hidung secara perlahan
3) Melebarkan iga (ngelar iga) caranya ambil nafas dalam dalam, tengah dada ditekan dengan jempol kedua tangan, kemudian nafas dikeluarkan secara berlahan lahan.
4) Membesarkan dada, caranya : berdiri tegak, tangan diluruskan ke depan, kemudian ditarik ke belakang , diulangi 8X dan dengan pernafasan seperti di depan.
5) Menata jalannya darah, caranya : berdiri tegak, kemudian membungkuk pelan pelan, tangan seperti mengambil barang dari tanah, ulangi terus
6) Mengisi Prana dan membesarkan wibawa (prabawa (?)) caranya berdiri tegak, tangan berpegangan di depan (ngapurancang/ seperti menerima tamu) dengan disertai olah nafas seperti di depan.
7) Menguatkan otak (sudah di bahas di depan)
8) Memperbaiki suara, dengan cara ambil nafas dari hidung pelan pelan kemudian dihentakanm lewat mulut, diulangi 8X

Latihan badan/olah raga memang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh yang pad akhirnya juga memperngaruhi kesehatan jiwa kita. Disini tidak dijelaskan mengenai perolehan daya gaib yang luar biasa, hanya secukupnya saja untuk kebutuhan dan kepentingan bagi sesama. Tetapi kalau memang dilatih dengan sungguh sungguh, pastilah ada manfaatnya yang kita sendiri tidak menyadarinnya, Kalau cipta kita sudah terlatih dengan baik, sewaktu waktu dapat dilepas dengan tujuan ataupun maksud dari pelepasan cipta tersebut.

Harus juga diketahui peraturan peraturan umum yang harus dipatuhi agak kita menjadi orang yang berbudi luhur dan bijaksana serta disegani. yang terutama berbakti kepada junjungan junjungan seperti tersebut diatas.
melakoni :
a) Sabar, tawakal, nerimo, rela, dan tekun
b) Cintailah sesama manusia
c) Sebisa mungkin menghindari tindakan maksiat dan barang yang tidak halal.
d) Jauhi watak iri dengki, mencela, ingin punya dari orang lain (meri), mangaku punya barang orang lain (dahwen), gampang marah, sombong, mengagungkan kebesaran, kekuasaan, kepandaian, jahat, basiwit (?), dan fitnah.
e) Jangan menyrkutukan Allah.

Melakoni tapa Raga 7 macam :
a) Tapaning mata mengurangi tidur, jangan melihat hal hal yang membuat keinginan
b) Tapaning telinga, mencegah marah, jangan mendengarkan hal hal yang jelek
c) Tapaning hidung mencegah minum, jangan senang akan kejelekan orang
d) Tapaning mulut, mengurangi makan, jangan suka menggunjingkan orang lain. e. Tapaning tangan, mencegah maling, jangan suka memukul orang lain
e) Tapaning dakar, mencegah sahwat, jangan laku zina
f) Tapaning kaki, mencegah jalan jangan sampai bertindak nasar.

Melakoni juga tapaning jiwa 7 macam :
a) Tapaning badan, andap asor , zakatnya senang akan tindak kebaikan
b) Tapaning ati menerima(narima), zakatnya tidak mudah menuduh orang jahat
c) Tapaning nafsu rela, zakatnya sabar terhadap percobaan
d) Tapaning nyawa tekun, zakatnya jangan senang menyiksa
e) Tapaning rasa heneng, zakatnya berani susah jiwa raga (nalangsa)
f) Tapaning cahaya utama, zakatnya keheningan pikiran dan perasaan (wening)
g) Tapaning atma awas, .........(tidak jelas)

Selanjutnya menjaga terhadap daya 2 macam
1) Jangan kurang penglihatan, artinya jangan sampai menderita, tidak enak, dsb. kalau ditinggal oleh orang lain, karena bisa mengurangi wibawa kita (kasudiran)
2) Jangan kecil hati, merasa tidak ada gunanya, aji mumpung, tidak punya malu, karena bisa mengurangi harga diri kita, diibaratka pusaka hilang yoninya (isinya) dan juga harus diingat sesiapa yang menyepelekan ajaran guru yang baik dan benar ibarat kata hanyut sebelum masuk ke dalam air.

Selanjutnya dilarang membeda bedakan sesama manusia, sebab semua manusia itu sama saja, saya ya kamu, dalam bahasa sang sekerta Tat Twam Asi. Dan jangan membedakan orang berdasarkan bangsa, baik duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, dan jangan pula saling memojokan terhadap agama ataupun keyakinan keyakinan orang lain. Kita memperlajari kebatinan yang luas, jangan fanatik, menganggap dirinya yang paling benar, sebab ingatlah tiada yang sampurna di dunia ini kecuali Tuhan Yang Maha Esa. hanya rebutan pepesan kosong, baiklah dihindari. Jangan lupa akan semboyan " SEPI ING PAMRIH RAME ING GAWE, MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMAMAYU HAYUNING NAGARA, AMAMAYU HAYUNING BANGSA (SESAMA), AMRIH SAMPURNA LAN TULUS KAHURIPANIRA SATEMAH WIYANA LAN YUWANA"

Untuk sarana permintaan, adat bangsa kita percaya dan mengakui adanya "sedulur papat" yaitu
1) Kakang kawah yang juga disebut kawahiyah, di timur tempatnya. Kenyataannya berupa air ketuban yang keluar terlebih dahulu dari kandungan ketika kita akan dilahirkan, berwarna putih.
2) Adi ari ari yang juga disebut hariyah, barat tempatnya, berupa ari ari yang keluar setelah kita lahir , berwarna kuning.
3) Tali pusar yang telah diiris waktu kita lahir , setelah lima - 10 hari putus sendiri, juga disebut Suriyah, utara tempatnya warnanya hitam.
4) Darah yang juga keluar dari kandungan ibu juga disebut Tibbiyah, selatan tempatnya, merah warnanya.

Itulah yang disebut sedulur papat yang keluar bersama dari kandungan( margaina = jalan rahasia) , Dan yang disebut lima pancer yaitu kita sendiri, karena kita ada maka saudara 4 tadi juga ada. Jadi dikatakan sedulur papat lima pancer yang lahir di hari yang sama yang keluar dari kandungan, juga disebut keblat papat lima di tengah, di bahasa arab di namai malaikat, Jabarail(jibril(?)), Israil, Ijrail, dan Mikail.

Namun ada juga saudara yang tidak keluar dari jalan SAMAR (margaina) yaitu disebut MAR dan MARTI , Mar yaitu pada saat ibu akan melahirkan ada perasaan yang timbul, yaitu perasaan kuwatir(uwas/samar-jw) pada asaat itulah dikatakan perang sabil bagi si Ibu. Lalu arti dari MARTI sendiri yaitu perasaan si ibu yang telah tenteram/damai , telah usai menunaikan perang sabil, jabang bayi telah lahir dengan selamta tanpa adanya gangguan.

Dua saudara ini juga yang dinamakan saudara "KANG ADOH TANPA WANGENAN CEDAK TANPA SENGGOLAN". Menurut mistic saudara Mar - Mati tersebut berwarna putih dan kuning, yang bisa menjaga si bayi siang dan malam. Selain saudara empat yang keluar dari margaina tersebut di depan tadi, Mar-Mati bisa dimintai tolong tetapi harus dengan melewati tapabrata dahulu, dimintai tolong untuk menjaga dan keperluan lainya.

Karena segala ilmu itu terlaksana karena adanya laku, maka bila kita selalu melaksanakannya pasti akan ketemu. Karena tiada ilmu yang tidak memakai laku dan mnjalani apa yang menjadi perintahnya dan menjauhi larangannya. Agar gampang kita untuk melatih diri, disini diterangkan secara ringkas mengenai laku dsb. yang perlu dilakukan salamanya untuk melatih badan kita, yaitu :
1) Selalu sabar , tawakal, tekun, dan nrimo
2) Menjaga kebersihan lahir dan batin, badan dan pikiran (mandi pagi yang bersih jam 4-5 dan sore jam 4-5)
3) Olah raga dahulu sebelum mandi
4) Lalu menghisap sari sari alam dengan olah nafas
5) Olah nafas bisa dilakukan dimana saja yang lapang lebih baik.
6) Memakai pakaian yang bersih, lebih baik lagi yang harum agar semerbak wangi.
7) Olah cipta yang teratur, pagi-sore/malam.
8) Siang digunakan untuk bekerja (mamatuhi dharmanya)
9) Sore hari belajar untuk tambahan pengetahuan
10) Makan yang teratur baik pagi, siang / malam, terutama protein nabati dan kurangi konsumsi protein hewani, dan jangan terlalu banyak camilan yang tanpa batas.
11) Jangan kebanyakan merokok.
12) Minum air putih dingin pagi, siang, malam
13) Tidur selama 6 atau 8 jam sehari semalam.
14) Jangan terlalu banyak minum kopi.
15) Jangan memainkan perasaan dan pikiran, memikirlah yang berguna dan terarah agar diperoleh hasil yang nyata.
16) jangan terlalu banyak bicara yang bukan bukan dan jangan bicara kotor, berbicaralah yang perlu saja yang benar dan bisa dipercaya.

Kalau mau tidur hendaklah instropeksi diri sambil berdoa dalam batin, kalau memakai bahasa dapat memakai sbb:
"Ingsun tojalining Dzat Kang Maha Suci, Kang murba amasesa, Kang kuwasa Angandika Kun Fayakun mandi sakucapingsun, dadi saksiptaningsun, katurutan sakarsaningsun, kasembadan saksedyaningsun karana saka Kodratingsun. Ingsun Dzating manungsa sejati, saiki eling besuk ya eling. Saningmaya araning Muhamad , Sirkumaya araningsun, Sir Dzat dadi sak sirku, yaiku sejatining manungsa, urip tan kena ing pati,langgeng tan keno owah gingsir ing kahanan jati, ing donya tumeka jagad langgeng. Ingsun mertobat lan nalangsa marang Dzat ingsun dewe, regede badaningsun, gorohe atiningsun, laline uripingsun, salahe panggaweningsun, ing salawas lawase dosaningsun kabeh sampurna saka kodratingsun."

Sejatinya ilmu itu harus memakai Laku memulainya dengan chas, artinya chas memberi kekuatan, selain ajaran ajaran yang diatas tadi seyogyanya juga melakukan :

a) Sembah raga yaitu tapaning badan jasad kita, kita harus mengerti juga bahwa raga hanya pasrah, hanyaikut perintah dari batin kita, hawa nafsu kita, yang akhirnya punya keinginan yang enak enak saja, merasa nikmat yang tanpa ukuran, dsb. Raga itu kalau dibebaskan menuruti hawa nafsu saja yang akhirnya akkan merusak jasad kita sendiri, Oleh karena itu mulai sekarang dilatih , supaya menurut apa perintah cipta kita, seperti : banguntidur terus mandi, jangan nanti nanti, lalu mengurangi makan dan tidur seperlunya saja, artinya : makanlah setelah terasa lapar dan minum bila hanya merasa haus, tidur kalau merasa sudah sangat ngantuk, sebaiknya juga mengurangi "olah asmara" (birahi) yang tidak ukuran, bekerjalah yyang utama untuk keperluan di masyarakat, dan lain sebagainya yang baik baik, belajarlah akan pengertian pengertian yang utama.

b) Sembahing cipta, kalau di Islam dinamai Tarekat, sembahnya hati yang luhur, yang disembah adalah olah nalar mengerti akan "kasunyatan", kawula tahu kepada Gusti. Yang kedua berkuasa atas hati yang kotor supaya mengerti akan peraturan peraturan yang benar, mengendalikan hawa nafsu. Kalau sudah begitu nanti mendapatkan imbalan berupa mengerti secara pasti terhadap pengertian akan ke Tuhanan, dan semakin jelas terang dan gelap beraneka macam pengertian sampai jelas mengenai hakekat ajaran / pengertian "yang halus halus". Oleh sebab itulah maka kita dapat melaksanakan , mengerti apa yang diperintahkan oleh Tuhan yang terasa di dasarnya rasa (rosing rasa). Tujuan dari sembah cipta itu mengendalikan 2 macam, yaitu angkara( yang menimbulkan watak adigang, adigung, adiguna, kumingsun dsb.) dan watak keinginan mengusai akan kepunyaan orang lain (kemelikan-jw) Cipta yang bersih yaitu kalau sudah bisa mengendalikan angkara murka, Tandanya bila cipta sudah "manembah", yaitu waspada terhadap bisikan jiwa. Jadi sembah itu intinya melatih cara kerja cipta, dengan cara :
• Tata Yaitu waktunya yang selalu sama, yang baik di tengah malam, pagi dan sore di tempat yang suci dan sepi.
• Titi Yaitu ada yang dirasakan sebagai konsentrasi
• Ngati ati Menata diri agar dalam mencapai yang dirasakan tidak dipaksakan
• Tetap Artinya melakukan latihan waktunya tetap dan tewrus menerus.
• Telaten
• Atul Maksudnya dibiasakan agar mendarah daging menjadi kebiasaan dan watak yang akhirnya merasa, tidak sulit untuk melakukannya.Kalau sudah begitu, artinya sudah manegetahui sejatinya penglihatan (sejatine tingal) yaitu Pramana, bisa dikatakan sampai kepada jalan sejati, yaitu penglihatan pramana (tingal pramana) Kalau sudah merasa sepi dari apapun seperti tidak ingat apapun, itu pertanda sudah sampai batas, yaitu batas antara tipuan dan kenyataan (kacidran lan kasunyatan - jw), jadi sudah ganti jaman, dari jaman tipuan menjadi jaman kenyataan rasa badan ketiga (saka penggorohan maring kasunyatan Rasaning badan tetelu), wadag astral dan mental tadi seketika tidak bekerja. Disitulah lupa, tetapi masih dikuati oleh kesadaran jiwa (elinging jiwa), dan waktu itu menjadi eneng, ening, dan eling. Artinya eneng : diamnya raga, Ening : heningnya cipta, Eling : ingatnya budi rasa yang sejati. Siapa yang tetap menuruti peraturan kasunyatan, disitu bisa menerima "wohel"(?) karena adilnya Tuhan. Pencari dan yang tidak melanggar dari Tuhan (Pengadilan Kodrat).

c) Sembah Jiwa kepada Tuhan, di Islam dinamai : Hakekat. Kalau sudah bisa melaksanakan sembah cipta baru bisa melaksanakan sembah jiwa. Artinya: rasakan dengan menggunakan rasa "kasukman"(?) yang bisa ditemui dalam eneng, ening dan eling tadi.Tandanya adalah semua sembah, panembah batin yang tulus tidak tercampuri oleh rasa lahir sama sekali. Kalau sudah bisa melihat cahaya yang terang tanpa bisa dibayangkan tetapi tidak silau, pertanda telah sampai kepada kekuasaan "kasunyatan"(kesejatian), yang juga disebut Nur Mohamad, yaitu tiada lain cahaya pramana sendiri, karena dinamai pramana karena cahayanya yang saling bertautan dengan rasa sejati dan budi, disitu rasa jati dan budi akan berkuasa(jumeneng), sudah sampai kepada kebijaksanaan. Artinya kebijaksanaan merasa smapai mengerti yang melakukan semadi tadi, saling berkaitan tak terpisahkan dengan cahaya yang terang benderang yang tidak bisa dibayangkan.

d) Sembah Rasa, di Islam dinamai Makrifat Sembah rasa itu bukan rasanya lidah yang merasakan aneka makanan, juga bukannya rasa badan yang panas dingin dan sebagainya . Rasa Sejati, rasa manusia yang paling halus, tempat semua rasa dan perasaan dan bisa merasakan perlunya menjadi manusia (perluning dumadi). Jelasnya :
1. Rasakanlah sampai tahu sendiri arti pentingnya dititahkan menjadi manusia
2. Rasakanlah sampai tahu sendiri kenyataannya semua yang di dunia ini. Sebagai tanda kalau sudah mencapai kasunyatan, kalau sudah hilang "semang- semangnya"(?) Olah semadi artinya mengetahui sangkan paraning dumadi (asal usul dan tujuan hidup di dunia). Rasa hidup adalah rasa Tuhan, rasa Ada, iya pribadi, bersatu tanpa batas dengan rasa semua ciptaan Nya. ( Gusti amor ing Kawulo, ibarat manisnya madu dengan madunya).

Orang yang berilmu itu tidak memandang tuwa atau muda, yang muda yang berilmu bila sudah paham tata, titi, tatas, tetapi ada pula orang tua yang sepa, sepi lir sepah samun, oleh karena itu carilah jangan ragu, carilah kesejatian sampai ketemu.

III. Tri Dharma

Di depan sudah dijelaskan mengenai jagad ginelar dan cipta tunggal yang semoga menjadikan kita tidak ada keraguan lagi dan menghilangkan segala pertanyaan, untuk menjadi manusia yang berbudi luhur, semakin mantap di jalan yang utama, menetapi / menjalankan dharma kita. Di bab akhir ibi menjelaskan akan Tri Dharma yang artinya tiga macam dharma. Arti dharma itu sendiri adalah persembahan yang keluar dari lubuk hati yang paling dalam, untuk keperluan masyarakat banyak tanpa mengharapkan imbalan.

Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan contoh dalam cerita pewayangan, yang didalamnya terkandung ajaran dan sindiran kebatinan serta banyak mengandung tuntunan hidup. Terlebih dahulu kita pelajari sedikit mengenai sejarah pewayangan: Kira kira tahun 950 Saka, abad 11 mulai ada pertunjukan wayang, tersebut di buku Arjuna wiwaha. Jadi kira kira jaman Prabu Makuthawarsawasdhana. Kemudian jaman Prabu Dharmawangsa tertulis di buku Adiparwa dalam bahasa sangsekerta, juga dalambuku Wirathaparwa dan Utara-kanda.

Selanjutnya keturunan Prabu Dharmawangsa tadi menghormati para leluhurnya dengan cara gambar leluhur yang ditempelkan di dinding. Di jaman ini cerita-cerita jawa asli mulai terdesak oleh pengaruh dan kebudayaan Hindu, diantaranya Mahabarata, yang selanjutnya cerita cerita wayang banyak mengambil dari buku Mahabarata. Dijaman dahulu orang yang membawakan cerita ini dinamaka Widhu (dalang), yang selanjutnya para widhu membuat wayang beber. Lama kelamaan para Widhu berpikir untuk membuat wayang satu satu agar lebih praktis. Pada jaman Sinuwun PB IV, bentuk wayang kemudian disempurnakan. Mengenai asal wayang Purwa, yaitu jaman Prabu Joyoboyo di Mamenang, kira kira tahun sangkala 861, yang membuat gambar2 para leluhur menyerupai dewa2 yang digambar pada daun rontal.

Dan jaman Prabu Suryamisesa di Jenggala adanya pertunjukan wayang Purwa yang diiringi dengan gamelan Selndro tahun 1283. R.Susuruh Raja di Majapahit gambar tadi diganti pada kertas, dan jadilah wayang beber. Tahun 1301 disempurnakan lagi oleh Sungging Prabangkara. Tahun 1437 R.Patah Sultan Demak dan para wali memulai membuat wayang purwa dari kulit, dan selanjutnya disempurnakan pada jaman wali wali tersebut., dan K.S. Kalijogo di Kadilangu memulai adanya wayang purwa yang ditancapkan pada batang pisang dan memakai kelir dan blencong (lampu).

Dharma yang perlu dan wajib kita laksanakan adalah dharma Pandita, Dharma Ratu dan Dharma Satria. Disini perlu diterangkan mengenai dharma tiga hal tersebut karena walau sesakti apapun dan apapun kelebihan kita, kita tetaplah makhluk sosial yang hidup ditengah masyarakat yang terikat oleh peraturan peraturan dan tata tertib yang bertujuan untuk hidup yang aman dan damai, Manusia yang tidak menyadari akan peraturan2 di dunia ini berartimengelak dari kenyataan dan menyalahi kodratnya sebagai manusia sebagai mahkluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri lepas dari orang lain. Beraneka macam kejadian yang terjadi pada manusia di dunia ini , coba kita pikir, kita yang saat ini membaca tulisan ini, detik ini juga ada kelahiran dan kematian silih berganti, yang satu senang senang yang satu tertimpa musibah, yang satu naik pangkat, istri cantik, satunya kelhilangan pekerjaan, dihukum, cerai, kehilangan ortu, kehilangan anak, mendapat anak kembar dsb. tanpa bisa disebut satu persatu.

Maka jadilah orang yang disegani dan yang berbudi luhur, cerdas dan pandai, sempurna dalam segala hal, bekerja keras, susila dan taat pada pemerintahan, menyembah kepada Tuhan dan berbakti kepada orang tua kita, rukun kepada sesama kita, itulah seharusnya manusia sebagai makhluk sosial. Dunia yang penuh kegelapan dan gangguan membutuhkandharma manusia yang luhur, bekerja keras, berani akan segala hal berdasar kepada sucinya hati dan pikiran.

Dilihat dari rasa peri kemanusiaan subyektif, menghukum manusia itu semestinya kasihan, tetapi bila dailihat secara obyektif, demi keperluan masyarakat banyak, ada baiknya juga,memang harus demikian jalannya keadilan dan kepastian hukum itu. Kalau dilihat dari sudut kebatinan, yang menghukum orang tadi yang diri pribadi orang yang melakukan itu., jadi orang tadi menerima buah dari pekerjaannya, akibatnya dihukum.Tuhan YME tidak menghukum orang tadi tetapi manusia itu sendiri yang menyiksa dirinya sendiri. Menurut Bagawad Gita, ketika Arjuna menyerah di peperangan karena bermusuhan dengan saudara sendiri, kemudian Kresna memberitahu bahwa sebenarnya Arjuna hanya melakukan apa perintah Kresna (Ingsun), jadi pekerjaan itu pekerjaan Tuhan. Jadi memang menjadi orang hidup itu rumit, semua hal harus siap dan hati hati, awas dan waspada, supaya selamat. Dan manusia yang utama adalah orang yang sudah mengerti akan kewajiban hidup di masyarakat, berani membela kesucian dan keadilan, berani karena benar dan takut karena salah.

Menurut hukum Trilogi (cipta, rasa dan karsa) manusia hidup tidak cukup hanya duduk mengolah cipta, menutup lubang hawa 9 (babahan hawa 9), memandang pucuk hidung saja, tetapi juga bekerja memenuhi dharma mausia hidup ditengah masyarakat. Ingatlah ajaran yang mengatakan : Tuhan tidak akan merubah keadaan di dunia ini kecuali manusia sendiri yang merubahnya untuk menuju kesempurnaan. Maka adanya trilogi tersebut perlu sekali diketahui, supaya manusia mengetahui garis hidupnya. Kalau sudah begitu artinya sudah seimbang antara kebutuhan lahir dan batin, rohani dan jasmani, roh dan jasad ini. Jangan hanya memikirkan tentang akherat saja tetapi ingatlah pada hari ini dihadapkan pada kenyataan kenyataan, berdiri di atas bumi kenyataan, dunia fana yang penuh dengan godaan, dan cobaan. Keselamatan dunia bisa menjadi kenyataan bila semua manusia pribadi, insani insani, makhluk makhluk berjiwa di dunia ini satu semboyan : Sepi ing pamrih rame ing gawe, memayu hayuning bawana. bangsa/sesama. memang sulit untuk diwujudkan tetapi setidaknya,kalau lebih banyak cipta yang baik dan luhur dibangkan dengan cipta yang jelek, sepertinya lebih baik.Oleh karena itu sangatlah perlu dharma dan bakti kita, untuk keselamatan dunia, paling tidak keselamatan bangsa, paling tidak lagi keselamatan sesama, paling tidak sekali bagi keselamatan satu desa, sekeluraga ataupun teman.


Dharma seorang pandita utama, yaitu dharma yang pertama : PUNYAILAH CIPTA YANG UTAMA DAN BERBUDI LUHUR, bagi sesama kita, menuntun bangsa kita supaya mendapat jalan yang terang dan beroleh hati yang wening, memperoleh kawruh lahir batin yang seimbang, rila legawa, sabar dan tawakal, tekun dan menerima, menjauhkan dari watak sombong karena mempunyai kepandaian (adiguna)

Dharma seorang ratu binatoro, yaitu MEMPUNYAI KETEGUHAN HATI DAN ADIL PARAMA ARTA, berbelas kasih terhadap sesama , berbudi dalam tingkah laku, menjadi pribadi yang bijaksana, tahu akan harga diri, bisa menguatkan kawula dan bawahannya, jangan sombong karena sudah menjadi orang besar lupa pada rakyat kecil, dan menjauhi watak sombong akan pangkat (adigang).

Dharma seorang satria, yaitu bekerjalah memenuhi dharma hidup di tengah masyarat, menggunakan pengertian dan kepandaian, sempurna dalam segala hal (pekerjaan), teguh dan tekun dalam bekerja, berani membela kebenaran, kesucian dan keadilan, cipta rasa dan karsa kita bekerja menurut iramanya, yang sulit di mudahkan yang gelap diterangkan, yang ruwet supaya tentram, yang tinggi diratakan, yang rendah/asor dijunjung, yang menyerah disemangati, yang kesed/bodoh supaya mengerti akan kewajibannya dan menjauhkan dari watak adigang.

Rabu, 29 Desember 2010

Tenaga Dalam SEcara Hikmah

I. Pendahuluan

Masalah tenaga dalam hikmah dipaparkan dibawah ini ialah penekanan pada kemampuan spesifik masing -masing akan didapat sebagai anugerah atas kapasitasnya sendiri..

namun sebagai target standarnya ialah sama halnya seperti pada penerapan latihan2 TD yg beraliran ilmu hikmah , ialah kemampuan untuk jaga diri dari perbuatan negatif external internal.

masalah kemampuan-kemampuan yg lain aku sebut sebagai anugerah yg tdk sama hasilnya pada setiap org yg mengikuti sistem ini.
ilmu hikmah ini sejarahnya jika dari khazanah Ilmu Hikmah timur tengah (khusus beladiri) ialah disampaikan awalnya oleh Syekh Ahmad Addrobi As Syafi`i


program pelatihan dari saya ini akan memakan waktu latihan,
minimal selama 7 hari berturut-turut, maximal 40 hari.. dan dalam satu hari itu dibagi dua saat latihan, yaitu pagi dan sore. setiap kali melatih dengan perkiraan waktu kurang lebih satu jam dan latihan ini anda lakukan di tempat kediaman anda sendiri..

I.a.Pernapasan Hikmah
dasar dari pernafasan segitiga pernafasan zikrullah secara Meditasi duduk gunanya sebagai pembangkit tenaga dalam sistem ilmu hikmah caranya:
1. Tarik nafas, dlm hati sambil baca HU ( tarik nafas dlm 5 hitungan )
2. Tahan nafas, dlm hati baca ALLAH-ALLAH.. ( tahan dlm 5 hitungan) atau Ya Allah Ya Hayyu Ya Qoyyum Ya Azhim Ya Robbal `Alamin 5x
3. Keluar nafas, dlm hati baca ALLOOH (dalam 5 hitungan)


jika melakukan cara ini dengan pernafasan segitiga maka tarik-tahan-keluar nafas harus sama hitungannya misal tarik nafas dalam hitungan 7 maka tahan jg dlm hitungan 7 dan keluar nafas juga dalam hitungan 7 sertiap tingkatan hitungan nafas, harus dilakukan selama 7 hari, barulah boleh naik 7 hari kedepannya dengan hitungan yang baru
pada saat menahan nafas, diafragma perut harus dikencangkan sekuat mungkin, dan konsentrasi penekanan harus berada di titik yang terletak diatas pusar (ini untuk menghindari turunbero) .

II. Pelatihan

latihan ini bisa diikuti bagi siapa saja, muslim dan non muslim, dipersilahkan..

1. Bagi yang muslim, dipersilahkan dalam latihan menggunakan zikir asmak yg ada pd gambar saat menahan nafas berzikir sebanyak 5 atau 13x. bagi non muslim ataupun yg muslim (tp ga mau pake zikir) dipersilahkan untuk melakukan meditasi duduk pernafasan hanya dengan pernafasan seperti ini:
tarik nafas perlahan = selama 5 atau 13 hitungan
tahan nafas, kencangkan perut = selama 5 atau 13 hitungan
keluar nafas perlahan = selama 5 atau 13 hitungan
semuanya lakukan pernafasan pada meditasi duduk sebanyak 9 putaran (9x perulangan)
2. setelah itu lanjutkan dengan melakukan jurus Pancer lakukan sebanyak 100x.
3. setelah itu tutup latihan, dengan kembali melakukan pernafasan pada meditasi duduk seperti pada point 1 sebanyak 9 putaran

RAMBU DALAM MEMAHAMI S45P

sebagaimana kita tahu, bahwa mengasalkan kembali segala sesuatu adalah salah satu jalan keselamatan, layaknya jika ada penyakit, maka kita akan bisa menganalisis akar permasalahan untuk menemukan obatnya..

sekarang.. kembalikan kesadaran kita kepada
" Inna lillahi wa inna ilaihi ro-ji-un"
"Asal dari Allah kembali kepada Allah"

sering2lah kita masuk kepada kesadaran itu tatkala sedang berjuang dan menimba ilmu melewati jalan yg "berliku" dan "di pinggir jurang" sekali lagi supaya kita "selamat" dan mulaikanlah atas segala apa2 yg kita perbuat dengan "Bismillah" akhirilah dengan "Alhamdulillah" dan jika perasaan ta`jub datang ucapkanlah "Subhanallah" dan jika perasaan lemah dan takut dan salah, datang... "Astagfirullah" dan jika berbahagia ucapkanlah "Allahu Akbar"


sesungguhnya "cukup" hanya dengan "Bismillahirrahmanirrahiim" semua sudah "kita ajak" apakah itu sadulur papat, malaikat, jin, dll cukup hanya "basmalah" semua itu menjadi rela..


"Innahu min Sulaimana wa innahu Bismillaahirrahmaanirrahiimi"
{kalam Allah kepada Sulaiman AS}
"Sesungguhnya ini dari Sulaiman
dan dengannya "Bismillaahirrahmaanirrahiimi".." "Alaa ta`lu `alayya wa atuunii muslimiin"




kesimpulan Bismillahirrahmanirrahiimi ada pada harful "Ba`" sadulur papat pancernya berpusat pada "Pusat"/Puser menjadilah harful "Nun" jika "titik pusat" ada diatas menjadilah harful "Ba`" jika "titik pusat" ada dibawah Nun.. Wal Qalami wama yasthuruun (Demi "Nun" dan demi Kalam dan apa2 yang "tertulis")

Ba`.. Bi Asma Illahi.. Bismillahi..
Titik ( Noktah ) adalah Sir didalam Sir ada Rasa Rasa sa`jeroning Rasa didalam Rahasia ada... kesimpulan harful Ba` ada pada noktah (titik) dan dijadikan manusia dari titik (min nutfatin kholaqohu faqod daroh) Wallahu a`lam bish shawab
coba artikan naga sebagai "kundalini" yang terletak di "ajbudz dzanab" (tulang ekor) = muladhara chkra "yg pada masanya nanti, dari situlah manusia akan dibangkitkan kembali" (menurut riwayat Al Hadits tentang Ajbudz dzanab)


coba artikan Semar sebagai Samar sebagai "SIR" ( Ya Hu Sirrullah ) coba ingat kembali mengapa "Buroq" sebagai kendaraan Rasulullah di Cirebon digambarkan sebagai "berkepala wanita" (ada lagi yg menggambarkan nafsul muthmainnah sebagai burung yang menjelma menjadi simbol burung Abdul Jabbar, yg oleh Bung Karno dengan seizin K.H.`Amilin kemudian dibentuk menjadi simbol burung Garuda) yang menurut Imam Abbas bin Ali Albuni (Syamsul Ma`arif Al Kubro) nama `Abdul Jabbar adalah nama yg diberikan kepada tiga mahluknya : Jibril , Musa AS, Rasulullah SAW) dan coba renungkan ada pendapat yg mengatakan bahwa "ROH IDHOFI" laki2 adalah "sifat berupa wanita" dan ROH IDHOFI wanita adalah "sifat berupa laki2"


BEBERAPA PEMAHAMAN YANG BERKAITAN


Suzaku Musha Dalam Bismillah, inti dari Maha pengasih dan Maha Penyayang itu apa hubungannya dengan Sedulur Papat Lima Pancer ini dan Nukat Gaib??
KI SAWUNG sperti yang @Vibel pernah nyatakanSebelum ada segala sesuatu, yg ada pertama kali adalah ALLAH, berada didalam Nukat Ghaib, berjuluk KUN yaitu DZAT SEJATI. Nukat artinya ialah Biji (Titik), sedangkan GHOIB artinya SAMAR; jadi Nukat Ghoib artinya adalah “titik yang samar”
NUR MUHAMMAD ialah cahaya yg terang benderang, tanpa bayangan dan dinamakan Sifat Sejati. KUN dilanjutkan dengan FAYAKUN. KUN artinya Kalam Allah, perkataan tunggal untuk selamanya dan disebut ASMA` SEJATI. FAYAKUN artinya menjadi terhampar selamanya, dan disebut AF`AL (perbuatan) SEJATI.

Semuanya itu menjadi asal muasal kehidupan dan disebut ANASIR SEJATI. Jadi Allah itu memiliki atau menjadikan dari anasir yang empat seperti tsb diatas yaitu ; DZAT , SIFAT , ASMA` , AF`AL . Itu semua menjadi asal kejadian ROH, yaitu asal muasal Kehidupan.

Nukat ghoib setelah terkena Kalam Allah lalu bergetar. Getaran Nukat Ghoib kemudian memunculkan Roh Idhofi yaitu cahaya jernih yg memancar berkilauan yg juga disebut Roh Sejati, wewayangan dari Dzat Sejati.

Roh Idhofi kemudian bergetar dan memunculkan cahaya warna warni yaitu Hijau , Kuning , Putih, Merah, dan Hitam. Cahaya lima warna tersebut masih bergetar. Getarannya menjadi sarana bagi

Jasad Kasar Halus yang menjadi wadah bagi Roh Kita sehingga bisa bergerak serta bersuara , suara batin dan suara lisan.
apakah telah dapat ditangkap makna tersirat dari kalimat diatas yg dengannya dapatlah disimpulkan

Ajaran S45P Mpu Wesi Geni

bermula dari mengamalkan dan menghayati 4 ayat terakhir Surah Al Kahfi kemudian menemukan pencerahan Kursani pada Surah Al Hadid dan penyelarasannya pada Surah Al Waqiah, Al Hadid + Al Waqiah = Wesi Geni = Emas = Aurum..


Kaf <==========>ha
Ha <==========>Mim
Ya <==========>`Ain
`Ain <==========> Sin
Shod <==========> Qof
Kama in anzalnahu minas sama-i fahtalato bihi nabatul ardhu fa asbaha hasyiman tadzruur riyah

Huwallohul ladzi la ilaha illa huwa `alimul ghoibi was syahadati huwar rohmanur rohiM

Yaumal azifata idzil quluba ladal khanajiri kazimina maliz zolimina min hamimi wala syafi iy yutho`a

`Alimat nafsun ma akhdorot fala uqsimul jawari
bil khunnasil kunnas wal laili idza `as `asa was sub hi idza tanaffaS

Shod wal qur-ani dzi dzikri billadzina kafaru fi `izzati wa syiqoQ
1. Al Kahfi
2. Al Hashr
3. As Syuura
4. At Takwir
5. Shaad

asmat Laku merukunkan S45P. 2 laku utama yang wajib...
1. Jangan meludah
2. Jangan tolak pinggang

Jangan meludah:
Badanmu dari tanah..semua yang bisa dipegang ya dari tanah..tanah ya orang tuamu..orang tua kok diludahi..

Jangan tolak pinggang:
Alam itu kan sejatinya kosong... yang jangan bikin yang kosong sendiri.

Sedulur Papat Lima Pancer : Aplikasi dan Implikasi

1. Penjabaran dari Pemahaman Kalimah Saudara Lahir Batin :

“Sang Ratu kepyok (kakang kawah) sang ratu herang putih (adi ari2)”
“Kadulur bathin ka anak bathin” , saudara bathin kita yg berupa anak bathin “Kanu opat lima pancer”, yang berjumlah empat dan kita sebagai pancernya

“Ya Allah aku mohon diantar kadulur bathinku kaanak bathinku Yang hidup dalam satu hari satu malam”
Bermakna permohonan kepada The Supreme Ultimate (yaitu Sang Maha Pencipta) Agar supaya kita diantar atau dipersatukan kembali kepada saudara empat Yg hidup bersama kita 24 jam setiap harinya.

“Wahai dulur bathinku anak bathinku bantulah aku”…
Bermakna perintah dan penyadaran /pengajakan untuk kebersamaan Mengatasi seluruh permasalahan hidup kita sebagai manusia.

“Berkat La ilaha illAllah Muhammadur Rasulullah”
Dengan berkah kalimah syahadat sebagai bentuk Visi Aqidah

“Aku tahu asalmu 204 sambungan” bermakna pengasalan sebagai “Ilmu Asal” dari pemahaman hikmah “Inna lillahi wa inna ilaihi ro-ji-un”

yg menurut keterangan “petuah” ahli hikmah terdahulu dikatakan barangsiapa yg tahu mengasalkan segala sesuatu maka tak akan dimakan oleh sesuatu itu siapa yg tahu pengasalan besi tak akan dimakan besi siapa yg tahu pengasalan api tak akan dimakan oleh api siapa yg tahu pengasalan air tak akan tenggelam dimakan air siapa yg tahu pengasalan tanah tak akan hancur tubuh dimakan tanah dan seterusnya..

“HU ALLAH”
bermakna “kalimah kunci keputusan Haq” hakekat semua adalah Dia semata hikmah pemahaman HUWALLAH dari Qul Huwallah Ahad Esa, Ahad, Alif, Alif mutakalliman wahid..

2.DAYA YANG BERASAL DARI SADULUR PANCER DAN PENG AKTIFAN
2.a. Versi

yaitu saudara yang telah kumpul jadi "wewayangan" yg bernama Makdum Sarpin yg telah menguasai daya ini akan mampu dan mengerti petunjuk Allah dengan melalui perlambang2 dan dengan kemampuan2 yg diistilahkan dia "ma`unah" (untuk menjalani laku kehidupan) dan bisa menyebabkan jadi "dukun" dan punya kemampuan untuk melakukan Puter Giling dan mampu untuk mendatangkan kebutuhan duniawi jadi, siapapun yg mampu sampai kepada Daya Makdum Sarpin itu bisa memiliki Daya Kesejahteraan (apapun yg diinginkan terpenuhi)

Daya yg berasal dari pengertian sadulur pancer ini adalah termasuk bagian dari "daya asor(bawah)" sebab terjadinya melalui jalan "kacipta" (penciptaan/keinginan) maka apapun yang merupakan "kacipta" itu adalah memang hanyalah kebutuhan2 duniawi saja, maka dinamakan "daya asor" dan belum termasuk dari "daya ala" (tinggi) (keterangan dari kitab Atassadhur Adammakna)

laku nya:
mandi pada malam hari 7x, setiap sejam sekali, mulai jam 23.00 selesai jam 05.00 pagi. diantara istirahat mandi itu harus berdiam diri sambil memperhatikan tanda2nya atau lsg ketemu jika sudah bertemu bacakan mantera ini:
Bismillahirrahmanirrahiim
Sangkun dat sukma, sukma kang ana sajabaning wayangan ni endang sukma kang mider ana sajroning wayangan
sira aja ngaling2i aku
aku arep ketemu kadangku kang sejati kang langgeng ora owah gingsir perlu...
jika belum berhasil maka ulangi cara2 tsb sampai malam yg ketujuh

2.b. Versi b

Cara pengaktifan (1)
1. Lakukan niat berwudhu kemudian berwudhu. Gunakan air untuk berwudhu. Caranya; Ambil maksud tersirat wudhu dan air. Kemudian basuhlah.Wudhu arti katanya letakkan dan Air adalah perlambang ilmu/pengetahuan. Letakkan segala nafsu kita dengan memakai pengetahuan sesuai dengan kemampuan yang kita pahami. Pengetahuan disini dimaksudkan berbentuk suatu cara atau metode, umumnya hanya individu yang memahaminya. Bahasa kerennya point (1) adalah meditation, mengheningkan cipta.

2. Lakukan niat sholat dan bertakbirlah (Allahu).
Caranya; Ambil maksud tersirat sholat dan takbir. Kemudian sholatlah. Sholat arti
katanya hadap dan takbir adalah pernyataan. Hanya dia yang ada selainnya tidak ada. Metodenya Allahu, yaitu dengan metode mengikuti alunan nafas (keluar/masuk) tanpa bentuk kesengajaan dalam artian diatur, biarkan nafas berjalan sebagaimana mestinya.
Bahasa kerennya point (2) adalah Concentration, menghimpun cipta 3. Hindari hal-hal yang membatalkan sholat.
Caranya; Ambil maksud tersirat batalnya sholat. Kemudian akhiri sholat dengan salam. Saat masih merasa pada semua cipta-cipta, tapi sudah tidak mau menerima segala cipta tadi, usahakan untuk tidak kemasukkan segala sesuatu perihal keduniawian (seperti uraian diatas), dalam artian jangan bergerak atau berubah. Bahasa kerennya point (3) adalah Contemplation, mencurahkan segenap cipta kearah satu titik tujuan.

4. Berdoalah setalah Salam, dengan memulai bismillahi.
Caranya; Ambil maksud tersirat doa dan bismillahi. Kemudian akhiri dengan
Alhamdulillahi. Doa arti katanya mohon. Berkehendaklah setelah salam, dalam artian dengan sengaja mengeluarkan diri kita dari badan Madiyapada (jasmani + keduniawian).

Bismillahi, asal kita adalah DIA.
Ba=tempat, Siin=hakiki, mim=muhammad/manusia, Allahu.
Dalam artian, berkesadaran penuh akan siapa diri ini, berserahlah (grounding).
Bahasa kerennya point (4) adalah Initation (bukan pengertian umum), memandang Rerupa Yang Sejati . Initiation arti katanya adalah permulaan, awal. Apa/siapa yang diciptakan sebelum kita diciptakan, adalah Muhammad. Sebab itulah, dalam point (4) kita harus benar-benar menyerahkan diri sepenuhnya pada DIA.

Adalah terjadi sebuah kesamaan frekuensi atau energi, bila kita benar menjalani point (1) s/d (4), yangmana disaat point (4) ini, umumnya yang terjadi, diawali oleh sebuah cahaya yang tak berbentuk. Selanjutnya akan tampaklah sesuatu, yaitu sama ceritanya pada saat nabi Muhammad menerima wahyu.

Perlu Diketahui;
Cara/sistem ini sangat memerlukan kepasrahan, dalam artian tidak terburu-buru dalam menjalaninya. Diperlukan kerileksasian, bebas dan tidak tegang serta tidak takut ataupun kaget.


Versi Pengaktivan (2)

1. Niat; Saya ingin mengaktifkan/mengontak sedulur bathin Saya... ..untuk..
2. Setiap sehabis sholat fardhu, dibaca 15 kali.
Bismillahir ...
Allahumma sholli wassalim wabarik 'ala sayyidina Muhammadinin nuriddati wassiris
saari fi saa-iril asmaa-i ... .. wwassifati wa 'ala alihi washobihi wassalim.
N.B: (... ..) adalah Alfateha tanpa bismillahir...

(Penafsiran Ki Sawung terhadap Versi Rizkyka )
• berwudhu, cleansing , pembersihan diri, penyucian menetralkan "hawa kotor/negatif" akibat perbuatan dan perjalanan di hari itu laksana "cermin" jika tidak dibersihkan, bagaimana bisa "berkaca" dan "mempersiapkan diri" sebagai performance diri untuk "menghadap" dan "diterima" dan "menerima"
• sholat dan takbir.setujukah temans jika kukatakan bahwa sholat adalah salah satu bentuk "energizing", karena bukankah "kita" yg perlu sholat, dan bukan sholat yg perlu kita? energizing dalam rangka penegakan "Alif" diri.dengan seruan "Allohu Akbar" sebagai passwordnya.. dan sampai pada bentuk "sholat" yg hidup dan setiap saat..(?)
• Hal2 yg membatalkan sholat. sehingga sholat menjadi kutukan dan bukan menjadi kebaikan. di wilayah inilah "mengerikan".karena banyak contoh org2 yg rajin sholat malah menjadi tambah jahat dan ahlul maksiat.
• Doa dimulai bismillahi, sebagai bentuk aplikasi "sosial immateri" support energy kpd diri dan sesame aku mengibaratkan doa sebagai grounding pada meditasi

3. Komunikasi

3.a. Salah Satu Cara Melihat Kenberadaan S45P
yaitu yg awalnya adalah berwujud cahaya2 merah,putih, kuning dan hitam... ini teknis nya :
"tekan dengan lembut ujung mata anda dengan telunjuk, mata dalam keadaan tertutup dua2nya..perhatikan, nanti akan muncul salah satu cahaya yg agak samar2 sering lakukan ini tiap hari maka hanya 4 cahaya tsb lah yg tampak berganti2an"

3.b. Supaya Dijaga S45P
sering kita mendengar ada orang kecelakan mesti dia telah hati2 konon waktu itu dia lupa kalau dia punya sedulur papat,nah untuk tau caranya gue dulu diajarin ama eyang gue sebelum kita menuju kemana-mana disuruh
nyebut.
niat ingsun ngawruhi kakang kawah adi ari ari aku njaluk jogoen rogoku budal slamet mulih slamet ora onok halangan opo2


3.c. Meminta bantuan Sedulur Papat Lima Pancer:
kakang kawah adi arai-ari
sedulur tuwa papat lima pancer
sing dumunung ana ing awak ingsun jungkungana laku ingsun
jabang bayine ... .(sebutkan nama anda)
bisa kasembadan apa sing ana ati lan pikiran ingsun
yaiku....(sebutkan permintaan anda ex:bisa ketemu kalawan sira sedulur kabeh)
kanti kalis ing sambekala
padang panjang.... Amin...
sebelumnya didahului dengan al fatihah bagi yang muslim, bapa kami bagi yang nasrani atau doa2 sejenis semoga bermanfaat

4. S45P : Dalam Ilmu Hikmah , Bela Diri dan Aplikasi

mari kita simak dari pendapat metafisika :
"release your energy.. for love , money, health, and self defence.."

kita harus akui kan kebutuhan primer manusia, secara global ya cuma 4 macam
itu kan. kebutuhan akan cinta/kasih sayang, uang/kesejahteraan, kesehatan/pengobatan, dan keselamatan/beladiri/jagadiri. nah mulai selaras kan dengan aplikasi sadulur papat akan "kehidupan" manusia begitu pula dalam aplikasi seni tari dan seni beladiri langkah2 ke depan,belakang, kanan dan kiri. sebagaimana pula dalam aplikasi jurus yg utamanya adalah tidak lari dari 4 arah dan 4 inti gerakan.

Salah Satu Teknik Keilmuan Bela Diri yang bernama "MasCungkub" yang juga sangat mirip2 dengan "diagram" tenaga dalam tingkat tinggi yang dinamakan "Payung Rasul" dari aliran Margaluyu Payung Rasul, Payung Rasulullah, Payungan, Satrio Pinayungan. simbol payung yg selalu ada bersama para Sulthan/Khalifah.. yang pada sementara Sultan diantara yang pernah melakukan "teknik Manekung" atau dikalangan "orang kebanyakan" yg pernah melakukan teknik "kungkum" atau dikalangan praktisi thoreqoh, dengan "teknik zikrullahnya" atau dikalangan praktisi silat tenaga dalam, dengan teknik "pernapasannya" telah berhasil memayungi dirinya sendiri, dari godaan 4 nafsu dan kemudian juga "bisa" memayungi lingkungannya..

sebagai khalifatullah fil ardhi dan sebagai rahmatan fil `alamin. dan ingatlah.. sesungguhnya "ilmu" itu adalah bebas nilai layaknya "bayi" yg dilahirkan..

tergantung pada siapakah nantinya yang memegang dan mengasahnya dan memberikan "nilai2" dogmatis kepadanya. sebagai " fa aslama bihi" penyelamatan dan keselamatan serta selamat. Dalam filosofi syahbandar.

"Berdiri Alif Bergerak Wau Berakhir Ya` "

( Huwa Al Awwalu Wa Al Aakhiru = Huwal awwalu wal aakhiru Wa Azh Zhohiru Wa Al Bathinu = Wazhzhohiru wal bathinu)

Wa huwa bikulli syai-in Qodiir
tuliskan pada diagram ( + ) Huwa (Alif) di tengah
dan sekelilingnya; Awwalu, Akhiru, Zhohiru,Bathinu.

4.a. PERHATIKANLAH BALITA..

ketika bayi lahir . kepalanya / ubun2 ber denyut2 lembut. ketika "bernafas" ,
mereka melakukan pernafasan perut. jika balita kaget, cobalah pegang perutnya.. kencang.balita sering "ngobrol" dengan teman "misterius" yg "tanpa ujud.." jika terjadi kecelakaan dalam satu rombongan yg ada balita/bayi biasanya 90% bayi dan balita yg selamat.bayi dan balita, memiliki pandangan mata yang mampu melihat
"gaib" bahkan dikatakan mampu melihat malaikat. bahkan balita yg suka menggambar perhatikanlah. suka menggambar yg "aneh2" dari "gaib" yg sering dilihatnya.

fenomena sadulur papat lima pancer..


dan ketika saatnya lepas dari umur lima tahun. ketika pernafasan perut telah pindah ke dada. kemampuan2 itu semuanya.. secara perlahan.. sirna. awal belajar silat maka ketahuilah. kelemahan manusia terletak pada "perut" kekuatan manusia terletak pada "perut" maka perhatikanlah "bayi" kembalikan dirimu tatkala masih bayi kesimpulan: lakukan pengolahan pada "Perut".. pernafasan perut..seperti yg dilakukan oleh bayi.. ( power of solar plexus )

SEDULUR PAPAT LIMA PANCER (Saudara Empat Lima Pusat) Mengambil dari Kitab Kidungan Purwajati ,disebutkan bahwa “Saudara Empat” itu adalah Marmati, Kawah, Ari - ari (plasenta/ tembuni) dan Darah yang umumnya disebut Rahsa. Semua itu berpusat di Pusar yaitu berpusat di Bayi. Jelasnya mereka berpusat di setiap manusia. . Puser (Tali pusat) itu umumnya gugur (Pupak) ketika bayi sudah berumur tujuh hari. Tali pusat yang copot dari pusar juga dianggap saudara si bayi. Pusar ini dianggap pusatnya Saudara Empat. Dari situlah muncul semboyan
‘Saudara Empat Lima Pusat’

4.b. Dalam Bela Diri
Belajar silat itu ada 4 yg di olah:
-Darah, - Nafas, -Cipta, -Rasa.
mengolah darah maksudnya dari melaksanakan jurus2 mengolah nafas maksudnya menyempurnakan jurus mengolah cipta maksudnya untuk aplikasi jurus mengolah rasa maksudnya untuk hidupnya jurus tatkala sampai pada " hal olah cipta "maka seperti yg dimaksud ini:
Daya yg berasal dari pengertian sadulur pancer ini adalah termasuk bagian dari "daya asor(bawah)" sebab terjadinya melalui jalan "kacipta" (penciptaan/keinginan) maka apapun yang merupakan "kacipta" itu
adalah memang hanyalah kebutuhan2 Duniawi saja, maka dinamakan "daya asor" dan belum termasuk dari "daya ala" (tinggi)
PANCER: Berdiri/tangtungan Alif, isi, sambungkan frekuensi kpdNya GERAK :
- tolak ( nafi ) jeblag
- tarik ( itsbat ) tarik
- berputar ( daur) liwat
- angkat/jatuhan ( a`la/ safil) angkat teundeut

jika sambil melakukan pengencangan diafragma perut pada solar plexus, di aslamakan dengan :
1. Ya Allah
2. Ya Hayyu
3. Ya Qoyyuum
4. Ya Azhiim
5. Ya Robbal `aalamiin

Ketika dulu aku pengen betul mempelajari ilmu layang sukma.aku bertemu seorang guru dari aliran "Saudara Lahir Batin" dia mengajarkan aku kalimah ini:
Bismillah.. dst

Ya Allah Ya Hayyu Ya Qoyyum Ya Azhim Ya Robbal `Alamin Subhana abaisil warisi ya robbi inni maghlubun fantashirni Bismillah.. dst
Kun kata Allah, Fayakun kata Muhammad, Robbukum kata Jibroil Ya Jibroil Ya Mikail Ya Isrofil Ya Izroil

Yaiku Sang Ratu Kepyok Sang Ratu Herang putih
Kadulur bathin ka anak bathin kanu opat lima pancer
Ya Allah aku mohon diantar kedulur bathinku ke anak bathinku yang hidup dalam satu hari satu malam
Wahai dulur bathinku anak bathinku , bantulah aku... berkat la ilaha illallah muhammadur rasulullah aku tahu asalmu 204 sambungan. Hu Allah


ini setelah diamalkan dengan cara tertentu kemudian berakibat hadirnya 4 cahaya bergantian, dan ada satu cahaya yg sangat sering hadir yg dengan cahaya yg sering hadir itulah sang guru menetapkan kebijakan dan arahan lanjutannya setelah itu... . bertemulah dengan seseorang yg sangat mirip diri sendiri namun dengan ujud yg tak lengkap. dia memberitahu "kunci diri pribadi"
yg dengan kunci itulah dipakai untuk menjalankan tata cara dari sang guru untuk layang sukma yaitu pemunculan diri di beberapa tempat secara bersamaan waktunya

Sedulur Empat Lima Pancer dan Qorin

Rasulullah pernah berkata bahwa Qorin yang dimiliki Beliau sudah beliau Islamkan dan hanya menyuruh kepada Kebaikan saja. inikah cara yg dimaksud Rasul SAW sebagai "fa aslama bihi" pernyataan ketika Beliau mengungkapkan perihal "Qorin"?
Besar kemungkinan iya, bila ditarik dari pengertian Alif, Sin, Lam, mim terpadu dengan ba dan Ha. qorin tsb di aslama kan atau di "islam"kan..

qorin jika tidak di aslama kan maka dia akan membawa sifat maksiat karena jika suatu saat nanti seorang insan mau bertobat mk si qorin td sudah ke enakan dialam maksiat dan akan menggoda kita untuk balik lagi berbuat maksiat

sementara qorin yg sudah di aslamakan ( seperti cara anda di atas / atau cara2 yg dihayati pihak kejawen) maka jika kita tenggelam atau terjerumus di jurang maksiat datanglah si qorin itu dengan sekuat kemampuannya untuk ikut -mengangkat dan menyadarkan kita kembali ke jalan Allah..qorin yg telah aslama tak rela pancernya kebablasan..
itulah sebab lagi Rasul kemudian menyatakan: "... tapi telah Ku aslama kan dia(qorin) dan dia(qorin) tidak "menyeruku" melainkan hanyalah yg baik2 saja.."
Gimana cara meng-islamkan qarin ?

Dengan memperbaharui "syahadat" dan "ambillah maksud yg tersirat dari hal itu"

Bila ditarik, maksud dari Syahadat menerangkan perihal Allah, yangmana kita semua adalah bentuk DIA. Sebab itu kita (muhammad) adalah wakil DIA

SEKILAS TENTANG QARIN.

Ayat Qur`an tentang Qarin:

”Wa qaala qariinuhuu haazaa maa ladayya ‘atiid” (QS QAAF[50]: 23)
Artinya:”Dan yang menyertai dia berkata: "Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku.”

“Qaala qariinuhuu Rabbanaa maa atgaituhuu wa laakin kaana fii dholaalim ba’id”(Q.S. QAAF [50]: 27)
Artinya: “Yang menyertai dia berkata (pula): "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh".

Jin Pendamping atau (Qarin):
Abadullah Bin Mas'ud mengatakan bahwa : Rasulullah saw bersabda; "Tidak ada
seorangpun diantara kalian yang tidak ditunjuk untuknya Jin pendamping (Qarin)". Para sahabat bertanya; "Termasuk anda ya Rasulullah ?, "Ya" jawab Nabi, Hanya saja aku mendapat pertolongan Allah,sehingga Jin pendampingku masuk Islam, dan dia tidak pernah mengajakku kecuali yang baik-baik".

Jin pendamping (Qarin) Rasulullah saw, adalah bernama Habib Al-Huda, beragama Islam dan menurut para ulama sampai sekarang beliau masih hidup, beliau tinggal di Baqi'. Beliau mempunyai majelis pengajaran tafsir dan hadis-hadis Rasulullah saw disana yang didatangi oleh jin-jin muslim. Hal ini bisa saja terjadi sebab mengingat umur rata2 Jin adalah panjang yang bisa mencapai ratusan dan ribuan tahun, seperti yang telah saya kemukakan pada topik sebelumnya.

Bagi orang kita orang awam akan timbul pertanyaan : Apakah Jin pendamping muslim itu juga pasti muslim ..?, jawabnya tidak mesti. Kadang-kadang Jin pendamping seorang muslim itu adalah jin muslim, tetapi ada juga jin kafir, ateis, penyembah berhalah, kristen, yahudi. Jin pendamping (qarin) yang non muslim ini, bertengger dibahu kiri pada orang yang didampinginya, dan dia adalah pendukung kejahatan. Tetapi pengaruh manusia terhadap jin lebih besar ketimbang pengaruh jin terhadap manusia.

Jin Pedamping yang muslim, sangat mencintai orang muslim yang didampinginya dalam derajat yang tidak dapat dibayangkan oleh manusia. Dia melindungi manusia yang didampinginya dari berbagai bahaya, dan membantu untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah. Ketika anda lupa sholat dia membantu mengingatkan dan membangunkan anda. Dia tidak pernah meninggalkan orang muslim yang didampinginya kecuali orang tsb sedang menggauli istrinya. Ketika sang suami isteri sudah masuk kamar dan pintu ditutup, maka Qarin dengan sekejap sudah berada di Mekkah untuk sholat disana, dan balik lagi dalam waktu sekejap kerumah orang muslim tsb. JIn pendamping dikuatkan oleh dalil Al-Qur'an dalam (QS. Qaf: 23- 31).

Bagai mana tentang perkawinan manusia dengan Jin. mungkinkah itu..?


Berdasarkan dalil Al-Qur'an dan logika manusia, hal tersebut tidak mungkin terjadi, sebab manusia dan jin mempunyai wujud tubuh dan watak yang berbeda, walaupun disisi lain terdapat banyak kesamaan.

Allah berfirman dalam (QS. Ar -Rum :21); "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia telah menjadikan pasangan-pasangan dari jenismu, agar supaya kamu tenang bersamanya, dan menjadikan diantaramu cinta dan kasih sayang".

Ayat yang mulia ini berlaku untuk Jin dan manusia, maksudnya manusia hanya
bisa kimpoi dengan manusia saja, dan begitu pula Jin hanya bisa kimpoi
dengan sesama jin. Kalaupun itu terjadi..maka ada pengecualian yang memerlukan
penelitian para ulama lebih lanjut berdasar kepada dalil Al Qur'an dan Hadis Rasulullah saw.

Yang sering terjadi adalah : Jin kafir ikut bergabung (masuk) kedalam tubuh suami dan melakukan senggama, bahkan bisa pula ianya mengeluarkan nutfahnya bersama2 dengan suami tsb, dan meninggalkan nutfah tersebut didalam rahim istrinya. Atau Jin kafir (setan) datang dengan merubah bentuk seperti seorang suami bahkan mirip dengan suami seseorang wanita yang didatanginya dan melakukan bersetubuan dengan wanita tersebut sebagai mana layaknya seorang suami, namun sperma yang bercampur dengan sperma jin tidak dapat membuahkan kehamilan didalam rahim wanita, sebab sperma jin dapat merusak sperma manusia bersamanya.

Adapun halnya dengan Jin muslim, tidak bisa berubah bentuk, dia tetap pada bentuk tubuh aslinya terutama jin pendamping (Qarin), sebab merubah bentuk dalam masyarakat Jin adalah suatu hal yang sangat tabuh, dan disamping sangat susah untuk dilaksanakan ianya juga mempunyai resiko yang tinggi, yang bisa berakibat fatal terhadap Jin yang bersangkutan.

Untuk itu Rasulullah selalu menganjurkan membaca do'a berikut ini setiap sebelum menggauli isteri yaitu :

" Bismillahi Allahumma jannii bissyaithan wa jannibissyaitanama razaqtana" kemudian menbaca:
" Bismillahillazii Lailaaha illahuwa".


qarin= sejenis bangsa jin juga. setiap manusia dilahirkan bersama
qarinnya. jika jasad mempunyai bayang yang sentiasa mengikut (selagi ada
cahaya), 'bayang' bagi ruh adalah qarin. qarin Rasulullah sallallahu alaihi wasallam telah dididik sehingga menjadi qarin yang taat dan mendorong ke arah kebaikan. bagi orang orang yang soleh, apabila mereka meninggal dunia, maka qarin mereka akan menunggu di kubur mereka.yang tak berapa soleh tu, berkeliaranlah agaknya atau melepak kat mana mana. kalau tak salah aku, mereka akan hidup sehingga hari kiamat, yakn sehingga semua makhluk dibinasakan dengan tiupan sangkakala. dikatakan orang bahawa qarin gemar mengulang saat saat akhir peristiwa kematian tuannya.

misalnya jika seseorang kemalangan di suatu simpang, orang orang akan sering melihat qarinnya di situ. contoh peristiwa yang sering berlaku: seorang telah kemalangan ketika memandu laju dan berlumba lumba menggunakan volswagen kuning di lebuh raya karak (bukan nama lebuhraya sebenar). pemandu pemandu yang melewati lebuh raya tersebut akan sering terserempak dengan volkswagen yang suka memotong dan nak ajak race. pemandu pemandu yang teruja akan berlumba dan berakhir dengan nahas jalanraya.

seseorang mungkin membunuh diri dengan menggantungkan diri atau terjun dari bangunan tinggi. akibatnya, orang orang yang menyewa bilik atau rumah tersebut akan sering melihat qarin ini mengulangi perbuatan menggantungkan diri tersebut. atau jika membunuh diri dengan terjun dari bangunan tinggi, penghuni penghuni flat atau kondominium itu mungkin akan bertemu dengan qarin yang berlegar legar di ground floor berlumuran darah atau bersepai kepalanya akibat terhempas.

dikatakan bahawa semasa pembinaan jembatan pulau pinang, banyak manusia telah dikorbankan (di potong kepala) untuk menjamu jin yang menempati laut di situ supaya tidak menganggu kerja kerja pembinaan. (tidak pasti sama ada badan dipersembahlkan juga). akibatnya, pemandu pemandu jembatan pulau pinang sering ditumpangi oleh qarin manusia tanpa kepala tersebut...biasanya pemandu akan bertanya'" awak pernah dengar tak hantu takder kepala, tak takut ke?"..qarin pulak jawab," macam ni ker?' sambil mencabut kepala beliau.

terkadang kadang pemandu yang baik hati telah menumpangkan seseorang yang keseorangan di suatu jalan. penumpang akan meminta supaya di hantar ke rumahnya. biasanya qarin akan tertinggal dompet atau barang barang lain. apabila pemandu yang baik hati tadi sampai di rumah dan menyedari ada barang tertinggal, kemudian pergi memulangkan barang tersebut pada keesokan harinya, biasanya akan tiba ke kubur (malam tadi kat situ ada rumah). atau mungkin tiba ke suatu rumah, tapi orang rumah akan cakap bahawa pemilik barang tersebut telah mati beberapa lama sebelum ini. ada peristiwa di mana pemandu teksi telah menghantar qarin ke suatu tepat. apabila tiba di situ didapati ia adalah tapak highland tower yang runtuh. qarin dapat menyamai tuannya/kembarnya sehingga 70% (mungkin lebih), dapat meniru suara tuannya dan juga mengetahui banyak perkara yang telah dialami oleh tuannya.

seringkali mereka dipanggil dalam upacara menurun, misalnya qarin ini mengatakan bahawa beliau ialah datok panglima Hitam dan sebagainya. suara pun macam tuannya dan dapat pula menceritakan dengan tepat apa yang telah berlaku kepada diri tuannnya untuk membuktikan bahawa beliau adalah sebenar benarnya dato panglima Hitam. sering juga qarin dipanggil dalam permainan spirit of coin.

apabila meninggal dunia, mereka yang soleh akan tinggal di tempat yang penuh kenikmatan, sementara yang tidak soleh akan tinggal di dalam kesengsaraan, yakni diazab secara berterusan di dalam kubur. Sudah tentulah mereka tidak diberi peluang berehat serta merayau rayau di dunia untuk menyakat manusia yang masih hidup. jadi, yang merupa dan mengganggu manusia ialah mereka yang masih hidup dan bernyawa

(Parusky)
Secara garis besarnya apa yg dikatakan memang begitu adanya,.mereka (4) harus di Islamkan, sebab kalau tidak mereka akan semau-maunya atau tidak terkontrol. Untuk meng Islamkan mereka memang banyak sistem atau metode yg diterapkan, dan itu semua tergantung pengetahuan seseorang. Saya ambil contoh pengalaman pribadi EmberDobol pada waktu dia di Islamkan. Disitu sang Ajengan bertanya ke dia sebanyak 4 kali yang bunyinya: " Apakah Anakda Ikhlas beragama Islam" sebanyak 4x diulang-ulang. Pengulangan2 yg sebanyak 4x itu sebenarnya sang Ajengan sedang bertanya kepada si Qorin.

Kemampuan unsur Papat juga ada spesifikasinya.
1. Untuk menyerap Ilmu atau pengetahuan.
2. Untuk Harta atau materi.
3. Untuk Bertempur adu kesaktian(orang2 terdahulu)
4. Untuk sebagai Duta atau Utusan

Unsur Papat tsb akan muncul bila kita kehendaki... ...mereka itu persis sama seperti kita (seperti kita berkaca)... .kita tertawa mereka juga ikut tertawa,...kita menggaruk mereka juga ikut menggaruk..dst..dst..dst. Demikianlah yg saya ketahui walau secara global(garis besarnya) mudah2an ada manfa'atnya.

Sedulur Papat Lima Pancer dari beberapa Kaukuser

1.(HartCone) Sedulur Papat Lima Pancer
ngelmu sedulur papat limo pancer berarti kita harus memberi perhatian pada sedulur2 batin.biasanya menurut kepercayaan, puasa pada weton orang yng bersangkutan, trus membagikan jajan pasar pada para anak -2 tetangga. dalam berpuasa tersebut orang yng bersangkutan memohon kepada Yang Maha Kuasa, dan sambat kepada sedulur batin tadi. harapan yang didapat adalah pertolongan Yang Maha Kuasa, melalui apa yng di sebut sedulur batin tadi...

lain masyarakat mempunyai laku yng berbeda dalam ritual ini, tapi pada dasarnya adalah sama... Pancer itu diibaratkan diri sendiri, Posisi pancer berada ditengah, diapit oleh dua saudara tua (kakang mbarep, kakang kawah) dan dua saudara muda (adi ari-ari dan adi wuragil). Ngelmu sedulur papat lima pancer lahir dari konsep penyadaran akan awal mula manusia diciptakan dan tujuan akhir hidup manusia (sangkan paraning dumadi).

Awal mula manusia diciptakan di awali dari saat-saat menjelang kelahiran. Sebelum sang bayi (bayi, dalam konteks ini adalah pancer) lahir dari rahim ibu, yang muncul pertama kali adalah rasa cemas si ibu. Rasa cemas itu dinamakan Kakang mbarep. Kemudian pada saat menjelang bayi itu lahir, keluarlah cairan bening atau banyu kawah sebagai pelicin, untuk melindungi si bayi, agar proses kelahiran lancar dan kulit bayi yang lembut tidak lecet atau terluka. Banyu kawah itu disebut Kakang kawah. Setelah bayi lahir akan disusul dengan keluarnya ari -ari dan darah. Ari-ari disebut Adi ari-ari dan darah disebut Adi wuragil.

Ngelmu sedulur papat lima pancer memberi tekanan bahwa, manusia dilahirkan ke dunia ini tidak sendirian. Ada empat saudara yang mendampingi. Pancer adalah suksma sejati dan sedulur papat adalah raga sejati. Bersatunya suksma sejati dan raga sejati melahirkan sebuah kehidupan.

Hubungan antara pancer dan sedulur papat dalam kehidupan, digambarkan dengan seorang sais mengendalikan sebuah kereta, ditarik oleh empat ekor kuda, yang berwarna merah, hitam, kuning dan putih. Sais kereta melambangkan kebebasan untuk memutuskan dan berbuat sesuatu. Kuda merah melambangkan energi, semangat, kuda hitam melambangkan kebutuhan biologis, kuda kuning melambangkan kebutuhan rohani dan kuda putih melambangkan keheningan, kesucian. Sebagai sais, tentunya tidak mudah mengendalikan empat kuda yang saling berbeda sifat dan kebutuhannya. Jika sang sais mampu mengendalikan dan bekerjasama dengan ke empat ekor kudanya dengan baik dan seimbang, maka kereta akan berjalan lancar sampai ke tujuan akhir. Sang Sangkan Paraning Dumadi.

sedulur papat limo pancer, klo ditelaah diatas berhubungan dengan apa yang dinamakan nafsu manusia: Amarah, Lawwamah, Sufiah dan Mutmainah. tanpa 'manekung' dhumateng Gusti ingkang Maha Agung (tunduk patuh terhadap Yang Maha Agung) saya rasa manusia sendirian kesulitan menghadapi Macan nggambarake nafsu Amarah, Bantheng nggambarake nafsu Supiyah, Kethek nggambarake nafsu Aluamah, lan Manuk Merak nggambarake nafsu Mutmainah..

kalo bicara manekung ada kaitannyah dg ingkung, yaitu penyajian ayam utuh pada slametan, dengan nasi tumpeng beserta lauk pauknya, jenang golong, pisang raja dll,

2. (untungsuropati) sedulur papat lima pancer.
pancer adalah diri kita sendiri...sedulur papat kakang kawah, adi ari ari, getih, puser. dianggap merupakan saudara karena ikut lahir bersamaan dengan lahirnya diri kita. dan dianggap membawahi 4 nafsu, dalam literature lain disebutkan bahwa 4 sedulur papat ini adalah malaikat yang melindungi kita, yaitu djoborolo(djibril).
mokoholo(mikail), hosoropolo(israfil), dan hodjorolo(izroil). dulu pernah bertanya kepada teman yang sedang mengembangkan pengetahuan soal sedulur 4 ini,dan jawaban dia sih sederhana saja.kalo mau sedulur papat ini dekat dengan kita maka ajaklah sedulur 4 ini setiap kita mau makan, ngerokok, minum, tidur, bahkan ibadah. allahualam bishowab

3.(vibel) PANCER adalah diri kita..

setiap manusia mempunyai empat saudara ketika masih berupa janin. meraka menjaga pertumbuhan manusia didalam kandungan Ibu. Anak pertama yaitu KETUBAN atau KAWAH, ketika Ibu melahirkan yang pertama keluar adalah ketuban karena itu dianggap sebagai Saudara Tua.

Setelah itu saudara kandung yang lebih muda yaitu ARI -ARI, Tembuni atau Plasenta pembungkus janin dalam rahim. ARI-ARI memayungi tindakan sang janin dalam perut Ibu yang mengantarkan sampai ke tujuan yaitu ikut keluar bersama sang bayi. Berikutnya DARAH inipun saudara sang janin, tanpa adanya darah janin bukan saja tak bisa tumbuh tapi juga akan mengalami keguguran.

Saudara berikutnya yaitu PUSAR ia sebagai sarana yang menghantarkan zat makanan dari sang ibu kepada janin. Umumnya orang menganggap bahwa KETUBAN, ARI -ARI, DARAH dan TALI PUSAR adalah wahana atau alat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dalam perut. Begitu bayi dilahirkan semua itu akan dianggap tidak berfungsi lagi dan tak ada sangkut pautnya dalam kehidupan... dan yang demikian ini merupakan pandangan Materialistik padahal begitu besar maknanya dan pengertiannya bila dilihat dari sudut Metafisik. Saudara kita itulah yang menjaga kita dalam kehidupan ini yang kembali ke anasir bumi, air , udara dan api hanyalah ke empat jasadnya. namun dari segi spiritualnya masih menyertai kehidupan kita.

4. (Bluemarlin)
caranya mengajak sedulur 4 kita utk makan, minum dsb nya aku pernah dikasih tau oleh org yg ngerti kejawen.. beliau bilang kalau mau ketemu saudara kembar kita, disuruh puasa pada hari kelahiran kita dan malamnya tidur dengan tidak mengenakan sehelai benangpun (telanjang bulat) di sebelah pintu kamar tidur kita. tp harus dilakukan beberapa kali.. bahkan bisa sampai 1 atau 2 tahun baru bisa ketemu. kata beliau lagi, saudara kembar kita itu sangatlah mirip dengan kita. dan saudara kembar kita mengenakan baju/penutup berwarna sesuai dengan kain warna apa yg membungkusnya dulu (warna kain utk bungkus ari -ari)

(untungsuropati)
caranya ya silakan anda ajak... .marmati kakang kawah adi ari ari getih puser ayo makan bersama/ minum bersama/ ngerokok/ solat/ dll nanti coba rasakan, ada something yang beda..

Dari temen saya dia menyarankan laku mandi bunga dan juga minum kelapa muda setiap jam 12 malam pada hari kelahiran. tapi jujur saja setelah mandi malam itu godaanya super berat. karena konon semua masalah yang kita pendam akan keluar atau meminta penyelesaian. artinya emosi akan berkali kali lipat, dan halangan akan bertumpuk tumpuk. setelah semua dilewati baru akan dirasa hikmahnya.

(Uq4u)
Saya juga pernah melakoni hal seperti itu, dan saya juga merasakan efek-efek seperti apa yg dijelaskan mas Suropati. Tapi kenapa walaupun saya sudah berhenti melakukannya, efek -efek tersebut masih saya rasakan terus-menerus. Apakah ada hal-hal tertentu yang harus dilakukan untuk menghilangkan efek -efek tersebut.?

(Untungsyuropati)
ampeyan punya masalah apa?siapa yang belum sampeyan maafkan?siapa yang sampeyan musuhi?masalah apa yang selalu membikin anda takut?apa yang belum anda terima dalam kehidupan ini?renungi dulu itu ya... karena perasaan itu muncul untuk menuntaskan pendeman emosi di hati anda. makanya sering banget yang muncul adalah "permasalahan" yang dipendem di hati.

contoh, dulu saya waktu jalanin itu ada dendam di hati saya terhadap seseorang. ahirnya godaannya adalah setiap saya jalan saya ketemu dan melihat si orang yang saya benci. saya lihat dia selalu dalam keadaan gembira dan suka suka, ahirnya saya tambah marah marah dan emosi. begitu saya memaafkan maka semuanya hilang

5.(EmberDobol)
ade 4 perkare (unsur) nyang wujudnye same ame kite (kaye 4 kembar siem)
1. Kakang kawe ntu pake baju warne putih duduknye di Timur.
2. Adi ari2 ntu pake baju Kuning duduknye di Barat.
3. Getih ntu pake baju Merah duduknye di Selatan.
4. Puser ntu pake baju Hitam duduknye di Utara.

(Paruszky)
ialah satunya adalah fungsi untuk mendatangkan apa yg kita inginkan. Sebagai contoh kalau kita menginginkan kebutuhan duniawi.
1. Yang mengenakan warna Putih (Timur) bisa kita perintahkan untuk kebutuhan akan pakaian (dg membaca 3 asma' Allah)
2. Yang mengenakan warna Kuning (Barat) bisa kita perintahkan untuk kebutuhan atau sabab untuk naiknya derajat atau kemulyaan (dg membaca 3 asma' Allah)
3. Yang mengenakan warna Merah (Selatan) bisa kita perintahkan untuk kebutuhan dapur (dg membaca 3 asma' Allah)
4. Yang mengenakan warna Hitam (Utara) bisa kita perintahkan untuk kebutuhan materi seperti Emas, Intan, Berlian, Uang dsb (dg membaca 3 asma' Allah)

6.(Rizkyka)
Sholat dan sedulur
Sedikit menguraikan perihal sholat,
1. Sholat Zuhur,... ..cahayanya adalah merah
2. Sholat Ashar,... ..cahayanya adalah kuning
3. Sholat maghrib, cahayanya adalah hitam
4. Sholat Isya, ... ...cahayanya adalah hijau
5. Sholat subuh, ... .cahayanya adalah putih.

7.(BayuBening)
empat saudara punya kedudukan di wajah kita menempati tujuh lubang di kepala, yaitu mata, hidung, telinga dan mulut mewakili empat anasir, dan perwujudan dalam cerita tiap kebudayaan beda2 tapi siapa yang mana, gw sering kebalik2 jadi mendingan ga disebut kali ya yang jelas keempat saudara tsb adalah keempat indera utama kita yang pertama mata, warnanya hitam, untuk melihat/memandang, sifatnya haus ilmu, selalu mencari pemahaman2 baru, anasir angin. yang kedua hidung, warnanya putih, untuk mencium/membaui, sifatnya penuh curiga, selalu menyelidiki sesuatu sampai tuntas, anasir bumi. yang ketiga telinga, warnanya merah, untuk mendengar, sifatnya mudah tersinggung, anasir api. yang keempat mulut, warnanya kuning, untuk mengecap, sifatnya suka bersenang-senang, anasir air. keempat saudara ini harus dipimpin oleh yang kelima, yaitu otak, untuk berfikir, sifatnya bijaksana, anasir petir.

keempat saudara tersebut benar2 lahir bersama kita toh? dan nggak ada wajah yang sama plek2, artinya saudara kembar masing2 orang sifatnya beda2, sesuai bentuk empat saudara kita tsb. semua sifat baik maupun buruk yang berbeda2 pada tiap orang adalah sifat empat saudara ini, karena sifat ruhiah/fitrah manusia adalah sama. dan ini adalah beban yang kita bawa sampai mati, menundukkannya butuh perjuangan seumur hidup.

mengenali sifat empat saudara ini dapat dilakukan dengan menganalisa bentuk wajah kita secara fisik, ga perlu pake mantra, cuma pengetahuan yang cukup aja.(mohon maaf kalo pandangan saya berbeda) menguasainya yang nggak mudah, nabipun berkata: "setiap manusia dikendalikan binatangnya, kecuali yang telah mengalahkannya" perlu penyelarasan tiga sumbu manusia.

8.(Ronald)
Sadulur Papat Lima Pancer.. dua saudara tua dua saudara muda / sahabat nan barampek / empat saudara lahir batin.. pada hakikatnya ke4 saudara tadi menyatu dengan tubuh semenjak menjadi segumpal darah. semua saudara kita akan melaksanakan tugas menjaga selama dalam kandungan. dan 'tugas' akan berakhir keetika sudah dilahirkan secara fisik... pengertian 4 saudara, hanya satu yg betul2 menjadi saudara lahir batin yaitu yg dinamakan dengan 'kakang kawah' atau 'kakak anak' .saudara yg lain...menjelma menjadi saudara jauh karena ada 'antara' atau 'jarak' yg memisahkan kita (diri kita dan kakang kawah) dengan sudara lain..

karena hanya kakang kawah yg menyatu...kakang kawah lah yang ikut terus semenjak baru menjadi segumpal darah sampai di dalam kubur. salah satu kakang kawah yg hadir yaitu apa yg disebut 'pengawal kita' (malaikat pengawal / Wahab) semenjak dari lahir sampai kita berumur 7 bulan.. pengawal ini lah yg berperanan menjaga, tempat kita berpegangan ki sawung tentang kenapa tangan bayi seperti menggenggam sesuatu, siapa yang dia pegang? -karena usia dalam bulanan bayi masih gamang dan akan selalu bersandar denggan 'Wahab' nya. namun pengawal ini akan hilang atau selesai melaksanakan tugasnya setelah kita berumur 7 bulan atau ketika mata kita sudah bisa memandang 'dunia'.

pengawal / malaikat penjaga / Wahab..hanyalah salah dari 'tugas' kakang kawah... kakang kawah yang sebenarnya akan menjumpai kita kembali dialam kubur untuk menagih janji yg pernah kita berikan sama beliau semasa masih dalam berbentuk segumpal darah.. janji apakah itu? siapakah ''nama' kakang kawah / saudara tua kita itu sebenarnya' ?

masalah S45P..
yang perlu kita kuatirkan adalah tidak bisa terpenuhi nya janji kita sama kakang
kawah yg dibuat bersama sewaktu dalam kandungan. janji yang sewaktu dibuat masih sama2 suci. janji yg akan kembali ditagih oleh saudara tua kita. sewaktu kita menunggu kedatangan malailkat yang akan 'interview' yaitu...
janji untuk memberikan amal sholeh, nutrisi batin, amal dan segala perbuatan yang baik di dunia
Pertanyaannya. siapakah si sebenarnya kakang kawah itu? siapakah 'namanya'? qorin kita kah? ruh kita kah?

jujur saja saya juga gak pernah mendapt literatur pasti ttg siapa kakang kawah sebenarnya. kalo dibilang qorin, kayaknya gak mungkin. karena qorin dalam setiap diri kita hanya 'ada' ketika kita sudah 'ada' bukan semenjak dari 'suci' (dalam kandungan) apakah ruh? tapi maknanya ruh bukankah itu yg diri kita sebenarnya (pancer) ? ada yg bilang jika kita bisa mengajak kakang kawah kita untuk 'sahabatan' insyaallah.selamat dunia akhirat..kenapa? karena kakang kawah lah yg stay trus di alam selain dunia, otomatis beliau tidak pernah tersentuh ama dosa dunia..

9.(Hardenz)

adakah yang belajar ilmu kodrat .
sedulur papat = kakang kawah adhi ari -ari, Wahmuka, Arimuka, Rahmuka, Sahmuka Suksma Pitu = Suksma Sejati, Suksma Suci, Suksma Langgeng, Suksma Umbara(Purba Jati Lintang Trenggono), Suksma Wisesa(Purba), Suksma Minulyo, Suksma Wicara ? kalo meraga suksma suksma apa yang ditinggal dan suksma apa yang diajak ?

Guru Papat = Guru Suci (timur), Guru Sejati (Utara), Guru Pribadi(Barat), sedulur tua(selatan)

1. Ketika berusia 8 bulanan janin telah diterapkan sedulur papat lima pancer pertama = Kakawah (air ketuban) disebut Wahmuka
kedua = Bungkus disebut Sahmuka
ketiga = Ari -ari disebut Arimuka
keempat = Darah diebut Rahmuka

Kakawah artinya menjadi pengasih Bungkus artinya menjadi kekuatan Darah artinya menjadi waliyas mati

2. Ketika berusia 9 bulanan sudah berwujud bayi sempurna dan diterapkan pertama = Budi
kedua = Rahsa (Sir)
ketiga = Angan-angan
keempat = Hayyu (hidup)
Kemudian ditambahkan "AMBUH (mantap)" disertai syahadat sejati. Harap teguh hatinya pada Dzat yang tidak akan mati. Setelah itu baru dibuka Kodrat Allah, lahir dari kandungan dan menangis.
Adapun Unsur manusia tersusun atas :
1. Hayyu (hidup) yang juga disebut Atma
2. kemudian dibalut oleh Jasad yang tersusun atas empat anasir (tanah,api,air dan udara)
kemudian dimasukkan lima unsur rohani
3. Nur
4. Budi : keadaan pranawa, menarik kejelasan kehendak, menjadi pangkal pembicaraan
5. Nafsu : keadaan hawa, menarik kejelasan suara, menjadi pangkal pendengaran
6. Suksma : keadaan nyawa, menarikkejelasan cipta, menjadi pangkal penciuman
7. Rahsa : Keadaan Atma, menarik kejelasan kuasa, menjadi pangkal perasaan
Ketujuhnya saling berkaitan dan merupakan satu kesatuan yang utuh. Urutannya : Jasad, Budi, Nafsu, Suksma, Rahsa, Nur dan Hayyu Gerakan badan (jasad) dipengaruhi oleh Budi(akal) Budi dipengaruhi oleh Nafsu Nafsu dipengaruhi Suksma Suksma dipengaruhi Rahsa Rahsa dipengaruhi Nur Nur dipengaruhi Hayyu Hayyu manunggal dengan keadaan Dzat karena yang mendapat penyerahan kekuasaan.

Sebagai manusia kita mempunyai kelemahan :
1. Sifat hidup yang selalu mengalami empat af'al(perbuatan) - Kantuk perimabangannya bangun (jaga)
- Lapar perimbangannya kenyang
- Haus perimbangannya tiada dahaga
- Sahwat perimbangannya tiada bersahwat kempat di atas disebut af'al nafsu
2. Sifat hidup yang sering mengalami empat af'al - Marah perimbangannya sabar
- Lupa perimbangannya ingat
- Bingung perimbangannya tenang
- Tiada Ingat perimbangannya waspada keempat di atas disebut af'al suksma
3. Sifat hidup yang kadang -kadang mengalami empat af'al - Was -was perimbangannya sentosa
- Susah perimbangannya senang
- Sakit perimbangannya sehat
- Sengsara perimbangannya selamat keempat di atas disebut af'al Rahsa

Cara tapa brata dan zakatnya agar hidup selamat :
1. Jasad : tapanya berlaku sopan-santun, zakatnya rajin berbuat kebaikan
2. Budi : tapanya rela dan sabar, zakatnya bersih dari prasangka buruk
3. Nafsu : tapanya berhati ikhlas, zakatnya tabah menghadapi cobaan dalam sengsara dan mengampuni kesalahan
4. Suksma: tapanya berlaku jujur, zakatnya tidak mengganggu orang lain dan tidak mencela
5. Rahsa : tapanya berlaku utama, zakatnya suka diam dam menyesali kesalahan (tobat)
6. Nur : tapanya berlaku suci, zakatnya berhati hening
7. Hayyu : tapanya berhati awas, zakatnya berhati selalu ingat

Adalagi yang berkaitan dengan fisik tubuh
1. Mata : tapanya mengurangi tidur, zakatnya tidak menginginkan kepunyaan orang lain
2. Telinga : tapanya mencegah hawa nafsu, zakatnya menghindari mendengar percekcokan
3. Hidung : tapanya mengurangi minum, zakatnya tidak suka mencela keburukan orang
4. Mulut : tapanya mengurangi makan, zakatnya menghindari memperkatakan keburukan orang
5. Aurat : tapanya menahan syahwat, zakatnya menghindari zina
6. Tangan : tapanya mencegah perbuatan mencuri, zakatnya tidak suka memukul orang
7. Kaki : tapanya tidak untuk berjalan berbuat keburukan, zakatnya menyukai jalan untuk tirakat

Ajaran Sunan Ampel Denta
1. Tidurlah apabila akan Marah
2. Marahlah sewaktu akan berperang
3. Berperanglah apabila akan makan(jika merasa lapar dan ingin makan hadapilah seperti menghadapi perang sabil) (menahan lapar)
4. Makanlah apabila akan berpergian(berjalan)
5. Berjalanlah apabila akan tidur (mencegah ngantuk)

Ajaran Budha
1. Sebaik-baiknya tidur lebih baik tetap terjaga
2. Sebaik-baiknya jaga lebih baik bangkit
3. Sebaik-baiknya bangkit lebih baik duduk
4. Sebaik-baiknya duduk masih lebih baik berdiri
5. sebaik -baiknya berdiri masih lebih baik berjalan-jalan

10.(Dewananta)
I. Mengapa disebut SEDULUR, kadang, saudara ?
Sebab secara fisik mereka adalah berasal dari bahan yg sama dng kita. Mereka bukan slah satu bagian dari organ tubuh ibu kita. Mereka ada bersama adanya kita... .(dipelajaran biologi anak SMP. setelah terjadi proses pembuahan sperma pada ovum di ovarium, buah zygot td akan memecah menjadi dua bag. mcm kecambah..satu jadi janin satu lagi jd cikal bakal mereka berempat...so maklumlah kita akan status mereka yg satu asal dng kita. wajar jg klo ada yg bilang jika kita dpt hidayah Allah bertemu mereka maka wajahnya pleg mirip bng kita.

Kesandung kesempar..dulu sya rasanya gak pernah mikir jika saya punya saudara yg sangat2 dekat lahir bathin...yng menyertai saya di setiap alam yg saya singgahi ... ...yg diutus Allah u/ meladeni saya sepanjang masa dan menjadi bagian hidup dan kehidupan saya

Apa Fungsi Mereka?
Mereka adalah piranti yg disertakan Allah untuk melayani, mengayomi, mencukupi, mengurusi semua kebutuhan hidup kita.
Ari -ari = Tandon makanan (bulog)... ..urusan rezeki
Puser = Penyampai, penghubung antara janin dan bulog atau tubuh sang ibu.
Getih = alat transportasi pengangkut sari-sari mkanan dari ibu-bulog janin-kembali lagi ke ibu begitu terusberputar kerjanya.
Kawah = Pelindung janin dr himpitan perut ibu, memberi tanda...? Kalo ketuban sdh pecah...siapapun pasti mafhum bhwa sebentar lagi si janin akan lahir menjadi si jabang bayi
Waktu masih duduk di SD kita pernah mendapat pelajaran agama tentang 10 malaikat muqarrabin.
Jibril = Penyampai wahyu
Mikail = Uurusan rezeki
Isrofil = Peniup terompet
Izroil = Pencabut nyawa
Malik/Ridwan = Penjga Surga
Mungkar/Nakir = Penjaga Neraka Roqib/Atid = pencatat baik buruk

Khusus 4 malaikat yg pertama kita dapat menghubungkan mana masing2 yg sesuai dengan 4 komponen di atas. Mungkin begini :

- ARI-ARI manifestasi peran MIKAIL (urusan rezeki)
Ari-ari (plasenta) ini menampung sari2 makanan jatah u/ janin dan
mengaturnya sedemikian rupa agar janin tidk kelaparan ato kekenyangan. setelah janin lahir perannya tetap mengatur distribusi rejeki cuma ganti sebutan menjadi Mikail.

- TALI PUSAR manifestasi peran JIBRIL (penyampai, pembimbing)
Di dlm kandungn dia selain menyampaikan sari2 makanan, juga krenteg dari ibu atau perasan ibu ke janin.. Juga krenteg janin ke ibu... .Ngidam.!! Di dunia Jibril membimbing si jabang bayi dngan menyampaikan sgl ilmu. Kelak jika juga menyampaikan doa-doa kita.

- DARAH manifestasi peran IZROIL (urusan angkutan sari2 makanan dan harmonisasi orkestra nyawa, coba berhenti sebentar saja..pasti panik si
nyawa....)

- AIR KETUBAN manifestasi peran ISROFIL ( urusan perlindungan,
keselamatan...dengan selalu memberi tanda alarm, tiupan terompet)
Tugasnya Safety..Security...melindungi bukan hanya ketika di alam rahim saja..di alam dunia juga aktif melindungi kita...memberi tanda alarm bukan saat kiamat saja tapi sepanjang hidup kita...kiamat pertama
(pergantian alam) terompet pecahnya air ketuban...terompet selanjutnya berupa tanda2 rasa, refleck..,kewaskitaan. Mau pergi ke suatu tempat koq perasaan tdk enak ee..ternyata di tempat itu ada mala petaka. kiamat kedua saat ajal menyambut memberi tanda2 kematian, khan ada itu ya tanda kematian..? silahkan cari sendiri yg satu ini saya gak brani merinci disini(silahkan klo ada yg tahu dan berani menjabarkan disini)..kemudian sampai nanti kiamat ketiga Kubra.

Di alam kandungan bakal manusia oleh Allah masih cukup ditemani 4
kadang kang kerawatan...nah setelah mak jebrol cenger..bebarengan itu juga oleh Allah ditambah langsung 6 kadang kang ora kerawatan.

1.Ridwan Penjaga Surga
2.Malik penjaga neraka.
3.4. Mungkar & Nakir penjaga kubur
5.6. Roqib & Atid pencatat amal.

Lengkap sdh malaikat muqarrabin di utus menyertai si jabang bayi...nderek ake momongan yg bergelar khalifah ini. Dulu saya berfikir Ridwan sama Malik itu eksisnya kalo kita udah divonis oleh peradilan agung...ternyata saya kliru besar..mereka ada sejak kita pertama menghirup udara di dunia ini...toh bayi pun berhak atas rasa suka, bahagia, senang..dll yg merupakan perwujudan surga (kecil -kecilan), itu berarti layanan ridwan yg tengah mengambil peran. Gityu juga rasa sedih, duka nestapa, dll sebagai wujud neraka kecil -kecilan nyatanya udah dirasakan oleh bayi abang... Seandainya saja mereka berdua ini gak hadir..atau males menyatroni manusia..kira2 bisa di bayangin gak ekpresi manusia itu..?? Ndomblong senang-gak, susah-gak, melompong..tanpa ekpresi..mungkin bisa kita lihat pada figur orgil..

Begitu juga Mungkar-Nakir..selalu membayangi kita...Kematian selalu
menguntit setiap saat..walo sebenarnya setiap orang punya jatah umur yg sudah ditentukan di cetak birunya masing-masing...Tapi banyak juga khan yg gak sabar...nunggu jatah kematiannya..tah krn blakrakan..pentalitan..trus naas..yg kayak gini nee urusan kadang kita berdua. Ngurusin orang2 yg sdh bersemayamKatenye..tapi masih suka gentayangan sukmanya.

Roqib-Atid...sebenarnya sibuk..setelah si bayi berumur delapan tahun ke atas..karena setelah umur itu mulai dihitung amal si bocah...mangkenye ma rasulullah umur segitu ude mulai di suruh sholat...mbangkang ..pukul sebagai pembelajaran.

Nilai tambah apa yg bisa kita peroleh...setelah sadar akan keberadaan para kadang sapringkelan itu...?? Tetep cuek2an...apa berusaha untuk memulai supaya bisa akrab... .toh merekalah sodra kita yg sebenar-benarnya sodara. Jangan kan kita tahu-kenal-akrab...kita gak tahu sama sekalipun sama eksistensi mereka..team ini tetep solid setio -tuhu menjalankan dawuhing pengeran melayani..si khalifah, yg kadang2 tingkah polahnya agak jauh dari sifat-sifat dan martabat khalifah...

But nyante aje bro...jangan sok gito2 pingin akrab kenal..ato bahkan bertemu mereka...u kejar-kejar pasti hasilnya sasar...be careful. Mereka mahkluk cahaya..kalo pingin usahainlah sedikit -demi sedikit agar prejengane awake dewe cenderung (cenderung..) ke cahaya juga..kayak gini yg bisa cuma kita bro..manusia..he..he..he.. kadang2 legam seperti tanah asal kita ( tapi penuh kotoran nafsu)..kadang-kadang prejengane menungso ning sifate koyo khewan..itulah kita.

Saraba Empat

Mungkin sdh sunatullah ya klo Allah SWT menciptakan segala sesuatunya belapis -lapis pd setiap dimensi..di dimensi kita ini yg banyak adalah saraba dua. ada siang ada malam laki - perempuan susah - senang, dst...dst... ..dst tp di dimensi tetangga (yg lebih soft) sekitar kita yg ada saraba 4 SODARA 4 jibril-mikail-izroil-isrofil puser -ari2-darah-ketuban abu bakar-umar-ustman-ali semar-gareng-petruk-bagong

JIWA/NAFS 4
muthmainah-supiah -alwamah-ammarah

4 PENDAHAM
bumi-angin-api-air dan mungkin masih banyak lagi..yg keberadaannya sraba empat makanya dng sebegitu beragam saraba empat, orang kadang tanpa sadar mencampu radukkan satu dng yg lainnya...
bumi-angin-api-air tentunya lain dng jibril-mikail-izroil-isrofil, dan pasti lain lagi dng keberadaan muthmainah-supiah-alwammah-ammarah hirarkinya mungkin begini..( maaf klo keliru)

Sang Pencipta
Nur Muhammad 4 bumi-api-angin-air 2 sperma-ovum (ortu) 2 janin & 4 perangkatnya
manusia (lahir/bathin ) 2 & 4 jibril -mikail-izroil -isrofil lobang 9 & 10 m. muqarrabin
nafs/jiwa 4 muthmainah-supiah-alwamah-ammarah

sebnarnya masih ada banyak saraba-saraba yg lain 17,30, 33, 40,41, 99,100. 244, 6666... .wallahu 'alam...semua tergantung pemahaman masing -masing